Trenggaleknjenggelek - Liburan mendadak berubah menjadi malapetaka. Seorang pengunjung Jatim Park 1 mengalami kecelakaan serius saat menaiki wahana 360 derajat.
Saat permainan berputar dengan kecepatan tinggi, pengaman diduga tak terkunci sempurna, menyebabkan korban terpental dan mengalami patah tulang.
Sontak, suasana rekreasi berubah menjadi panik. Tim medis segera dikerahkan dan korban dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Insiden ini menyadarkan kita bahwa wahana rekreasi bukan hanya soal adrenalin, tetapi juga tanggung jawab bbaik dari pihak pengelola maupun pengunjung.
Baca Juga: Kapolres Trenggalek Berganti, AKBP Ridwan Maliki Siap Lanjutkan Prestasi
Naik Wahana 360: Bukan Cuma Nyali, tapi Juga Nalar
Wahana 360 derajat memang menggoda. Putaran ekstrem dan sensasi melayang di udara menjadi daya tarik utama.
Namun, di balik itu, ada risiko nyata yang tak boleh diabaikan. Dalam dunia wahana ekstrem, satu baut longgar bisa jadi pemicu tragedi.
Tips berikut bisa jadi panduan sebelum naik wahana seperti 360:
1. Cek Fisik Wahana
Perhatikan kondisi wahana dari kejauhan. Jika ada suara aneh, karat, atau tali yang terlihat aus, sebaiknya tunda niat.
2. Perhatikan Aturan Berat dan Tinggi Badan
Batasan bukan sekadar formalitas. Jika tubuh terlalu kecil atau terlalu besar, alat pengaman bisa gagal mengunci sempurna.
Baca Juga: Tanah Longsor Terjang Kampak, BPBD Trenggalek Imbau Warga Waspada Saat Hujan
3. Dengar dan Ikuti Instruksi Petugas
Jangan remehkan briefing singkat. Posisi duduk, cara mengaitkan sabuk, hingga larangan membawa barang harus ditaati penuh.
4. Jangan Memaksakan Diri
Kalau sedang tidak enak badan, vertigo, atau habis makan berat, sebaiknya hindari wahana berputar. Tubuh yang lelah lebih rentan celaka.
5. Edukasi Anak Sejak Dini
Jangan hanya bilang, “Ayo seru-seruan,” tapi juga ajarkan bagaimana membaca situasi. Latih anak untuk berani menolak jika merasa tidak aman.
Baca Juga: When Life Gives You Tangerines: Potret Kehidupan dan Ketahanan Perempuan Jeju
Antara Hiburan dan Kewaspadaan
Menurut Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kecelakaan wahana paling banyak terjadi akibat dua faktor.
Yaitu kelalaian teknis dan ketidakpedulian pengunjung terhadap peringatan keselamatan. Ini artinya, edukasi harus berjalan dua arah.
Pihak pengelola wajib melakukan inspeksi rutin dan terbuka pada laporan pengunjung. Di sisi lain, masyarakat perlu lebih kritis dan tidak tergoda sensasi semata.
Naik wahana seperti 360 derajat bisa jadi pengalaman menyenangkan, namun hanya jika dilakukan dengan persiapan dan kesadaran penuh. Ingat, keselamatan bukan pilihan, tapi syarat mutlak. (sun)
Editor : Mahsun Nidhom