Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

7 Wisata Dieng Paling Populer yang Wajib Dikunjungi, Nomor 1 Dijuluki Ranu Kumbolo Mini

Axsha Zazhika • Senin, 26 Januari 2026 | 12:00 WIB
7 Wisata Dieng Paling Populer yang Wajib Dikunjungi, Nomor 1 Dijuluki Ranu Kumbolo Mini
7 Wisata Dieng Paling Populer yang Wajib Dikunjungi, Nomor 1 Dijuluki Ranu Kumbolo Mini

TRENGGALEK NJENGGALEK - Wisata Dieng selalu menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam dataran tinggi Jawa Tengah. Berada di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut, kawasan Dieng yang secara administratif masuk Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara ini menyuguhkan panorama pegunungan, telaga, kawah aktif, hingga situs sejarah yang sarat nilai budaya.

Tak heran jika wisata Dieng kerap masuk daftar destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara. Dari pendakian gunung, berburu sunrise, hingga wisata edukasi, semua bisa ditemukan di kawasan yang berada di antara Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing ini.

Berikut rangkuman 7 wisata Dieng paling populer yang wajib masuk bucket list liburan Anda.

Gunung Prau, Surga Sunrise di Atas Awan

Gunung Prau menempati daftar destinasi favorit pendaki di kawasan Dieng. Gunung dengan ketinggian sekitar 2.565 mdpl ini dikenal sebagai salah satu spot sunrise terbaik di Asia Tenggara. Fenomena golden sunrise di puncaknya menyuguhkan cahaya keemasan yang perlahan menyinari hamparan Pegunungan Dieng.

Jalur pendakian Gunung Prau tergolong ramah bagi pendaki pemula. Tersedia beberapa jalur resmi, seperti via Dieng, Patak Banteng, Kalilembu, dan Wates. Jalur Patak Banteng dikenal paling mudah, sementara Dwarawati disebut sebagai rute tercepat.

Bukit Sikunir, Negeri di Atas Awan Dieng

Masih soal matahari terbit, Bukit Sikunir menjadi primadona lain dalam daftar wisata Dieng. Terletak di Desa Sembungan pada ketinggian sekitar 2.300 mdpl, Bukit Sikunir menawarkan panorama sunrise dengan hamparan awan putih menyerupai kapas.

Akses menuju puncak Sikunir terbilang mudah karena telah dilengkapi tangga oleh pengelola. Waktu tempuh pendakian sekitar 30–45 menit, cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam tanpa trekking berat.

Telaga Warna, Fenomena Alam yang Unik

Telaga Warna merupakan ikon wisata Dieng yang terkenal dengan perubahan warna airnya. Fenomena ini terjadi akibat kandungan sulfur di dasar telaga serta pantulan sinar matahari.

Air telaga bisa berubah menjadi hijau, kuning, hingga kemerahan. Selain berjalan menyusuri jalur setapak, pengunjung juga bisa mencoba wahana seperti flying fox atau berburu foto dengan latar warna air yang eksotis.

Bukit Pandang Ratapan Angin, Spot Foto Favorit

Bagi pencinta fotografi, Bukit Pandang Ratapan Angin adalah lokasi yang tak boleh dilewatkan. Berada di ketinggian sekitar 2.100 mdpl, bukit ini menawarkan sudut pandang langsung ke Telaga Warna dan telaga lain di sekitarnya.

Selain panorama alam yang memesona, tempat ini juga lekat dengan cerita legenda dan mitos masyarakat setempat, menambah daya tarik wisata budaya Dieng.

Kompleks Candi Arjuna, Jejak Sejarah Mataram Kuno

Tak hanya alam, wisata Dieng juga kaya akan peninggalan sejarah. Kompleks Candi Arjuna merupakan candi Hindu tertua di Pulau Jawa yang diperkirakan berdiri sejak abad ke-7.

Di kawasan ini terdapat beberapa candi, seperti Candi Arjuna, Srikandi, Puntadewa, Semar, dan Sembadra. Lokasi ini juga menjadi pusat pelaksanaan ritual adat, seperti pemotongan rambut gimbal dalam Dieng Culture Festival.

Kawah Sikidang, Kawah Aktif yang Ikonik

Kawah Sikidang menjadi bukti kekayaan geologi Dieng. Kawah aktif ini berada di Desa Dieng Kulon, Banjarnegara, dan dikenal dengan lumpur panas yang berpindah-pindah.

Asap vulkanik yang mengepul dan letupan lumpur panas menjadi daya tarik utama. Meski demikian, pengunjung diimbau mematuhi rambu keselamatan demi keamanan bersama.

Telaga Dringo, Ranu Kumbolo Mini di Dieng

Telaga Dringo menempati posisi puncak destinasi favorit. Telaga yang berada di Desa Pekasiran ini kerap dijuluki Ranu Kumbolo Mini karena suasananya yang mirip danau di Gunung Semeru.

Dikelilingi pepohonan rindang, Telaga Dringo cocok untuk camping, memancing, hingga hunting foto. Suasananya tenang dan alami, menjadikannya pilihan ideal untuk melepas penat dari hiruk-pikuk kota.

Editor : Axsha Zazhika
#gunung prau #telaga warna #Wisata Dieng #Telaga Dringo #Dataran Tinggi Dieng