TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Poco X8 Pro resmi hadir di Indonesia dengan membawa sejumlah peningkatan dibanding generasi sebelumnya. Smartphone ini tetap diposisikan sebagai salah satu HP kelas menengah yang mengandalkan performa tinggi. Namun, di tengah tren kenaikan harga smartphone pada 2026, Poco juga melakukan penyesuaian pada varian memori sehingga membuat konsumen memiliki lebih banyak pilihan sesuai anggaran.
Poco X8 Pro dipasarkan mulai Rp4.999.000. Harga tersebut sama seperti Poco X7 Pro saat pertama kali meluncur. Bedanya, varian dasar kini menawarkan RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB. Sementara varian 12 GB/512 GB tetap tersedia, tetapi dibanderol lebih mahal dengan selisih sekitar Rp800 ribu.
Strategi ini membuat Poco tetap mampu mempertahankan harga awal, meski kapasitas memori pada model termurah lebih kecil dibanding pendahulunya.
Varian Baru Jadi Solusi Kenaikan Harga
Dalam ulasan yang disampaikan, Poco disebut tidak sepenuhnya menaikkan harga jual perangkat. Sebagai gantinya, perusahaan menghadirkan lebih banyak pilihan konfigurasi RAM dan penyimpanan.
Konsumen dengan anggaran Rp4.999.000 kini memperoleh model 8 GB/256 GB. Sementara bagi yang menginginkan kapasitas seperti generasi sebelumnya, tersedia opsi 12 GB/512 GB dengan harga lebih tinggi.
Pendekatan tersebut dinilai menjadi cara Poco menghadapi kenaikan biaya produksi tanpa langsung menaikkan harga seluruh lini produknya.
Desain Berubah Lebih Premium
Salah satu peningkatan paling terasa pada Poco X8 Pro ada di sektor desain.
Kini rangka perangkat menggunakan material metal, menggantikan material plastik pada generasi sebelumnya. Perubahan tersebut membuat sensasi saat digenggam terasa lebih kokoh, lebih dingin, dan memberikan kesan premium.
Varian warna hitam tampil dengan konsep minimalis menggunakan finishing matte. Modul kamera juga mengalami perubahan desain dengan tampilan yang lebih sederhana tanpa bingkai besar seperti sebelumnya.
Pada sisi bodi, Poco tetap mempertahankan berbagai fitur yang sudah menjadi ciri khas seri ini, mulai dari:
- Speaker stereo.
- NFC.
- Gyroscope hardware.
- Sertifikasi tahan air.
- IR Blaster.
- USB Type-C.
- Dual Nano SIM.
Hadir dengan Lampu RGB di Modul Kamera
Poco turut menghadirkan fitur baru berupa lampu RGB yang mengelilingi modul kamera belakang.
Lampu tersebut dapat berfungsi sebagai indikator notifikasi, panggilan masuk, status pengisian daya, hingga penanda timer kamera.
Meski demikian, fitur ini disebut masih memiliki ruang pengembangan karena pola pencahayaannya belum bisa dikustomisasi secara lebih detail seperti konsep LED pada beberapa smartphone lain.
Layar Lebih Ringkas dengan Spesifikasi Meningkat
Poco X8 Pro kini menggunakan layar AMOLED 6,59 inci, sedikit lebih kecil dibanding Poco X7 Pro yang memiliki panel 6,67 inci.
Ukuran yang lebih ringkas membuat perangkat terasa lebih nyaman digenggam.
Selain itu, spesifikasi layarnya juga mengalami peningkatan, antara lain:
- Refresh rate 120 Hz.
- Dolby Vision.
- HDR10+.
- Corning Gorilla Glass 7i.
- Peak brightness lebih tinggi.
- PWM Dimming 3840 Hz.
Peningkatan tersebut ditujukan agar tampilan tetap nyaman, termasuk saat tingkat kecerahan layar diturunkan.
Baca Juga: Hari Baik Membuka Usaha Menurut Primbon Jawa, Senin Disebut Paling Tepat untuk Memulai Dagang
Dimensity 8500 Jadi Andalan Baru
Dari sisi performa, Poco X8 Pro kini menggunakan chipset MediaTek Dimensity 8500.
Chip tersebut disebut menawarkan peningkatan performa sekitar 10 persen dibanding Dimensity 8400 yang digunakan pada Poco X7 Pro.
