TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Poco X8 Pro menjadi rekomendasi teratas untuk kategori HP gaming di kisaran harga Rp4 juta hingga Rp5 juta pada Agustus 2026. Ponsel tersebut dinilai memiliki performa jauh di atas sejumlah perangkat lain di kelas harga yang sama, terutama berkat chipset Dimensity 8500.
Penilaian tidak hanya berdasarkan harga, tetapi lebih pada kemampuan perangkat saat digunakan bermain game serta kelengkapan fitur pendukung gaming.
Ketujuh ponsel tersebut diperiksa untuk memastikan kemampuannya menjalankan berbagai jenis game, mulai dari game kompetitif hingga judul berat seperti Genshin Impact dan Zenless Zone Zero.
Poco X8 Pro Jadi Pilihan Utama
Poco X8 Pro menjadi perangkat yang paling direkomendasikan. Ponsel ini disebut sebagai "anomali" karena membawa spesifikasi yang dinilai jauh lebih tinggi dibanding mayoritas HP gaming di rentang harga tersebut.
Baca Juga: Kekurangan Guru, PGRI Tagih Janji Pemerintah
Salah satu faktor utamanya adalah penggunaan chipset Dimensity 8500. Chipset tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1. Kombinasi tersebut membuat performanya berada jauh di atas sejumlah ponsel lain yang dibahas.
Poco X8 Pro mampu mencatat skor AnTuTu V11 lebih dari 2 juta. Untuk game kompetitif, performanya dinilai sangat mumpuni. Bahkan Genshin Impact dapat dijalankan pada pengaturan 60 FPS tertinggi dan disebut terasa sangat lancar.
Dari sisi daya, Poco X8 Pro juga membawa baterai 6.500 mAh. Pengisian dayanya mendukung teknologi 100 watt. Ponsel ini juga memiliki fitur bypass charging yang memungkinkan pengguna bermain sambil mengisi daya.
Sistem pendinginnya menggunakan vapor chamber dengan luas 5.300 mm². Menurut Alif, kombinasi bypass charging dan sistem pendingin tersebut membuat ponsel tidak terlalu panas ketika digunakan untuk bermain game.
Baca Juga: 3 Makanan Khas Sunda yang Wajib Dicoba, Ada Nasi Liwet hingga Tahu Gejrot
Layar Poco X8 Pro berukuran 6,59 inci. Ukuran tersebut memang dinilai sedikit kecil untuk kebutuhan gaming, tetapi perangkat memiliki respons sentuh hingga 480 Hz yang disebut sangat responsif.
Satu kekurangan yang disorot untuk kebutuhan bermain game adalah absennya jack audio 3,5 mm. Di luar hal tersebut, Poco X8 Pro memiliki spesifikasi yang sangat kuat untuk kelas harganya.
Enam HP Gaming Lain dalam Daftar
Sebelum menempatkan Poco X8 Pro di posisi pertama, Tombol Power memasukkan enam perangkat lain dalam daftar. Posisi ketujuh ditempati Vivo T5 Pro 5G yang menggunakan Dimensity 7400, baterai 6.500 mAh, pengisian 90 watt, serta sistem pendingin dengan vapor chamber 7.000 mm².
Berikutnya ada ZTE Nubia Neo 5 GT. Ponsel tersebut dinilai memiliki fitur gaming lengkap, seperti active cooling fan, tombol trigger L1 dan R1, layar 144 Hz, serta touch sampling rate 240 Hz. Namun, harganya dianggap masih relatif tinggi.
Infinix Note 60 5G kemudian mendapat posisi berikutnya. Ponsel tersebut menggunakan Dimensity 7400 dan disebut mampu menjalankan PUBG Mobile pada pengaturan Smooth Extreme plus 90 FPS. Perangkat ini juga membawa bypass charging serta sistem pendingin 3D VC.
Baca Juga: Batu Love Garden, Wisata Edukasi Tanaman dengan Waterplay dan Taman Bunga
Di atasnya terdapat Infinix GT30 5G Plus yang dinilai unggul berkat fitur GT Triggers. Tombol gaming tersebut dapat dikustomisasi dan menjadi salah satu alasan perangkat ditempatkan lebih tinggi.
Sementara itu, iQOO Z11 5G mengandalkan Snapdragon 7 Gen 4 dan baterai berkapasitas 9.020 mAh. Ponsel ini mampu menjalankan PUBG Mobile pada pengaturan 90 FPS, meski performanya pada Wuthering Waves dinilai kurang nyaman.
Posisi kedua ditempati Infinix Note 60 Pro 5G. Perangkat ini menggunakan Snapdragon 7s Gen 4, RAM LPDDR5, serta penyimpanan 8/256 GB. Dalam pengujian PUBG Mobile, perangkat disebut mampu menghasilkan rata-rata 70 hingga 90 FPS.
Meski masing-masing ponsel memiliki keunggulan, pentingnya melihat pengalaman penggunaan secara langsung, bukan hanya terpaku pada spesifikasi di atas kertas. Dari seluruh daftar tersebut, Poco X8 Pro akhirnya dipilih sebagai rekomendasi utama untuk kebutuhan gaming.
Editor : Putri Dwi LestariSumber : Diolah dari berbagai sumber