TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Samsung Galaxy A57 5G menjadi sorotan setelah harga jualnya di sejumlah e-commerce dilaporkan turun drastis dari harga awal peluncuran. Dalam pengalaman penggunaan langsung selama pengujian berbagai skenario, ponsel ini dinilai menawarkan keunggulan pada baterai, layar, fitur AI, produktivitas, hingga kemampuan content creation, meski bukan ditujukan sebagai ponsel gaming.
Samsung Galaxy A57 5G awalnya disebut meluncur dengan harga sekitar Rp7,8 jutaan. Namun, berdasarkan penelusuran pembuat konten teknologi Rian Suniman di beberapa platform e-commerce, varian RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB kini sudah dijual di kisaran Rp6 jutaan.
Penurunan harga tersebut disebut terjadi di lebih dari satu toko daring, sementara harga resmi di situs Samsung masih berada di kisaran harga awal.
Harga Samsung Galaxy A57 5G Turun di E-commerce
Dalam ulasannya, Rian mengaku cukup terkejut melihat penurunan harga Samsung Galaxy A57 5G yang cukup signifikan.
Ia menyebut harga perangkat di sejumlah e-commerce sudah berada di kisaran Rp6 jutaan untuk varian RAM 8 GB dengan memori internal 128 GB.
Samsung Galaxy A57 5G sendiri tersedia dalam tiga konfigurasi memori, yaitu:
- RAM 8 GB + 128 GB
- RAM 8 GB + 256 GB
- RAM 12 GB + 256 GB
Isi kotak penjualan juga disebut sederhana, hanya berisi kabel USB Type-C to Type-C tanpa kepala pengisi daya.
Desain Lebih Nyaman Dibanding Pendahulunya
Menurut pengalaman penggunaan langsung, salah satu perubahan yang paling terasa adalah bobot perangkat.
Rian membandingkan Samsung Galaxy A57 5G dengan Galaxy A55 yang menurutnya terasa cukup berat. Sebaliknya, A57 dinilai jauh lebih nyaman digenggam untuk penggunaan harian.
Bagian belakang masih menggunakan material kaca sehingga terasa licin apabila tidak dipasangi casing. Sementara frame sudah menggunakan material logam.
Beberapa sudut bodi masih terasa sedikit tajam saat digenggam, namun hal tersebut dinilai bukan menjadi masalah besar.
Samsung juga tetap menghilangkan jack audio 3,5 mm pada perangkat ini.
Baca Juga: Review Oppo A5 Pro 5G: HP Tangguh dengan Triple IP Rating, Baterai 5.800 mAh, tapi Masih Ada Catatan
Baterai Jadi Salah Satu Nilai Jual Terbesar
Samsung Galaxy A57 5G dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh.
Meski kapasitas tersebut tergolong standar, pengalaman penggunaan menunjukkan daya tahannya cukup impresif.
Dalam pengujian sehari penuh, perangkat digunakan sejak pukul 05.00 pagi dengan kondisi baterai 99 persen untuk navigasi menggunakan Maps, mengambil foto dan video, hingga menonton YouTube selama sekitar dua jam.
Saat tiba di rumah sekitar pukul 21.00 malam, kapasitas baterai masih tersisa sekitar 20 persen.
Pengalaman tersebut membuat klaim penggunaan hingga dua hari dianggap masuk akal apabila hanya digunakan untuk aktivitas ringan seperti WhatsApp dan media sosial.
Pengisian daya juga meningkat menjadi 45 watt.
Dalam pengujian, baterai dari 20 persen hingga penuh membutuhkan waktu sekitar satu jam lebih sedikit.
Samsung juga menyertakan fitur bypass charging yang memungkinkan pengguna bermain gim sambil mengisi daya tanpa membebani baterai secara langsung.
Performa Lebih Cocok untuk Produktivitas
Samsung Galaxy A57 5G menggunakan chipset Exynos 1680.