Selain prosesor baru, perangkat juga memperoleh peningkatan berupa:
- Storage UFS 4.1.
- Vapor chamber 5.300 mm².
- Sistem pendingin yang lebih besar.
Secara keseluruhan, peningkatan performanya memang tidak terlalu jauh, tetapi tetap memberikan peningkatan dibanding generasi sebelumnya.
Performa Gaming Masih Jadi Senjata Utama
Untuk bermain Mobile Legends, Poco X8 Pro mampu menjalankan permainan hingga 120 FPS dengan performa stabil.
Frame rate disebut tetap mulus tanpa gangguan berarti, sementara suhu perangkat mampu dijaga di bawah 40 derajat Celsius saat memainkan beberapa game.
Sementara untuk Genshin Impact dengan pengaturan grafis tertinggi dan fitur performa aktif, perangkat tidak mampu mempertahankan 60 FPS secara konsisten.
Pada sekitar 15 menit permainan, frame rate mulai turun ke kisaran 45 hingga 60 FPS dengan suhu mencapai sekitar 45 derajat Celsius.
Hal ini menunjukkan peningkatan performa memang ada, tetapi belum memberikan lompatan besar dibanding generasi sebelumnya.
Baterai Lebih Besar
Poco X8 Pro membawa baterai berkapasitas 6.500 mAh.
Kapasitas tersebut meningkat 500 mAh dibanding Poco X7 Pro, meski ukuran bodinya justru sedikit mengecil.
Dalam pengujian yang dijelaskan pada video, konsumsi baterainya meliputi:
- Streaming YouTube selama satu jam menghabiskan sekitar 5 persen.
- Mobile Legends 120 FPS selama 30 menit menguras 8–9 persen.
- Genshin Impact selama 30 menit menghabiskan sekitar 13 persen.
Pengisian daya juga tergolong cepat berkat dukungan charger 100 watt.
Dalam 15 menit baterai terisi sekitar 37 persen. Setelah 30 menit mencapai 66 persen, sementara pengisian penuh membutuhkan waktu sekitar 48 menit.
Kamera Belum Mengalami Perubahan
Berbeda dengan sektor lain, kamera Poco X8 Pro disebut masih identik dengan Poco X7 Pro.
Perangkat ini menggunakan:
- Kamera utama 50 MP dengan OIS.
- Kamera ultrawide 8 MP.
- Kamera depan 20 MP.
Hasil foto kamera utama dinilai memiliki detail tinggi dengan karakter warna yang cenderung lebih terang dibanding kondisi asli.
Saat digunakan pada malam hari, kamera tetap mampu menghasilkan foto yang terlihat terang.
Namun, kondisi berbeda ditemukan pada kamera ultrawide.
Kualitas detailnya disebut menurun cukup signifikan, terutama ketika digunakan di kondisi minim cahaya maupun pada objek yang membutuhkan ketajaman tinggi.
Untuk perekaman video menggunakan kamera depan, hasilnya dinilai stabil dengan resolusi 1080p 60 FPS.
Masih Ada Iklan di Sistem
Salah satu hal yang masih menjadi perhatian adalah keberadaan iklan pada sistem operasi.
Beberapa iklan disebut masih muncul saat mengganti wallpaper, membuka pencarian global, maupun pada aplikasi bawaan tertentu.
Hal tersebut menjadi salah satu kekurangan yang masih dipertahankan pada perangkat ini.
Layak Dibeli atau Tidak?
Secara keseluruhan, Poco X8 Pro tetap mempertahankan identitasnya sebagai smartphone kelas menengah yang mengutamakan performa.
Perangkat ini menawarkan peningkatan pada desain, material bodi, layar, chipset, pendingin, hingga kapasitas baterai.
Namun, peningkatan pada sektor kamera belum terlihat karena spesifikasi maupun karakter hasil fotonya masih serupa dengan generasi sebelumnya.
Bagi pengguna yang mengutamakan performa gaming, bodi premium, layar berkualitas, dan baterai besar, Poco X8 Pro masih menjadi salah satu pilihan menarik di kelas Rp5 jutaan.
Sebaliknya, bagi pengguna yang lebih mengutamakan kualitas kamera, masih terdapat alternatif lain di kelas harga yang sama sesuai kebutuhan masing-masing.
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest