Laptop 5-7 Juta Ternyata Rumit, Salah Pilih RAM Bisa Bikin Performa Jauh Turun

Latifa Irsyadiyah • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:47 WIB
Laptop 5-7 juta punya banyak pilihan dengan kelebihan dan kekurangan. Simak pentingnya RAM, layar, SSD dan kemampuan upgrade sebelum membeli.
Laptop 5-7 juta punya banyak pilihan dengan kelebihan dan kekurangan. Simak pentingnya RAM, layar, SSD dan kemampuan upgrade sebelum membeli.

JAKARTA - Memilih laptop 5-7 juta ternyata tidak sesederhana mencari spesifikasi paling tinggi dengan harga paling murah. Di rentang harga ini, konsumen justru perlu lebih teliti melihat prosesor, jenis RAM, kemampuan upgrade, layar hingga harga perangkat yang sudah lebih lama beredar.

Dalam ulasan tersebut, kelas laptop 5-7 juta disebut berada di posisi yang cukup rumit. Harganya sudah tidak bisa dianggap sebagai kelas entry level biasa, tetapi juga belum masuk zona nyaman laptop Rp8 juta hingga Rp10 juta ke atas.

Salah satu contoh yang dibahas adalah Asus Vivobook A1404ZA. Laptop ini dibanderol sekitar Rp6,7 juta dengan Intel Core i3-1215U, RAM 8 GB DDR4, SSD 256 GB dan layar Full HD. Perangkat tersebut juga menawarkan sejumlah fitur seperti keyboard backlit, fingerprint sensor, webcam dengan physical shutter, engsel 180 derajat, sertifikasi standar militer, Office Home and Student serta garansi dua tahun.

Baca Juga: 11 TKD dan Dua Tanah Wakaf Belum Tuntas Pembebasan Lahan Bendungan Bagong Capai 97 Persen

Dari sisi performa, laptop tersebut masih mampu menjalankan sejumlah game. Genshin Impact pada resolusi Full HD dengan pengaturan lowest dapat mencapai rata-rata 60 FPS. Valorant pada resolusi 1080p juga disebut mampu mencapai rata-rata 120 FPS.

Namun, pilihan yang dianggap lebih menarik justru Asus Vivobook A1405ZA. Dengan selisih harga sekitar Rp200 ribu, laptop ini menawarkan sejumlah peningkatan. Kapasitas SSD menjadi 512 GB, speaker lebih baik, rasio layar berubah dari 16:9 menjadi 16:10, tingkat kecerahan meningkat dari sekitar 250 nits menjadi 300 nits, serta panel layar berubah dari TN menjadi IPS-level.

Perbedaan harga yang tipis itu membuat A1405ZA dianggap lebih layak dipertimbangkan. Harga tersebut disebut bukan sekadar efek promo, melainkan karena perangkat yang sebelumnya berada di kelas harga Rp7 juta hingga Rp8 juta telah mengalami penurunan harga setelah beberapa waktu beredar.

Baca Juga: Keluhan Warga Gador Terabaikan Jalan Rusak, Berdebu, Ancam Keselamatan dan Kesehatan Pengendara

Perhatikan RAM Sebelum Membeli

Salah satu hal penting yang ditekankan adalah konfigurasi RAM. Performa Intel Core i3-1215U pada pengujian gaming tersebut menggunakan RAM 16 GB dual channel. Jika hanya menggunakan single channel, frame rate disebut dapat turun hingga sekitar setengahnya.

Karena itu, konsumen yang ingin menggunakan laptop untuk gaming atau pekerjaan berat seperti video editing perlu memperhatikan apakah RAM dapat berjalan dual channel dan apakah tersedia slot upgrade.

HP 14-ep0090TU menjadi contoh laptop yang menggunakan satu slot RAM. Perangkat tersebut memakai prosesor Intel i3 N305 dengan delapan efficiency core dan lebih diarahkan untuk pekerjaan kantoran serta efisiensi daya. Harganya disebut sedikit di atas Rp6 juta, dengan layar Full HD, SSD 512 GB, Windows 11 dan Microsoft Office Home and Student.

Baca Juga: DPRD Trenggalek Kejar Target, Nomor Registrasi Perda Pilkades Ditarget Muncul Akhir Agustus

Ada pula MSI Modern 14 C12M yang sejak awal menggunakan RAM 8 GB dual channel. Laptop ini disebut mampu menjalankan Genshin Impact di sekitar 50 FPS dan mempunyai SSD 512 GB. Kekurangannya, seluruh RAM tersolder sehingga kapasitasnya tidak dapat ditambah ketika kebutuhan pengguna meningkat.

Pilihan lain adalah laptop dengan sebagian RAM tersolder dan satu slot kosong. Konfigurasi seperti ini memungkinkan pengguna menambahkan RAM untuk mendapatkan dual channel, tetapi membutuhkan biaya tambahan.

Jangan Terpaku Laptop Termahal

Alternatif menarik juga datang dari Acer Aspire A314 36M yang berada di kisaran Rp5,8 juta. Laptop ini menggunakan Intel Core i3 N305, RAM 8 GB DDR5, SSD 512 GB, layar Full HD, Windows 11 dan Office Home and Student.

Baca Juga: Wuling Axion Siap Lawan Mitsubishi Destinator, SUV 7-Seater EV dan PHEV yang Tampil Bold

Meski RAM-nya tidak dapat di-upgrade, konfigurasi DDR5 tersebut disebut mampu memberikan performa gaming lebih baik dibanding RAM DDR4 single channel. Genshin Impact masih dapat dimainkan sekitar 40 FPS pada pengaturan lowest, sementara Valorant juga masih bisa dijalankan.

Dengan harga lebih rendah, sisa anggaran sekitar Rp1,2 juta hingga Rp1,5 juta dapat dialihkan untuk membeli monitor tambahan. Strategi ini bisa lebih sesuai bagi pengguna yang fokus pada pekerjaan seperti mengetik dan browsing.

Intinya, laptop 5-7 juta tidak memiliki satu pilihan terbaik untuk semua orang. Konsumen perlu menyesuaikan perangkat dengan kebutuhan, sekaligus memperhatikan detail seperti jenis panel layar, konfigurasi RAM, kemampuan upgrade, kapasitas SSD dan harga setelah produk beredar beberapa waktu.

Source : https://www.youtube.com/watch?v=DPnNNqOtYlM

Editor : Latifa Irsyadiyah
Acer Aspire MSI Modern 14 Asus Vivobook Laptop 5-7 juta Laptop Murah