Dalam pengujian AnTuTu, skor yang diperoleh berada di kisaran 1,3 juta poin.
Meski mengalami peningkatan dibanding generasi sebelumnya, perangkat ini disebut bukan ditujukan untuk kebutuhan gaming berat.
Sebaliknya, performanya lebih diarahkan untuk produktivitas serta content creation.
Peningkatan NPU pada chipset juga disebut membawa kemampuan AI yang lebih baik.
Sementara waktu booting dari kondisi mati hingga aktif tercatat sekitar 58 detik.
Baca Juga: Review OPPO Reno 15: 10 Hal Menarik, Kamera Mumpuni hingga Kekurangan Iklan di Aplikasi Bawaan
One UI 8.5 dan Dukungan Update Enam Tahun
Samsung Galaxy A57 5G langsung menjalankan One UI 8.5.
Perangkat ini juga dijanjikan mendapatkan pembaruan perangkat lunak hingga enam tahun sehingga dinilai cocok untuk penggunaan jangka panjang.
Beberapa fitur yang disorot antara lain:
- Private Album untuk menyembunyikan foto.
- Navigasi satu tangan.
- Edge Panel.
- Modes and Routines yang memungkinkan ponsel menjalankan berbagai otomatisasi sesuai lokasi, waktu, maupun aktivitas pengguna.
Fitur AI Jadi Salah Satu Andalan
Samsung membekali Galaxy A57 5G dengan berbagai fitur AI.
Selain Circle to Search, tersedia pula fitur Find the Look yang mampu mengenali pakaian dalam sebuah foto dan menampilkan referensi produk serupa.
Voice Transcription juga menjadi fitur yang paling menarik perhatian.
Dalam pengujian menggunakan rekaman podcast, proses transkripsi dapat dilakukan secara offline dengan hasil yang dinilai akurat.
Fitur tersebut bahkan mampu membedakan dua pembicara sekaligus dan menyediakan opsi terjemahan ke bahasa lain.
Samsung juga menghadirkan:
- Edit Suggestion untuk memberikan rekomendasi pengeditan foto.
- Best Face guna mengganti ekspresi wajah terbaik dari beberapa foto serupa.
- Object Eraser untuk menghapus objek, meski hasilnya dinilai masih kurang rapi.
- Auto Trim yang memudahkan menghapus latar belakang objek.
Samsung Notes Dinilai Sangat Lengkap
Samsung Notes menjadi salah satu aplikasi yang mendapat apresiasi tinggi.
Pengguna dapat menggabungkan tulisan tangan dengan teks dalam satu dokumen.
Selain itu tersedia pilihan ukuran font, warna tulisan, warna latar belakang, heading, hingga berbagai format teks.
Fitur tersebut dinilai sangat membantu pengguna yang sering membuat catatan maupun melakukan pekerjaan produktivitas.
Baca Juga: Oppo Find X9 Pro 5G Bawa Baterai 7.500 mAh dan Kamera Telefoto 200 MP, Ini Hasil Review Lengkapnya
Pengalaman Gaming Masih Terbatas
Untuk kebutuhan gaming, Samsung Galaxy A57 5G masih dianggap mampu menjalankan beberapa gim populer.
Wuthering Waves masih dapat dimainkan menggunakan pengaturan Balance.
Sementara PUBG Mobile dapat berjalan hingga HDR dengan frame rate Ultra.
Mode Extreme Plus juga dapat digunakan dengan lancar.
Meski demikian, perangkat ini tetap tidak direkomendasikan sebagai ponsel gaming utama.
Sistem Pendingin Lebih Baik
Samsung mengklaim sistem pendingin Galaxy A57 5G lebih besar dibanding generasi sebelumnya.
Saat menjalankan Wuthering Waves selama sekitar 20 hingga 30 menit, suhu perangkat sempat mencapai sekitar 41 derajat Celsius.
Namun ketika memainkan PUBG Mobile, suhu tetap berada di bawah 40 derajat Celsius dan masih tergolong nyaman.
Editing Video Berjalan Lancar
Kemampuan editing juga diuji menggunakan CapCut.
Video 4K diputar, diberi lima transisi dan dua efek tambahan tanpa hambatan berarti.
Untuk proses rendering, video berdurasi 1 menit 34 detik berhasil dirender ke resolusi 1080p hanya dalam waktu sekitar 39 detik.
Hasil tersebut dinilai cukup cepat untuk kelasnya.
Layar Menjadi Salah Satu Keunggulan
Samsung Galaxy A57 5G menggunakan panel Super AMOLED Plus Full HD+.
Perangkat juga telah dilindungi Corning Gorilla Glass Victus.
Refresh rate mencapai 120 Hz dengan dua pilihan mode, yakni maksimal 60 Hz atau maksimal 120 Hz.
Pengujian menunjukkan layar memiliki tingkat kecerahan sangat tinggi sehingga tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari.
Resolusi YouTube dapat mencapai 2160p dengan dukungan HDR.
Netflix juga sudah mendukung Widevine L1.
Namun, screen timeout maksimal hanya tersedia hingga 10 menit sehingga dianggap kurang ideal bagi sebagian pengguna.
Audio Stereo dan Fitur Adapt Sound
Samsung Galaxy A57 5G menghadirkan speaker stereo dengan dukungan Dolby Atmos.
Namun fitur Dolby Atmos harus diaktifkan terlebih dahulu melalui menu pengaturan.
Pengguna juga dapat mengatur equalizer, memilih preset audio, hingga memanfaatkan Adapt Sound yang menyesuaikan karakter suara berdasarkan usia pengguna.
Fitur Separate App Sound turut memungkinkan sumber audio dipisahkan antara speaker ponsel dan perangkat TWS.
Kamera dan Video
Samsung Galaxy A57 5G menyediakan mode foto 12 MP dan 50 MP.
Kamera juga memiliki lensa ultrawide 0,6x serta kemampuan zoom hingga 10x.
Menurut hasil pengujian, kualitas foto ultrawide dan resolusi tinggi tergolong baik.
Namun kualitas zoom dinilai mengalami penurunan detail.
Untuk video, perangkat sudah mampu merekam hingga Ultra HD.
Fitur Super Steady tersedia untuk meningkatkan stabilisasi.
Pengguna juga dapat berpindah dari kamera belakang ke kamera depan ketika proses perekaman masih berlangsung.
Samsung bahkan menyediakan opsi penyimpanan langsung ke SSD eksternal melalui USB-C setelah fitur tersebut diaktifkan di pengaturan.
Pada sisi audio, indikator koneksi mikrofon eksternal juga langsung muncul saat perangkat berhasil mendeteksi wireless microphone.
Penyimpanan, Ketahanan dan Keamanan
Dalam pengujian AnTuTu Storage, skor yang diperoleh mencapai 74.791.
Kecepatan baca tercatat sekitar 2.105 MBps, sedangkan kecepatan tulis sekitar 1.313 MBps.
Pengujian pemindahan file sebesar 1,14 GB membutuhkan waktu sekitar 49 detik.
Samsung Galaxy A57 5G juga telah mengantongi sertifikasi IP68 dengan kemampuan bertahan di kedalaman hingga 1,5 meter selama maksimal 30 menit.
Untuk keamanan tersedia fingerprint serta face unlock yang dinilai responsif.
Perangkat mendukung jaringan 5G dan dual SIM, tetapi tidak lagi menyediakan slot microSD.
Di akhir pengujiannya, Rian Suniman menyimpulkan Samsung Galaxy A57 5G lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan produktivitas dan content creation dibanding bermain gim. Ia juga menilai penurunan harga di pasaran membuat perangkat tersebut menjadi lebih menarik dibanding saat pertama kali diluncurkan.
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest