Trenggaleknjenggelek - Gunung Wilis yang terletak di kawasan Trenggalek kembali menjadi primadona bagi para pendaki, terutama melalui jalur Botoputih.
Jalur ini menawarkan pemandangan eksotis sekaligus tantangan fisik yang bertahap dari Basecamp hingga Puncak Kayangan yang berada di ketinggian 1.520 meter di atas permukaan laut (MDPL).
Peta pendakian yang disediakan oleh komunitas Prajurit Rimba dan Sanyang Wilis ini memuat informasi rute dan estimasi jarak antar pos, menjadikan jalur Botoputih sebagai pilihan yang terorganisir dan ramah pendaki.
Pendakian dimulai dari Basecamp menuju Pos 1 yang bernama Bonoero dengan jarak tempuh 1,5 km.
Selanjutnya, pendaki melanjutkan ke Pos 2, Ngukir Negoro, yang memiliki sumber air dan titik perkemahan pertama.
Dari Pos 2 ke Pos 3 (Reco Reco), jaraknya sekitar 1 km dengan jalur yang mulai menanjak. Di area ini tersedia Camp Area 2 yang cukup luas.
Perjalanan berlanjut menuju Pos 4 yang disebut Kendil, dengan jarak 1,3 km, sebelum akhirnya menuju Pos 5 (Tumpak Es) sejauh 1,2 km.
Tahapan akhir adalah perjalanan sejauh 500 meter dari Pos 5 menuju Puncak Kayangan melalui jalur punggungan naga yang cukup menantang namun penuh panorama indah.
Secara keseluruhan, jalur ini memiliki panjang total sekitar 7,8 km dari Basecamp hingga puncak.
Estimasi jarak ini membuat pendakian lebih mudah direncanakan, terutama bagi pendaki pemula atau mereka yang ingin menikmati suasana hutan tropis dengan cara bertahap.
Catatan menarik dalam peta ini juga menyampaikan pesan reflektif, “Hanya dengan penuh keyakinan kita mampu memindahkan gunung, namun tanpa persiapan, kita bisa tersandung oleh kerikil,”.
Hal ini mengingatkan bahwa setiap pendakian membutuhkan persiapan yang matang, bukan hanya semangat semata.
Selain itu, jalur ini masih belum dibuka secara umum. Namun, pembaca bisa menyimpan peta ini sebagai persiapan ketika jalur sudah resmi dibuka nantinya. (kho)
Editor : Akhmad Nur Khoiri