Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pantai Mutiara Trenggalek Jadi Berkah Libur Lebaran, Warung Pinggir Pantai Panen Rezeki

Mahsun Nidhom • Selasa, 15 April 2025 | 13:25 WIB

 

Pantai Mutiara dongkrak ekonomi warga dari kuliner hingga jasa wisata.
Pantai Mutiara dongkrak ekonomi warga dari kuliner hingga jasa wisata.

Trenggaleknjenggelek - Ramainya wisatawan di Pantai Mutiara selama libur Idul Fitri 2025 tak hanya tercermin dalam angka kunjungan, tetapi juga berdampak langsung terhadap roda ekonomi masyarakat sekitar.

Pelaku usaha kecil seperti warung makan, penjual kelapa muda, penyedia jasa sewa pelampung, hingga pedagang aksesoris pantai turut merasakan berkah dari lonjakan pengunjung.

Dengan 26.765 wisatawan tercatat selama libur lebaran, Pantai Mutiara menjadi destinasi paling diminati di Trenggalek.

Pantai yang dikelola oleh kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) ini unggul dibandingkan Pantai Pasir Putih yang dikunjungi 22.269 orang. Total kunjungan wisatawan ke destinasi yang dikelola oleh Pemkab Trenggalek mencapai 28.500 orang.

Besarnya arus wisatawan ini memicu aktivitas ekonomi yang hidup di sekitar lokasi wisata. Warung-warung pinggir pantai mengalami peningkatan pendapatan, sebagian bahkan sampai tiga kali lipat dibanding hari biasa.

Produk lokal, seperti jajanan khas pesisir, ikan bakar, dan minuman segar, laris manis diserbu pengunjung. Selain itu, perajin cendera mata lokal dan penyedia jasa permainan air juga menikmati limpahan rezeki.

Berbeda dari destinasi yang sepenuhnya dikelola pemerintah, Pantai Mutiara yang dikelola Pokmaswas menunjukkan model pengelolaan berbasis masyarakat.

Pendekatan ini tidak hanya membuat pengelolaan lebih adaptif terhadap kebutuhan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih merata di tingkat lokal.

Secara keseluruhan, wisata pesisir Trenggalek mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Faktor cuaca cerah, masa libur yang panjang, dan manajemen kunjungan yang lebih baik menjadi pendukung utama peningkatan ini. Puncak kunjungan seperti biasa terjadi pada akhir pekan dan hari libur besar seperti lebaran.

Dari sisi pendapatan daerah, sektor pariwisata berhasil menyumbang PAD sebesar Rp 400 juta selama libur lebaran, khusus dari destinasi yang dikelola langsung Pemkab.

Namun demikian, angka ini hanya mencerminkan sebagian dari nilai ekonomi total yang berputar, karena sebagian besar transaksi terjadi secara langsung di level pelaku usaha lokal.

Dengan tren ini, Pantai Mutiara menunjukkan potensi sebagai destinasi wisata yang bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga berdaya ungkit tinggi bagi penguatan ekonomi kerakyatan.

Jika dikelola secara berkelanjutan, pariwisata Trenggalek bukan hanya menjadi tujuan liburan, tetapi juga ruang hidup bagi tumbuhnya ekonomi berbasis warga. (sun)

Editor : Mahsun Nidhom
#umkm #Libur #trenggalek #pantai mutiara