Review iPhone 11 di Tahun 2026: Intip Performa iOS 26, Skor Geekbench, dan Perbandingannya dengan iPhone 17!

Dinar Ananda Putri • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 20:35 WIB

 

Review iPhone 11 di tahun 2026: Cek performa chipset A13 Bionic pada iOS 26, skor Geekbench, ketahanan baterai, dan perbandingannya dengan iPhone 17 di sini!
Review iPhone 11 di tahun 2026: Cek performa chipset A13 Bionic pada iOS 26, skor Geekbench, ketahanan baterai, dan perbandingannya dengan iPhone 17 di sini!

TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Ulasan mendalam mengenai kelayakan penggunaan iPhone 11 di tahun 2026 kembali menyita perhatian publik pencinta teknologi. Kendati ponsel pintar ini telah berusia sekitar enam tahun sejak pertama kali meluncur pada tahun 2019, banyak pihak penasaran dengan kinerjanya saat dipasangi sistem operasi terbaru.

Dalam pengujian langsung dengan baterai baru berkondisi Battery Health 100 persen dan menjalankan pembaruan iOS 26, ponsel besutan Apple ini memperlihatkan batas kemampuan perangkat kerasnya. Tampilan visual antarmuka liquid glass pada iOS 26 memang tampak estetis di layar LCD, tetapi respons pergerakannya terasa lambat.

Ponsel ini tergolong tidak lagi direkomendasikan untuk dibeli pada periode akhir tahun 2025 hingga masuk tahun 2026. Bagi para pemilik lama, saat ini dinilai sebagai waktu yang sangat tepat untuk melakukan peremajaan perangkat ke generasi teranyar seperti iPhone 17.

Baca Juga: Beli iPhone 11 di Tahun 2026 Untung atau Rugi? Cek Kelebihan, Kekurangan, dan Harga Second Terbarunya!

Kronologi Pengujian dan Evaluasi Desain Perangkat

Pengujian intensif dilakukan selama beberapa pekan untuk membandingkan secara langsung bentuk fisik iPhone 11 dengan iPhone 17. Sisi bodi iPhone 11 menggunakan material aluminium melengkung yang sangat nyaman dan pas di telapak tangan tanpa ada sudut tajam.

Bagian belakang bodi dilapisi kaca mengilap (glossy) yang mudah menempelkan jejak sidik jari. Sektor konektivitas pengisian daya masih menggunakan port Lightning lama, di mana kabel pengisinya kini terbilang makin sulit ditemukan di pasaran.

Perbedaan fisik terlihat mencolok saat disandingkan dengan iPhone 17 yang mengusung bodi industrial bertepi datar dan kaca belakang color-infused matte. iPhone 17 juga sudah beralih menggunakan port USB Type-C, tombol Action Button, tombol fisik Camera Control, serta tampilan Dynamic Island tanpa poni (notch).

Baca Juga: Lima Rekomendasi iPhone Tahun 2026 Paling Worth It: Simak Urutan Seri Terbaik dan Kisaran Harganya!

Fakta Penting Layar, Kinerja Dapur Pacu, dan Masalah Suhu

Layar Liquid Retina IPS LCD 6,1 inci pada iPhone 11 masih terbatas pada refresh rate 60 Hz dengan bingkai (bezel) tebal. Saat menjalankan sistem iOS 26, transisi menu dan animasi terasa berat atau berjalan lambat jika dibandingkan dengan layar ProMotion 120 Hz milik ponsel modern.

Dapur pacu yang ditenagai chipset A13 Bionic dengan memori RAM 4 GB mencatatkan hasil pengujian performa yang cukup menarik pada aplikasi Geekbench 6. Skor yang dihasilkan mencapai 3.015 poin untuk Multi-Core dan skor GPU Metal sebesar 12.477 poin.

Meskipun skor tersebut membuktikan keandalan chipset A13 Bionic pada masanya, kinerja ponsel mulai kewalahan menangani game modern seperti Genshin Impact dan FC Mobile. Ponsel cepat mengalami kenaikan suhu panas yang signifikan (overheating), memicu peredupan layar (thermal throttling), serta memaksa pengaturan grafis diturunkan ke tingkat rendah (low/mid-low).

Data Keterbatasan Fitur AI dan Ketahanan Baterai

Kapasitas memori RAM yang terbatas sebesar 4 GB serta faktor chip lama menyebabkan ponsel ini memiliki beberapa keterbatasan operasional:

  • Fitur AI: Perangkat ini tidak mendukung fitur Apple Intelligence bawaan sistem. Pengguna harus mengandalkan aplikasi pihak ketiga seperti Gemini atau ChatGPT yang sering mengalami muat ulang (reload) akibat manajemen memori yang ketat.

  • Sektor Kamera: Kamera ganda 12 MP masih mampu menghasilkan foto dan video yang stabil untuk kebutuhan sosial media harian. Namun, hasil pemotretan kalah detail dibanding sensor 48 MP masa kini, serta tangkapan foto minim cahaya (low light) cenderung menghasilkan bintik (noise).

  • Daya Tahan Baterai: Meski memakai sel baterai baru dengan kesehatan 100 persen, daya baterai 3.110 mAh tetap tidak mampu bertahan seharian penuh. Sistem iOS 26 dan pemrosesan aplikasi modern memaksa chipset A13 Bionic bekerja pada daya maksimal sehingga baterai sudah habis di sore hari.

Latar Belakang Perbandingan dengan iPhone 17

Lompatan teknologi antara kedua generasi ini dinilai sudah sangat jauh. iPhone 17 varian standar hadir dengan harga awal yang sama seperti generasi sebelumnya, tetapi sudah dibekali teknologi layar ProMotion 120 Hz yang dahulu hanya ada pada varian Pro.

Selain itu, iPhone 17 ditenagai chipset A19 Pro berteknologi efisiensi tinggi, dukungan penuh Apple Intelligence, port USB Type-C universal, serta daya tahan baterai yang sanggup bertahan seharian penuh. Beralih dari iPhone 11 ke iPhone 17 menjanjikan peningkatan performa yang sangat signifikan bagi pengguna.

Penutup

Penggunaan iPhone 11 di tahun 2026 terbukti masih bisa berfungsi untuk tugas harian sederhana, tetapi sudah mengalami keterbatasan fisik dan performa yang cukup besar. Bagi konsumen yang masih bertahan menggunakan ponsel ini selama enam tahun terakhir, melakukan pembaruan ke iPhone 17 merupakan langkah yang sangat ideal.

Baca Juga: Lima Rekomendasi iPhone Tahun 2026 Paling Worth It: Cek Daftar Seri Paling Layak Dibeli Beserta Alasannya!

 

Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : You Tube
iPhone 11 di tahun 2026 spesifikasi iPhone 11 kelebihan kekurangan iPhone 11 review iPhone 11 iPhone 11 vs iPhone 17