TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Samsung Galaxy A57 menjadi sorotan setelah harga jualnya mulai turun hanya sekitar dua pekan sejak peluncuran. Penurunan harga tersebut membuat ponsel ini dinilai semakin menarik untuk dipertimbangkan, terutama bagi pengguna yang menginginkan pengalaman penggunaan harian yang nyaman tanpa perubahan besar dari generasi sebelumnya.
Dalam ulasan penggunaan seharian yang dibagikan melalui sebuah kanal YouTube teknologi, Samsung Galaxy A57 disebut menghadirkan peningkatan yang lebih berfokus pada desain dan kenyamanan dibandingkan lonjakan spesifikasi. Sementara itu, daya tahan baterai, kamera, hingga performanya masih berada di kisaran yang mirip dengan Samsung Galaxy A56.
Meski demikian, penurunan harga dinilai menjadi faktor penting yang dapat meningkatkan daya tarik perangkat ini bagi calon pembeli.
Baca Juga: Samsung Galaxy A57 5G Turun ke Rp6 Jutaan, Ini 20 Fakta Penting dari Pengalaman Pemakaian Langsung
Harga Samsung Galaxy A57 Mulai Turun
Dalam pengalaman penggunaan tersebut, pengulas mengungkapkan bahwa Samsung Galaxy A57 sudah mengalami penurunan harga menjadi kisaran Rp7 jutaan setelah sekitar dua minggu dirilis.
Menurutnya, harga resmi saat peluncuran terasa cukup tinggi apabila dibandingkan dengan peningkatan yang diberikan.
Ia bahkan sempat mempertanyakan apakah perangkat tersebut layak dibuatkan ulasan penggunaan harian. Namun setelah harga mulai turun di sejumlah e-commerce, perangkat tersebut dianggap semakin layak dipertimbangkan sebagai referensi bagi calon pembeli.
Pengulas juga menyampaikan pandangannya bahwa tidak ada ponsel yang benar-benar buruk. Menurutnya, yang sering menjadi persoalan adalah penempatan harga yang belum sesuai dengan nilai yang ditawarkan.
Desain Menjadi Peningkatan Paling Terasa
Selama pemakaian, perubahan paling signifikan justru terasa pada sisi desain.
Samsung Galaxy A57 disebut memiliki bodi yang lebih tipis, lebih ringan, dan lebih nyaman digenggam dibandingkan pendahulunya.
Selain itu, bezel perangkat juga terlihat lebih tipis, meski bagian dagu layar masih sedikit lebih tebal dibanding sisi lainnya.
Sementara untuk peningkatan spesifikasi, perubahan yang dibawa dinilai tidak terlalu besar.
Samsung hanya memberikan peningkatan pada chipset, Bluetooth, dukungan Wi-Fi 6, serta sertifikasi ketahanan terhadap air dan debu.
Karena itu, pengguna Samsung Galaxy A56 dinilai belum memiliki alasan kuat untuk langsung melakukan upgrade apabila perubahan desain bukan menjadi prioritas utama.
Kamera Masih Menjadi Salah Satu Nilai Tambah
Samsung Galaxy A57 tetap menawarkan kemampuan perekaman video yang menjadi keunggulan di kelasnya.
Perangkat ini dapat merekam menggunakan kamera ultrawide dengan resolusi 4K pada 30 frame per detik.
Kemampuan tersebut disebut masih cukup jarang ditemukan pada ponsel di kelas harga serupa karena sebagian besar hanya mendukung perekaman ultrawide hingga 1080p 30 fps.
Meski demikian, terdapat beberapa keterbatasan yang masih dipertahankan.
Mode ultrawide hanya tersedia pada pembesaran 0,6x, sedangkan Samsung Galaxy A56 masih memiliki sudut pandang 0,5x yang sedikit lebih luas.
Perbedaan tersebut dinilai sangat tipis saat digunakan secara langsung.
Yang justru mendapatkan apresiasi adalah perpindahan lensa dari kamera utama ke ultrawide yang kini terasa lebih mulus.
Pada Samsung Galaxy A56, transisi tersebut masih terlihat sedikit patah.
Perubahan ini dinilai akan lebih terasa manfaatnya bagi pengguna yang sering merekam vlog atau video bergerak.
Pengulas juga menegaskan bahwa kamera ultrawide masih belum mendukung perekaman video 1080p 60 fps.
Selain itu, lampu flash juga belum dapat digunakan ketika memakai kamera ultrawide.
Kamera Low Light Tidak Banyak Berubah
Saat diuji pada kondisi minim cahaya, hasil kamera Samsung Galaxy A57 disebut tidak memiliki perbedaan mencolok dibandingkan Samsung Galaxy A56.
Perbedaan hanya terlihat pada beberapa kondisi tertentu.
Salah satunya ketika merekam video menggunakan kamera ultrawide.
Samsung Galaxy A57 dinilai sedikit lebih baik dalam menangani pencahayaan dari lampu toko yang berada di sisi kanan maupun kiri gambar.
Di luar kondisi tersebut, kualitas foto maupun video keduanya dianggap sangat mirip.
Sementara kualitas kamera utama masih dinilai sudah baik.
Penurunan kualitas gambar baru mulai terasa ketika berpindah ke kamera ultrawide saat proses perekaman video.
Baca Juga: Samsung Galaxy A07 5G Resmi Meluncur, HP Samsung 5G Termurah dengan Layar 120Hz dan Update 6 Tahun
Software Dinilai Semakin Matang
Selain sektor kamera, pengalaman penggunaan sehari-hari juga didukung oleh software yang dianggap semakin matang.
Salah satu fitur yang mendapat perhatian adalah rekomendasi edit otomatis di aplikasi galeri.
Saat membuka foto, perangkat dapat memberikan saran pengeditan berbeda sesuai isi gambar.
Sebagai contoh, foto wajah dapat langsung memperoleh rekomendasi pengeditan wajah, sedangkan foto lain dapat langsung menampilkan fitur Object Eraser untuk menghapus objek di latar belakang.
Menurut pengulas, fitur tersebut membuat proses penyuntingan menjadi lebih cepat karena pengguna tidak perlu membuka menu edit secara manual.
Quick Share ke iPhone Belum Tersedia
Dalam pengujian lain, pengulas mencoba mencari fitur Quick Share yang memungkinkan perangkat Samsung mengirim file ke iPhone.
Fitur tersebut sebelumnya sudah tersedia pada seri Samsung Galaxy S26.
Namun setelah diperiksa pada Samsung Galaxy A57, menu "Share with Apple Devices" ternyata belum tersedia.
Pengulas berharap fitur tersebut nantinya diperluas ke perangkat Samsung lainnya karena terdapat informasi mengenai rencana ekspansi dukungan ke lebih banyak perangkat.
Baca Juga: Review Samsung Galaxy A07 5G, Baterai 6.000 mAh Jadi Nilai Plus, tapi Absennya NFC Disorot
Pengulas Mengoreksi Informasi Sebelumnya
Dalam video tersebut, pengulas juga menyampaikan koreksi terhadap ulasan sebelumnya mengenai fitur kamera.
Ia mengaku sempat mengatakan bahwa dua fitur tertentu tidak tersedia.
Namun setelah mendapatkan masukan dari penonton, diketahui bahwa kedua fitur tersebut sebenarnya masih ada, hanya dipindahkan ke dalam menu Camera Assistant.
Setelah diaktifkan melalui pengaturan tersebut, kedua fitur langsung muncul di aplikasi kamera.
Pengulas pun menyampaikan permintaan maaf sekaligus ucapan terima kasih kepada penonton yang telah memberikan koreksi.
Baterai Bertahan Lebih dari Tujuh Jam
Selama simulasi penggunaan sehari penuh, Samsung Galaxy A57 menunjukkan daya tahan baterai yang cukup baik.
Pada pukul 12.00 siang, kapasitas baterai masih tersisa 81 persen.
Setelah digunakan untuk berbagai aktivitas, termasuk bermain Mobile Legends selama sekitar 30 menit, baterai turun menjadi 63 persen.
Pada sore hari, kapasitas kembali tersisa 39 persen dengan screen on time mencapai sekitar lima jam.
Pengujian berakhir ketika baterai menyisakan empat persen pada malam hari.
Saat itu screen on time tercatat mencapai 7 jam 27 menit.
Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan Samsung Galaxy A56 yang sebelumnya mampu mencatatkan screen on time sekitar 7 jam 13 menit.
Meski peningkatannya tidak besar, daya tahan baterai Samsung Galaxy A57 tetap dinilai lebih baik.
Sebagian besar pengujian juga dilakukan menggunakan jaringan data seluler untuk mensimulasikan aktivitas di luar ruangan.
Pengulas memperkirakan hasilnya bisa lebih baik apabila penggunaan lebih banyak mengandalkan jaringan Wi-Fi.
Baca Juga: Samsung Galaxy A07 Rp1,3 Jutaan Bawa Helio G99 dan UFS, Layak Jadi HP Murah Terbaik?
Performa Gaming Masih Mirip Pendahulunya
Untuk performa, Samsung Galaxy A57 tidak menunjukkan perubahan yang terlalu jauh.
Dalam pengujian Genshin Impact selama sekitar 30 menit dengan pengaturan 60 fps, perangkat menghasilkan rata-rata frame rate sebesar 38,6 fps.
Angka tersebut masih berada di bawah Samsung Galaxy S25 FE yang memperoleh rata-rata 48,5 fps.
Suhu perangkat juga berada pada kisaran 43 hingga 44 derajat Celsius.
Meski sama-sama terasa hangat, suhu tersebut masih dianggap berada dalam batas normal.
Pengulas juga menyebut konsumsi baterai Samsung Galaxy A57 sedikit lebih hemat sekitar satu persen dibandingkan Samsung Galaxy S25 FE pada pengujian serupa.
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest