Trenggaleknjenggelek - Kalau bosan dengan liburan yang itu-itu saja, mungkin sudah saatnya kamu mencoba wisata edukatif bernuansa Bali di Trenggalek.
Namanya PHD Nusantara Edufarm atau biasanya cukup disebut PHD Edufarm. Tempat ini lebih dari sekadar tempat wisata.
Ia adalah perpaduan antara edukasi, budaya, peternakan, dan estetika yang siap bikin feed Instagram kamu makin cantik.
Berlokasi di Desa Malasan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, PHD Edufarm langsung menyambut pengunjung dengan suasana khas Pulau Dewata.
Ornamen Bali, patung-patung, serta nuansa alam yang masih alami membuat siapa pun betah berlama-lama.
Baca Juga: Kerja Freelance, Gaji Ngalor-Ngidul: Strategi Finansial Kerjaan Serabutan
Yang bikin unik, destinasi ini bukan dibangun oleh perusahaan besar, melainkan oleh warga lokal bernama Tatang Priyo Kuncoro.
Dengan modal sendiri, ia menyulap lahan setengah hektare menjadi kawasan wisata yang kini ramai dikunjungi keluarga, pelajar, dan konten kreator.
Bukan Sekadar Selfie
Meski tampilannya cocok untuk spot foto, PHD Edufarm bukan tempat yang hanya menjual tampilan. Ada nilai edukasi kuat di dalamnya.
Pengunjung, terutama anak-anak, bisa belajar tentang hewan ternak, memberi makan kambing, hingga mengenal lebih jauh tentang dunia peternakan secara menyenangkan.
Ada juga playground dan kolam renang anak, membuat tempat ini cocok sebagai destinasi akhir pekan keluarga.
Sementara itu, pengunjung dewasa bisa menikmati kuliner lokal dan suasana adem nan asri yang menenangkan pikiran.
Baca Juga: Kenapa ChatGPT Selalu Bisa Jawab: Bisa Ngobrol dan Paham Omongan Manusia
Menurut Sugi Arto, salah satu pengunjung, pengalaman liburan di sini sangat memuaskan.
“Lokasinya pinggir jalan gampang menemukannya. Adem asri, ada kolam renang untuk anak-anak dan playground. Recomended pokoknya,” ujarnya.
Tanggapan ini mewakili banyak wisatawan yang merasa PHD Edufarm adalah destinasi underrated yang layak viral karena menyuguhkan alternatif liburan menyenangkan, edukatif, sekaligus terjangkau.
Cocok untuk Semua Usia
Tak hanya cocok untuk anak-anak, tempat ini juga kerap dijadikan lokasi edukasi oleh sekolah-sekolah atau komunitas.
Dengan jam buka dari pagi hingga malam di akhir pekan, pengunjung punya fleksibilitas tinggi untuk datang kapan saja. (sun)
Editor : Mahsun Nidhom