Trenggaleknjenggelek – Di pesisir selatan Trenggalek, Jawa Timur, sebuah surga ekowisata tersembunyi menanti dijelajahi. Hutan Mangrove Pancer Cengkrong di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, bukan sekadar wisata alam biasa, tapi juga ruang edukatif yang kaya akan keanekaragaman hayati dan pesona visual yang menawan.
Dengan tiket masuk terjangkau, sekitar Rp6.000 per orang, pengunjung disuguhi pengalaman menyusuri jalur kayu unik yang akrab dijuluki “Jembatan Galau”. Jalur ini membelah lebatnya vegetasi bakau, lengkap dengan gazebo-gazebo kecil untuk berteduh, menjadi salah satu spot favorit para pencari ketenangan hingga pemburu foto Instagramable.
Tidak hanya cantik, kawasan ini juga sarat manfaat ekologis. Tercatat, ada lebih dari 25 jenis tumbuhan bakau yang tumbuh di area ini, seperti Sonneratia alba, Rhizophora apiculata, dan Avicennia alba. Tak hanya itu, hutan ini menjadi rumah bagi sekitar 80 jenis ikan, 30 jenis udang, serta lebih dari 50 spesies burung yang berkembang biak dan berlindung di antara akar-akar bakau.
Salah satu daya tarik utama lainnya adalah penyusuran Sungai Kalisongo menggunakan perahu kecil. Alur sungai yang tenang diapit dinding hijau mangrove menciptakan suasana seperti “Venesia ala Trenggalek” yang cocok untuk eksplorasi keluarga atau wisata edukasi.
“Pagi dan sore hari menjadi waktu terbaik untuk berkunjung. Udara masih sejuk, cahaya juga bagus untuk fotografi,” ujar salah satu pengelola wisata setempat.
Lokasi hutan mangrove ini tak jauh dari Pantai Cengkrong, hanya sekitar 4 kilometer dari kawasan wisata Pantai Prigi. Akses jalan menuju kawasan relatif baik dan bisa dijangkau kendaraan roda dua maupun roda empat, dengan biaya parkir berkisar antara Rp2.000 hingga Rp5.000.
Bagi pengunjung yang ingin datang, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan:
- Gunakan alas kaki yang nyaman karena jalur kayu bisa licin saat lembab.
- Bawa air minum dan camilan, terutama jika datang bersama keluarga.
- Jangan buang sampah sembarangan dan jaga ketenangan agar satwa liar tidak terganggu.
Hutan Mangrove Pancer Cengkrong bukan hanya menawarkan pemandangan yang indah, tapi juga pembelajaran langsung tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Dengan akses yang mudah, biaya yang terjangkau, dan pengalaman yang kaya, destinasi ini cocok bagi siapa pun yang ingin melepas penat di tengah alam yang masih alami dan menenangkan.(jaz)
Editor : Zaki Jazai