Infinix Hot 60 Pro Resmi Meluncur, HP Rp2 Jutaan Ini Usung Bodi Tipis 6,6 mm dan Layar 1,5K 144Hz

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 16:00 WIB
Infinix Hot 60 Pro hadir di harga Rp2 jutaan dengan bodi tipis 6,6 mm, layar AMOLED 1,5K 144Hz, baterai 5.160 mAh, dan chipset Helio G200 (Pinterest).
Infinix Hot 60 Pro hadir di harga Rp2 jutaan dengan bodi tipis 6,6 mm, layar AMOLED 1,5K 144Hz, baterai 5.160 mAh, dan chipset Helio G200 (Pinterest).

TRENGGLEKNJNGGELEK,JAWAPOS.COM- Infinix Hot 60 Pro hadir sebagai smartphone terbaru di kelas Rp2 jutaan dengan membawa desain bodi ultra tipis, layar AMOLED 1,5K 144Hz, serta baterai berkapasitas 5.160 mAh. Dalam ulasan yang dibagikan kanal YouTube Gadgetin, perangkat ini dinilai menawarkan kombinasi desain, fitur, dan pengalaman penggunaan yang tidak biasa untuk segmen harganya.

Perangkat tersebut dipasarkan mulai Rp2.199.000 untuk varian RAM 8 GB dengan penyimpanan 128 GB. Sementara versi 256 GB dibanderol dengan tambahan sekitar Rp300 ribu.

Salah satu sorotan utama Infinix Hot 60 Pro adalah desain bodinya yang hanya setebal 6,6 mm dengan bobot sekitar 170 gram. Dimensi tersebut membuatnya menjadi salah satu ponsel Infinix paling tipis yang pernah dirilis.

Baca Juga: Cara Menghitung Hari Baik Membuka Usaha Menurut Poncosudo, Begini Rumus Weton dan Neptu yang Dijelaskan Ki Bagus

Desain Tipis Jadi Nilai Jual Utama

Dalam video ulasan, reviewer menilai Infinix sengaja membawa pendekatan berbeda di kelas entry-level.

Alih-alih hanya bersaing pada harga, perusahaan mencoba menghadirkan desain yang mengingatkan pada smartphone flagship dengan bodi ramping dan ringan.

Unit yang diulas menggunakan warna Sapphire Blue dengan gradasi biru muda hingga biru tua.

Menurut reviewer, tampilannya terasa elegan dan mengingatkan pada sejumlah smartphone Vivo, terutama dari sisi warna maupun desain modul kameranya.

Meski modul belakang menampilkan tiga lingkaran kamera, hanya satu kamera utama beresolusi 50 MP yang benar-benar digunakan untuk fotografi.

Lensa lainnya disebut hanya berfungsi sebagai sensor tambahan dan IR Blaster yang disamarkan menyerupai kamera.

Kolaborasi dengan Free Fire

Infinix juga menghadirkan kolaborasi khusus bersama Free Fire.

Hal tersebut terlihat sejak desain kemasan yang dipenuhi ilustrasi bertema karakter game tersebut.

Selain logo Infinix, pada bagian depan kotak juga terdapat logo Free Fire beserta elemen grafis bergaya komik.

Seri Hot 60 sendiri terdiri atas tiga model, yakni Hot 60i, Hot 60 Pro, dan Hot 60 Pro Plus yang disebut belum diluncurkan saat video dibuat.

Baca Juga: Cara Menghitung Hari Baik Membuka Usaha Menurut Primbon Jawa, Begini Rumus Weton dan Arti Sisa Pancas

Layar AMOLED 1,5K 144Hz

Salah satu sektor yang paling banyak mendapat pujian adalah layarnya.

Infinix Hot 60 Pro dibekali panel AMOLED beresolusi 1,5K dengan refresh rate hingga 144Hz.

Layarnya juga telah dilindungi Corning Gorilla Glass 7i, mendukung sensor sidik jari di bawah layar, serta tetap dapat digunakan ketika jari dalam kondisi sedikit basah.

Reviewer menyebut bezel layar tergolong tipis untuk kelas harga Rp2 jutaan.

Kecerahan layar juga dinilai tinggi sehingga masih nyaman digunakan di bawah sinar matahari.

Menurutnya, kualitas panel yang digunakan membuat smartphone ini terasa berada di kelas harga yang lebih tinggi.

Baterai Besar Meski Bodi Sangat Tipis

Meski hanya memiliki ketebalan 6,6 mm, Infinix tetap menyematkan baterai berkapasitas 5.160 mAh.

Reviewer menduga perangkat ini telah menggunakan teknologi baterai silikon karbon sehingga mampu menggabungkan kapasitas besar dengan bodi yang tetap ramping.

Ia menyebut tren baterai silikon karbon mulai banyak dimanfaatkan produsen smartphone selama 2025 untuk menghadirkan desain yang lebih kreatif.

Baca Juga: Hari Baik Membuka Usaha Menurut Primbon Jawa, Senin Disebut Paling Tepat untuk Memulai Dagang

Kelengkapan Fitur

Di sektor fitur, Infinix Hot 60 Pro membawa sejumlah kelengkapan yang mulai jarang ditemui pada smartphone tipis.

Perangkat ini masih menyediakan jack audio 3,5 mm, NFC, IR Blaster, slot microSD, serta konfigurasi dua kartu nano SIM.

Ponsel ini juga mengantongi sertifikasi IP64 yang memberikan perlindungan terhadap debu dan percikan air.

Untuk keamanan layar, Infinix menggunakan Corning Gorilla Glass 7i.

Dalam paket penjualan, pengguna juga memperoleh adaptor pengisian daya 45 watt, kabel USB Type-A ke Type-C, casing transparan berbahan hard case, serta bonus Smartfren.

Tombol Shortcut Khusus

Salah satu fitur baru yang diperkenalkan adalah tombol One Tap Button di sisi bodi.

Reviewer menyebut tombol tersebut berfungsi layaknya Action Button pada iPhone karena dapat dikustomisasi menjadi pintasan berbagai fungsi.

Tekan lama akan membuka AI berbasis DeepSeek R1.

Sementara tekan dua kali dapat diatur untuk membuka kamera, senter, perekam suara, maupun aplikasi lain sesuai kebutuhan pengguna.

Baca Juga: Cara Menentukan Hari Baik Menikah Menurut Primbon Jawa, Begini Rumus Weton yang Dijelaskan Dewi Sundari

Sistem Operasi Dinilai Semakin Matang

Reviewer juga memberikan apresiasi terhadap sistem operasi terbaru Infinix.

Menurutnya, antarmuka kini terasa lebih rapi dibanding beberapa tahun sebelumnya.

Sejumlah fitur tambahan seperti Dynamic Bar, Split Screen, Kids Mode, hingga Game Mode telah tersedia.

Gemini juga sudah terintegrasi dan dapat digunakan melalui tombol daya untuk menerima perintah suara dalam bahasa Indonesia.

Helio G200 Masih Mirip Helio G99

Dari sisi performa, Infinix Hot 60 Pro menggunakan chipset MediaTek Helio G200.

Namun reviewer menilai peningkatan performanya tidak terlalu signifikan dibanding Helio G99 maupun Helio G100.

Berdasarkan penjelasannya, peningkatan hanya terdapat pada kecepatan GPU sekitar 0,1 GHz serta dukungan teknis terhadap fitur HDR 12-bit DCG.

Hasil benchmark juga disebut hanya meningkat tipis dibanding generasi sebelumnya.

Karena itu, reviewer menganggap Helio G200 lebih mendekati rebranding dibanding lompatan performa besar.

Meski demikian, ia tetap menilai chipset tersebut stabil dan telah terbukti mampu menjalankan berbagai kebutuhan harian.

Baca Juga: Hari Baik Pernikahan Menurut Primbon Jawa, Mbah Tarji Sebut Kamis Legi Jadi Pilihan untuk Neptu Jodoh 21

Performa Gaming

Saat digunakan bermain Mobile Legends, pengaturan grafis maksimal masih berada pada mode High dengan frame rate hingga 60 fps.

Reviewer berharap pembaruan perangkat lunak ke depan dapat membuka opsi frame rate yang lebih tinggi.

Untuk Genshin Impact, performanya disebut hampir sama dengan smartphone Helio G99 maupun Helio G100.

Frame rate rata-rata berada di kisaran 30 fps menggunakan pengaturan grafis terendah.

Reviewer menduga bodi yang sangat tipis turut memengaruhi sistem pendinginan sehingga performanya sedikit berada di bawah beberapa smartphone lain yang memakai chipset serupa.

Meski demikian, fitur gaming seperti bypass charging dan color rejection tetap tersedia.

Speaker Alami Peningkatan

Sektor audio juga dinilai mengalami peningkatan dibanding generasi Infinix terdahulu.

Reviewer menyebut kualitas speaker kini jauh lebih baik.

Volume maksimal terasa kencang tanpa distorsi berlebihan.

Karakter bass memang belum terlalu kuat, tetapi secara keseluruhan sudah dianggap memuaskan untuk smartphone di kelas harga Rp2 jutaan.

Baca Juga: Cara Mencari Hari Baik Pernikahan Menurut Primbon Jawa, Begini Rumus dan Contoh Menghitungnya

Kamera Fokus pada Fotografi

Infinix Hot 60 Pro mengandalkan kamera utama 50 MP.

Menurut reviewer, hasil foto pada kondisi siang hari sudah layak digunakan untuk media sosial.

Detail dan dynamic range dinilai baik.

Namun warna yang dihasilkan terkadang terlihat sedikit lebih terang dibanding kondisi sebenarnya, terutama pada warna hijau yang tampak kurang pekat.

Sebaliknya, hasil foto malam justru mendapat apresiasi.

Dengan mengaktifkan Night Mode, warna dinilai lebih hidup dan lebih menarik.

Reviewer menyebut kualitas foto malam bahkan terasa lebih memuaskan dibanding hasil foto siang.

Kualitas Video Jadi Kekurangan

Berbeda dengan fotografi, sektor video menjadi salah satu kelemahan perangkat ini.

Kamera belakang belum dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS), sehingga rekaman masih terlihat berguncang.

Pada kamera depan, stabilisasi hanya tersedia ketika merekam dalam resolusi 1080p 30 fps.

Jika menggunakan resolusi 2K, fitur stabilisasi tidak tersedia.

Reviewer juga menyoroti dynamic range video yang belum optimal karena kamera lebih memprioritaskan pencahayaan wajah sehingga langit tampak mudah kehilangan detail.

Baca Juga: Cara Menghitung Hari Baik Pindahan Menurut Primbon Jawa, Ini Daftar Hari yang Dianggap Paling Baik

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Harga Infinix Hot 60 Pro Review Infinix Hot 60 Pro Helio G200 hp rp2 jutaan Infinix Hot 60 Pro