TRENGGALEK - Trenggalek merupakan kota kecil di pesisir selatan Jawa Timur, tak hanya menawarkan wisata alam yang memukau, tetapi juga menyimpan pesona kuliner malam yang khas dan menggugah selera.
Saat malam tiba dan suhu mulai sejuk, beragam makanan khas malam Trenggalek muncul di sudut-sudut kota, siap memanjakan lidah siapa saja yang berkunjung.
Berikut ini adalah daftar makanan khas yang sering dinikmati masyarakat Trenggalek saat malam hari.
Beberapa bahkan hanya bisa kamu temukan di kota ini!
1. Nasi Gegok: Si Pedas Khas Trenggalek
Nasi Gegok adalah ikon kuliner Trenggalek yang paling terkenal. Makanan ini terdiri dari nasi yang dibungkus daun pisang, diisi dengan ikan teri atau pindang, lalu diberi sambal pedas yang menggigit.
Ciri Khas:
Disajikan hangat, biasanya dalam porsi kecil (bungkus mini)
Cocok dimakan malam hari bersama teh hangat atau kopi lokal
Banyak dijual di warung pinggir jalan dan angkringan malam
2. Sate Kikil Trenggalek: Empuk, Gurih, dan Unik
Berbeda dengan sate pada umumnya, sate kikil khas Trenggalek menggunakan potongan kikil (kulit sapi) yang empuk dan dibumbui dengan saus kacang atau kecap pedas.
Kenapa Wajib Coba?
Teksturnya kenyal dan nikmat, pas banget disantap saat malam dingin
Banyak dijual oleh pedagang kaki lima mulai jam 6 sore ke atas
Biasanya dijual bersama lontong atau nasi bungkus kecil
3. Nasi Tiwul: Makanan Tradisional Bernutrisi Tinggi
Nasi Tiwul terbuat dari singkong yang dikeringkan (gaplek), lalu ditumbuk halus dan dikukus. Dahulu dianggap makanan orang desa, kini tiwul justru dicari sebagai alternatif sehat dan khas.
Disajikan dengan:
Sayur urap
Sambal terasi
Tempe goreng atau ikan asin
Meski bisa dimakan kapan saja, tiwul sering dijual malam hari di beberapa pasar tradisional atau warung sederhana di pinggiran kota.
4.Sego Empok: Nasi Jagung Hangat Teman Malam Hari
Bagi warga lokal, nasi empok (nasi jagung) adalah menu nostalgia yang biasa disantap malam hari. Disajikan dengan lauk sederhana seperti ikan asin, sayur lodeh, atau sambal kelapa.
Cocok Untuk:
Pecinta kuliner tradisional Jawa
Menu sehat dan rendah gula
Dinikmati di warung sederhana dengan suasana kampung
5. Wedang Jahe dan Kacang Rebus: Camilan Malam yang Menghangatkan
Setelah menyantap makanan berat, jangan lupa cicipi camilan malam khas Trenggalek seperti wedang jahe, kacang rebus, dan ubi bakar. Makanan ringan ini banyak ditemukan di area Alun-Alun dan pasar malam.
Kelebihan:
Murah meriah dan bikin hangat
Cocok dinikmati sambil ngobrol atau nongkrong malam
Biasanya dijajakan di gerobak dorong
6. Pecel Punten: Paduan Unik Punten & Sambal Kacang
Punten adalah makanan berbahan dasar beras yang ditumbuk dan dipadatkan seperti lontong. Biasanya disantap bersama sambal pecel khas Trenggalek yang gurih manis.
Pecel punten sering dijual sebagai menu sarapan, namun banyak juga yang menjualnya di malam hari, terutama saat acara atau hajatan.
Lauknya bisa berupa tempe goreng, kerupuk, atau peyek. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah