JAKARTA - Pilihan smartphone dengan rentang harga terjangkau kini semakin beragam dan kompetitif. Bagi masyarakat yang membutuhkan perangkat untuk menunjang aktivitas harian seperti komunikasi, media sosial, transaksi digital, fotografi dasar, hingga permainan gim ringan, Vivo menghadirkan sejumlah opsi menarik di segmen harga Rp1 juta hingga Rp2 jutaan. Pengguna tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam karena jajaran lini ini sudah dibekali baterai berkapasitas besar, ruang penyimpanan yang memadai, serta performa yang tergolong nyaman untuk pemakaian jangka panjang.
Salah satu model yang menjadi sorotan di kelas ini adalah Vivo Y18. Ponsel ini mengandalkan dapur pacu Mediatek Helio G85 yang dipadukan dengan RAM 6 GB plus fitur virtual RAM hingga 6 GB, serta memori internal berkapasitas 128 GB. Dalam pengujian AnTuTu, perangkat ini sanggup membukukan skor di kisaran 260.000 poin. Sektor visualnya disokong panel layar IPS 6,56 inci beresolusi HD Plus yang sudah mendukung refresh rate 90 Hz. Kebutuhan fotografi ditunjang kamera utama 50 MP, kamera bantu, dan kamera depan 8 MP. Untuk menopang daya harian, tertanam baterai 5.000 mAh dengan pengisian cepat 15 Watt, lengkap dengan fitur pendukung seperti NFC, jack audio 3,5 mm, serta port USB Type-C. Vivo Y18 dipasarkan mulai harga Rp1,8 jutaan.
Pilihan berikutnya di lini yang sama adalah Vivo Y17s yang dibanderol mulai Rp1,9 jutaan. Dapur pacunya juga ditenagai chipset Mediatek Helio G85 dengan opsi memori RAM 4/128 GB atau 6/128 GB, plus fitur extended RAM 4 GB. Keunggulan terletak pada layarnya yang mampu mencapai tingkat kecerahan hingga 840 nits pada panel IPS HD Plus 6,56 inci, menjadikannya tergolong terang di kelas entry level. Ponsel ini membawa kamera utama 50 MP, kamera kedalaman 2 MP, dan kamera depan 8 MP. Catu dayanya mengandalkan baterai 5.000 mAh berfitur isi daya 15 Watt.
Baca Juga: Tangguh di Medan Off-Road, Ini 5 Motor Trail Listrik yang Siap Libas Trek Lumpur
Di rentang harga Rp2 jutaan, Vivo menawarkan varian dengan kapasitas baterai lebih jumbo melalui Vivo Y19s Pro. Perangkat ini menggunakan prosesor Unisoc Tiger T612 dengan pilihan RAM 4 GB atau 6 GB, extended RAM 4 hingga 6 GB, serta media penyimpanan UFS 2.2 berkapasitas 64 GB hingga 128 GB. Layar IPS 6,68 inci HD Plus miliknya telah mendukung refresh rate 90 Hz dengan tingkat kecerahan mencapai 1.000 nits. Menariknya, ponsel bersistem operasi Funtouch OS 15 ini menyertakan baterai 6.000 mAh yang dipadukan dengan fitur fast charge 44 Watt. Harga untuk Vivo Y19s Pro dimulai dari Rp2,2 jutaan.
Opsi berdaya tahan ekstra lainnya hadir lewat Vivo Y21D dan Vivo Y11D. Vivo Y21D dibekali baterai 6.500 mAh dengan dukungan fast charging 44 Watt yang diklaim sanggup mengisi daya 50 persen dalam waktu sekitar 40 menit. Kinerjanya disokong chipset Unisoc T7225, RAM 4 hingga 6 GB, penyimpanan 128 GB UFS 2.2, layar 6,68 inci 90 Hz (1.000 nits), kamera utama 50 MP, serta sertifikasi IP69 Plus dan OS Android 15. Model ini dijual mulai harga Rp2,5 jutaan. Sementara itu, Vivo Y11D menawarkan spesifikasi serupa pada chipset Unisoc T7225, baterai 6.500 mAh (flash charge 44 Watt), tetapi unggul pada layar IPS 6,74 inci dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan 1.200 nits. Berjalan di Android 16 dengan proteksi tahan banting standar militer serta sertifikasi IP65, Vivo Y11D dipasarkan mulai Rp2,3 jutaan.
Lini terjangkau Vivo ditutup oleh Vivo Y03T, Vivo Y28, serta Vivo Y19s. Vivo Y03T dibanderol mulai Rp2,1 jutaan dengan chipset Unisoc T612, RAM 4+4 GB, penyimpanan 32–64 GB, kamera utama 13 MP, serta baterai 5.000 mAh (15 Watt). Bagi yang mencari performa memori besar, Vivo Y28 hadir di harga mulai Rp2,7 jutaan berbekal Helio G85, RAM 8+8 GB, penyimpanan 256 GB, baterai 6.000 mAh dengan 44 Watt flash charge, dan dual stereo speakers. Terakhir, Vivo Y19s dengan bodi bersertifikasi IP64 dan standar militer tahan banting dijual mulai Rp1,9 jutaan mengandalkan chipset Unisoc T612 serta layar 6,68 inci.
Editor : Nadhifatul Azmi Nur Azizah