Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Liburan Dieng 2 Hari Paling Ideal, Ini Rute Wisata, Sunrise, Kuliner, hingga Oleh-Oleh yang Wajib Dicoba

Axsha Zazhika • Senin, 26 Januari 2026 | 12:10 WIB
Liburan Dieng 2 Hari Paling Ideal, Ini Rute Wisata, Sunrise, Kuliner, hingga Oleh-Oleh yang Wajib Dicoba
Liburan Dieng 2 Hari Paling Ideal, Ini Rute Wisata, Sunrise, Kuliner, hingga Oleh-Oleh yang Wajib Dicoba

TRENGGALEK NJENGGALEK - Liburan Dieng 2 hari menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam dan budaya dataran tinggi Jawa Tengah dalam waktu singkat. Dieng dikenal sebagai negeri di atas awan dengan udara sejuk, panorama pegunungan, telaga eksotis, hingga peninggalan sejarah yang sarat nilai budaya.

Dengan perencanaan yang tepat, liburan Dieng 2 hari tetap terasa maksimal. Wisatawan bisa menjelajahi destinasi alam unggulan, menikmati kuliner khas, hingga membawa pulang oleh-oleh lokal yang ikonik. Berikut panduan rute wisata Dieng selama dua hari berdasarkan pengalaman perjalanan dari Wonosobo.

Hari Pertama: Menyusuri Panorama dan Warisan Budaya Dieng

Perjalanan dimulai sejak pagi hari dari Kota Wonosobo dengan menyusuri jalan berkelok menuju Gardu Pandang Tieng. Berada di ketinggian lebih dari 1.700 mdpl, lokasi ini menyuguhkan panorama pegunungan, lembah hijau, dan permukiman warga yang tertata rapi di lereng bukit. Udara sejuk menjadi pembuka sempurna sebelum menjelajahi kawasan Dieng lebih jauh.

Dari Gardu Pandang Tieng, perjalanan dilanjutkan ke Telaga Warna dan Telaga Pengilon. Dua telaga yang berdampingan ini memiliki karakter berbeda. Telaga Warna terkenal dengan airnya yang dapat berubah warna akibat pantulan cahaya matahari dan kandungan mineral, sementara Telaga Pengilon tampak jernih dan tenang seperti cermin.

Wisatawan dapat menyusuri jalur setapak di sekitar telaga untuk menikmati suasana hening khas pegunungan. Tak jauh dari lokasi tersebut, terdapat Batu Pandang yang menjadi spot favorit untuk menikmati lanskap kedua telaga dari ketinggian.

Destinasi berikutnya adalah Dieng Plateau Theater. Tempat edukatif ini menyajikan film dokumenter berdurasi sekitar 30 menit yang mengulas sejarah, geologi, dan budaya masyarakat Dieng. Informasi tentang letusan gunung api, kabut abadi, serta tradisi lokal memberikan pemahaman mendalam tentang kawasan ini.

Usai dari teater, wisata dilanjutkan ke Kawah Sikidang, salah satu kawah aktif paling populer di Dieng. Asap putih yang mengepul dan aroma belerang menjadi ciri khas kawasan geothermal ini. Jalur kayu yang tersedia memungkinkan wisatawan menjelajah dengan aman.

Menjelang sore, wisatawan bisa mengunjungi Kompleks Candi Arjuna. Kompleks candi Hindu yang diperkirakan berdiri sejak abad ke-7 ini menjadi bukti kejayaan peradaban kuno di Dieng. Kabut tipis dan suasana senja menciptakan nuansa mistis yang kental.

Malam hari diisi dengan menikmati kuliner khas Dieng seperti mie ongklok yang hangat dan manisan carica sebagai pencuci mulut. Sajian ini sangat cocok dinikmati di tengah suhu dingin pegunungan.

Hari Kedua: Sunrise dan Pesona Alam Dieng

Hari kedua liburan Dieng 2 hari dimulai dini hari dengan menuju Bukit Sikunir. Pendakian sekitar 30 menit akan terbayar dengan panorama sunrise yang menakjubkan. Cahaya keemasan yang muncul dari balik pegunungan dan menyinari Telaga Cebong menjadi momen favorit wisatawan.

Setelah turun dari Bukit Sikunir, wisatawan dapat bersantai di Telaga Cebong yang berada di kaki bukit. Suasananya damai dengan latar perbukitan hijau dan ladang sayur milik warga.

Perjalanan dilanjutkan ke perkebunan teh di sekitar kawasan Dieng. Hamparan tanaman teh yang hijau dan rapi menawarkan pengalaman berjalan santai sambil menikmati udara segar pegunungan.

Destinasi berikutnya adalah Telaga Menjer, telaga luas yang sering diselimuti kabut tipis. Wisatawan bisa menyewa perahu untuk berkeliling dan menikmati suasana tenang sebelum kembali ke kota.

Sebelum pulang, sempatkan mampir ke pusat oleh-oleh khas Dieng. Manisan carica, keripik jamur, kentang Dieng, dan teh hitam pegunungan menjadi pilihan favorit. Perjalanan ditutup dengan mencicipi tempe kemul dan minuman purwaceng yang dikenal berkhasiat menghangatkan tubuh.

 

Editor : Axsha Zazhika
#telaga warna #Bukit Sikunir #Kuliner Khas Dieng #Wisata Dieng #Liburan Dieng 2 Hari