JAKARTA - Harga laptop 7 jutaan disebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya karena harga RAM dan SSD yang ikut meningkat. Meski begitu, rentang harga tersebut kini menawarkan sejumlah pilihan dengan performa yang cukup untuk kebutuhan kerja, kuliah, editing ringan hingga gaming.
Dalam sebuah video rekomendasi laptop, lima perangkat di kelas harga tersebut dibandingkan berdasarkan prosesor, grafis, layar, bobot, fitur, serta kemampuan gaming. Pilihannya terdiri dari Infinix XBook B14, ZX DCH Pro V2, Advance Work Plus Heritage, Axio Hype 5 X6, dan Tekno Megabook T11.
Pilihan laptop dengan performa tinggi
Infinix XBook B14 menjadi pilihan pertama. Laptop ini menggunakan prosesor AMD Ryzen 7 7735HS dengan konfigurasi 8 core dan 16 thread. Untuk grafis, perangkat mengandalkan Radeon 660M yang disebut masih mampu menjalankan game AAA pada pengaturan menengah ke bawah.
Baca Juga: Mengapa RTX 3060 12GB Masih Jadi GPU Favorit Gamer Indonesia di 2026? Cek Spesifikasi dan Harga Beka
Spesifikasinya mencakup RAM 8 GB DDR5 dan SSD 512 GB yang masih dapat di-upgrade. Layarnya berukuran 14 inci dengan panel IPS Full HD Plus dan rasio 16:10. Bobot sekitar 1,2 kilogram membuatnya relatif ringkas untuk dibawa bekerja atau kuliah.
Perangkat ini juga dilengkapi Wi-Fi 6, keyboard backlit, USB-C full function, serta baterai 55 Wh dengan charger USB-C 65 watt. Harga yang disebut dalam video berada di kisaran Rp7,9 jutaan. Tersedia pula varian Ryzen 5 dengan harga lebih rendah.
Pilihan kedua adalah ZX DCH Pro V2. Laptop lokal ini menggunakan Ryzen 5 6600H dengan 6 core dan 12 thread. Performa tersebut ditujukan untuk multitasking, coding hingga editing ringan. Radeon 660M yang digunakan masih dapat menjalankan game AAA pada pengaturan rendah hingga menengah.
Baca Juga: MSI Lightning RTX 5090 Resmi Hadir Edisi Terbatas: GPU Monster 32GB GDDR7 Siap Eksekusi AI Lokal Off
Laptop ini mempunyai layar 14 inci Full HD IPS, dual USB-C, HDMI, SD card slot, keyboard backlit, serta privacy shutter. Versi RAM 8 GB disebut dibanderol Rp7,3 jutaan, sedangkan varian RAM 16 GB berada di kisaran Rp8,3 jutaan.
Advance Work Plus Heritage menjadi pilihan ketiga. Keunikan utamanya terletak pada desain bermotif batik Mega Mendung. Laptop ini memakai Ryzen 5 7535HS dan Radeon 660M untuk mendukung pekerjaan harian, editing ringan, coding hingga gaming AAA pada pengaturan rendah sampai menengah.
Layarnya berukuran 14 inci Full HD Plus IPS. Perangkat juga membawa baterai 60 Wh, dual cooling system, USB-C dan HDMI 2.1. Harga yang disebut berada di kisaran Rp7,5 jutaan.
Baca Juga: Sambal Kecombrang Pedas dan Wangi, Resep Sederhana dengan Aroma Segar
Dua pilihan untuk kebutuhan berbeda
Pilihan keempat adalah Axio Hype 5 X6. Laptop lokal tersebut dibekali Ryzen 5 6600 dengan TDP tinggi dan Radeon 660M. Kombinasi ini disebut memberikan performa kuat untuk multitasking, editing ringan, pekerjaan harian, serta gaming AAA pada pengaturan menengah.
Axio Hype 5 X6 menggunakan layar 14 inci IPS Full HD Plus dengan rasio 16:10. Ada pula keyboard backlit, Wi-Fi 6, baterai 58 Wh, charger USB-C 100 watt, USB-C full function dan HDMI.
Namun, kapasitas yang tersedia di rentang harga tersebut disebut mengalami penyesuaian. Jika sebelumnya RAM 16 GB dan storage 512 GB mudah ditemukan pada harga lebih rendah, kini konfigurasi yang umum berada di RAM 8 GB dan SSD 256 GB. Harganya sekitar Rp7,4 jutaan.
Baca Juga: Ikan Dori Sambal Dabu-Dabu ala Devina Hermawan, Garing di Luar Tetap Juicy
Terakhir, Tekno Megabook T11 lebih diarahkan sebagai laptop tipis untuk produktivitas. Perangkat ini memakai Ryzen 5 7430U, RAM 16 GB DDR4 dan SSD NVMe 512 GB. Untuk gaming AAA, performanya disebut masih kurang, tetapi game esports seperti Valorant dapat dimainkan dengan cukup nyaman.
Layar 14 inci IPS WUXGA dengan color gamut 100 persen sRGB menjadi salah satu keunggulannya. Bobotnya sekitar 1,39 kilogram. Fitur lain mencakup keyboard backlit, fingerprint pada tombol power, baterai 70 Wh dan USB-C full function. Harganya disebut Rp7,7 jutaan.
Harga tersebut merupakan angka saat video dibuat sehingga dapat berubah sewaktu-waktu. Dalam daftar itu, laptop dari brand global seperti Lenovo dan Asus tidak dimasukkan karena pada rentang harga tersebut pilihan yang tersedia disebut lebih banyak menggunakan Core i3 atau Ryzen 3 yang ditujukan untuk kebutuhan ringan.
Source : https://www.youtube.com/watch?v=LP5WCnSKwKE
Editor : Latifa Irsyadiyah