Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Target PAD Wisata Trenggalek Naik Jadi Rp 10 Miliar

Akhmad Nur Khoiri • Selasa, 15 April 2025 | 02:00 WIB
PAD Wisata di Kabupaten Trenggalek mengalami peningkatan hingga menyentuh angka Rp 10 miliar.
PAD Wisata di Kabupaten Trenggalek mengalami peningkatan hingga menyentuh angka Rp 10 miliar.

Trenggaleknjenggelek - Pemerintah Kabupaten Trenggalek menaikkan target Pendapatan Asli Daerah sektor pariwisata (PAD wisata) untuk tahun anggaran 2025.

Jika pada 2024 target PAD wisata sebesar Rp 8,5 miliar, maka tahun ini ditingkatkan menjadi Rp 10,3 miliar.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek, Sunyoto, mengatakan peningkatan target PAD wisata tersebut menjadi pemicu bagi pihaknya untuk mencari berbagai terobosan guna memaksimalkan pendapatan.

“Sesuai rapat dengan Komisi II, menginginkan PAD sektor wisata dimaksimalkan,” ujar Sunyoto, Senin (14/4/2025).

Ia mengungkapkan, pihaknya telah menyampaikan kepada para pemangku kepentingan bahwa ada rencana peningkatan PAD dari sektor pariwisata.

Untuk itu, Disparbud Trenggalek berharap mendapat dukungan agar target ambisius tersebut dapat tercapai.

“Tahun lalu PAD kami Rp 8,5 miliar, tahun 2025 ini kita ambil langsung target Rp 10,3 miliar,” jelasnya.

Salah satu strategi yang kini tengah digenjot adalah pembukaan destinasi wisata baru, khususnya yang akan dikelola oleh pihak ketiga.

Salah satu yang menjadi fokus utama adalah pengembangan wisata Pantai Konang.

Menurut Sunyoto, upaya pengembangan destinasi baru ini sebenarnya telah mendapatkan dukungan sejak awal.

Namun, komunikasi dan koordinasi yang lebih intens dengan pihak pengelola menjadi kunci agar implementasi di lapangan berjalan lancar.

“Karena wisata itu sudah dikelola nanti kita dikira wong amul, karena selain Pantai Konang ada juga Pantai Damas dan Blado,” paparnya.

Selain pengembangan destinasi, sistem ticketing dan penataan pengelolaan wisata juga akan terus dibenahi sebagai bagian dari strategi peningkatan PAD tahun ini.

Sebagai informasi, pada tahun 2024 lalu, tingkat kunjungan wisatawan ke Trenggalek tembus 1.114.461 wisatawan atau meningkat 12 persen.

Meskipun mengalami peningkatan kunjungan 12 persen, perolehan PAD sektor pariwasata di 2024 masih belum sesuai target.

Dari proyeksi Rp 8,5 miliar hanya tercapai 90,12 persen. Dalam artian PAD sektor pariwisata hanya memperoleh Rp 7,66 miliar. (kho)

Editor : Akhmad Nur Khoiri
#Wisata #Disparbud Trenggalek #pariwisata #PAD Wisata