TrenggalekNjenggalek - Samsung Galaxy S26 Ultra resmi diperkenalkan sebagai salah satu flagship terbaru Samsung pada 2026. Dalam sesi unboxing dari perspektif pengguna iPhone, perangkat ini menunjukkan sejumlah perubahan, terutama pada desain yang semakin membulat, fitur Privacy Display bawaan layar, serta kemampuan kamera dengan fitur horizontal lock yang menarik perhatian.
Samsung Galaxy S26 Ultra yang digunakan dalam unboxing ini merupakan varian Sky Blue dengan RAM 12 GB dan penyimpanan 512 GB. Dari kemasan hingga perangkat, terdapat sejumlah hal yang menjadi sorotan sebelum ponsel digunakan lebih jauh.
Desain Samsung Galaxy S26 Ultra Makin Membulat
Secara umum, tampilan Samsung Galaxy S26 Ultra masih mempertahankan identitas desain generasi sebelumnya. Susunan kameranya juga tidak mengalami perubahan besar dibandingkan Galaxy S25 maupun Galaxy S24.
Perbedaan yang cukup terasa justru terdapat pada bagian sudut bodi. Galaxy S26 Ultra dibuat semakin rounded sehingga terasa lebih nyaman ketika digenggam. Bagian belakangnya menggunakan finishing kaca yang terlihat lebih frosted dengan warna Sky Blue yang memberikan kesan lembut.
Pada bagian kamera, Samsung memberikan sedikit perubahan berupa tonjolan pada area sekitar kamera. Namun, secara keseluruhan desainnya masih mudah dikenali sebagai penerus Galaxy S25 Ultra.
Untuk isi kotak, pengguna mendapatkan kabel USB-C to USB-C, SIM ejector, serta buku panduan. Samsung tidak menyertakan kepala charger maupun casing di dalam kemasan.
Baca Juga: Honda CUV e: Dimodifikasi, Tampil dengan Gaya JDM
Privacy Display Jadi Fitur yang Paling Menarik
Salah satu fitur yang langsung diuji adalah Privacy Display. Fitur ini memungkinkan layar membatasi visibilitas dari sudut tertentu sehingga isi layar lebih sulit dilihat orang di sekitar.
Berbeda dari tempered glass anti-spy pada umumnya yang membuat sisi layar terlihat gelap, sistem Privacy Display pada Galaxy S26 Ultra bekerja melalui pengaturan panel layar. Ketika dilihat dari sudut tertentu, tampilan menjadi lebih wash out sehingga informasi di layar tidak terlihat jelas.
Menariknya, fitur tersebut juga dapat digunakan pada aplikasi tertentu. Pengguna dapat memilih aplikasi yang membutuhkan privasi lebih, seperti mobile banking atau aplikasi percakapan.
Fitur ini dinilai cukup relevan untuk penggunaan sehari-hari, terutama ketika pengguna sedang berada di tempat umum dan membuka informasi yang bersifat pribadi.
Horizontal Lock Bantu Rekaman Tetap Lurus
Selain Privacy Display, fitur lain yang diuji adalah horizontal lock pada kamera. Fitur ini membuat hasil rekaman tetap berada dalam posisi horizontal meskipun perangkat diputar.
Dalam pengujian, ponsel tetap mempertahankan orientasi gambar ketika perangkat dimiringkan atau diputar. Kemampuan tersebut dinilai berpotensi membantu pengguna yang sering membuat video sambil berjalan atau bergerak.
Meski demikian, fitur tersebut membutuhkan pencahayaan yang cukup agar hasilnya dapat bekerja secara optimal. Dalam kondisi ruangan yang relatif gelap, pengujian masih menunjukkan hasil yang cukup baik.
Baca Juga: 5 Motor Listrik 2026 di Bawah Rp20 Juta, Mana yang Paling Menarik?
Kamera Masih Jadi Tantangan Menarik
Dari sisi desain kamera, Galaxy S26 Ultra tidak membawa perubahan besar. Namun, perangkat ini tetap menawarkan sejumlah fitur baru yang membuatnya menarik untuk diuji lebih lanjut.
Dalam video tersebut, Galaxy S26 Ultra juga dibandingkan secara visual dengan iPhone 17 Pro Max yang sama-sama berada di kelas flagship tertinggi. Perbandingan lebih mendalam mengenai kamera, performa, dan faktor lainnya direncanakan dilakukan pada pengujian berikutnya.
Dengan desain yang lebih rounded, Privacy Display bawaan, serta fitur horizontal lock, Samsung Galaxy S26 Ultra menunjukkan bahwa perubahan pada generasi ini tidak hanya berfokus pada tampilan.
Pengujian lanjutan terutama pada kamera dan performa akan menjadi penentu apakah Galaxy S26 Ultra cukup menarik untuk membuat pengguna iPhone 17 Pro Max beralih ke flagship terbaru Samsung.
Editor : Rahma Wulandari