BOGOR - Wisata Gunung Keramat Sentul Bogor belakangan ramai dibahas di media sosial karena menawarkan paket lengkap dengan biaya terjangkau. Hanya dengan sekali bayar, pengunjung bisa menikmati pendakian ringan, area taman, aula, hingga kolam renang di satu kawasan wisata alam. Tak heran jika tempat ini mulai dilirik sebagai destinasi alternatif untuk healing tipis-tipis sekaligus olahraga akhir pekan.
Lokasi Wisata Gunung Keramat Sentul Bogor berada di Kampung Wangun I, Karang Tengah, Bogor, Jawa Barat. Kawasan ini masuk gugusan bukit Sentul dan disebut dekat dengan Gunung Pancar, namun berbeda jalur. Pengunjung juga merasa lebih nyaman karena di pintu masuk ada petugas yang berjaga untuk mengarahkan, bukan pungutan liar seperti yang sering dikhawatirkan wisatawan.
Dari sisi akses, rute menuju basecamp cukup mudah diikuti. Saat melihat plang, pengunjung tinggal belok kanan dan mengikuti jalan hingga tiba di area parkir. Di basecamp, wisatawan bisa sarapan terlebih dahulu dengan menu rumahan yang disebut enak dan harganya ramah di kantong, sebelum memulai pendakian menuju puncak.
Tiket Masuk dan Parkir Wisata Gunung Keramat Sentul Bogor
Salah satu alasan tempat ini cepat viral adalah tarif masuknya yang murah. Tiket masuk Wisata Gunung Keramat Sentul Bogor dipatok Rp25.000 per orang. Sementara biaya parkir Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil. Dengan harga tersebut, pengunjung sudah bisa merasakan pengalaman hiking sekaligus menikmati fasilitas wisata lain di area basecamp.
Selain hiking, kawasan ini juga menyediakan pilihan camping maupun glamping untuk wisatawan yang ingin menginap. Area camping ground terlihat cukup luas dan bisa dipakai untuk banyak tenda, dengan lokasi yang relatif dekat dengan toilet sehingga lebih nyaman untuk keluarga maupun rombongan komunitas.
Jalur Pendakian Gunung Keramat: Trek Jelas, Cocok Pemula
Pendakian dimulai dari gerbang pendakian dengan vegetasi yang masih terbuka. Di area awal terdapat lapangan luas yang dinilai cocok untuk kegiatan komunitas, LDKS, gathering, hingga permainan kelompok. Fasilitas kamar mandi juga tersedia, sehingga area ini sering jadi titik kumpul sebelum naik.
Setelah itu, jalur mulai menanjak dengan petunjuk arah yang cukup jelas. Trek juga dilewati pipa air sehingga pendaki diimbau berhati-hati saat melangkah. Tak jauh dari jalur, terdapat mata air dan penampungan air yang menjadi salah satu penanda perjalanan.
Pendaki kemudian akan melewati tanjakan yang disebut “Tanjakan Ciwangun”. Setelah itu, jalur kembali terbuka dan pemandangan mulai terasa lebih luas. Namun kondisi trek yang terbuka juga membuat cuaca terasa lebih panas saat siang hari.
Di perjalanan, ada pos istirahat dan warung, meski beberapa warung masih tutup jika pendaki datang terlalu pagi. Salah satu tanjakan yang cukup dikenal adalah “Tanjakan Haredang”, yang disebut terasa panas karena minim pepohonan.
Kebun Kopi, Pos-Pos Pendakian, hingga Lembah Keramat
Menariknya, pendakian menuju puncak juga melewati area kebun kopi. Kanan kiri jalur dipenuhi tanaman kopi, dan pendaki sempat menemukan jejak hewan yang diduga musang. Selain menambah sensasi petualangan, jalur ini juga membuat pendakian terasa lebih alami.
Pos 3 disebut punya view yang “ajib” dan cocok untuk istirahat. Namun pendaki disarankan tidak terlalu lama jika cuaca mulai panas. Selepas itu, jalur makin menantang karena ada bagian dengan jurang di kanan kiri, sehingga pendaki harus lebih waspada.
Perjalanan berlanjut menuju pos 4 dan melewati area yang mulai terasa lebih “suram” atau sunyi. Tak lama kemudian pendaki sampai di Lembah Keramat, sebelum mengambil jalur ke kanan menuju puncak.
Puncak Gunung Keramat 945 MDPL: Ada Ayunan dan Spot Foto
Puncak Gunung Keramat berada di ketinggian sekitar 945 mdpl. Meski tidak terlalu tinggi, panorama dari atas disebut sangat memanjakan mata, terutama jika cuaca cerah tanpa kabut. Karena ketinggiannya ramah untuk pemula, Gunung Keramat cocok dijadikan latihan sebelum mendaki gunung yang lebih tinggi.
Di puncak juga tersedia ayunan yang menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung bisa berfoto sambil menikmati pemandangan dari ketinggian 900-an mdpl, namun tetap disarankan bermain dengan aman dan tidak berlebihan.
Dari puncak, tersedia petunjuk arah jika ingin melanjutkan lintasan ke puncak lain seperti Puncak Wangun dan Mutiara. Namun banyak pendaki memilih kembali ke basecamp karena kendaraan parkir di area awal.
Camping, Glamping, Air Terjun, dan Kolam Renang
Selain hiking, kawasan wisata ini juga menawarkan fasilitas air terjun kecil yang saat debitnya besar bisa dipakai untuk berenang. Ada pula kolam renang dengan air pegunungan, tanpa kaporit, sehingga air terlihat agak keruh namun terasa segar dan dingin.
Untuk glamping, tersedia dua bangunan dengan kapasitas 10 orang per unit. Tarifnya sekitar Rp800.000 dengan fasilitas kasur, bantal, selimut, toilet dalam, dispenser, kipas angin, listrik, alat bakaran, serta akses kolam renang. Glamping juga termasuk sarapan, namun hanya untuk empat orang, sedangkan sisanya bisa memesan makanan tambahan.
Sementara untuk camping, tarifnya disebut Rp35.000 per malam. Di basecamp, pengunjung juga bisa memesan makanan dengan harga terjangkau. Salah satu menu yang dicoba adalah nasi dengan telur, sayur asem, dan kelapa muda, total Rp35.000.
Dengan kombinasi hiking ringan, spot foto, camping-glamping, hingga kolam renang, Wisata Gunung Keramat Sentul Bogor dinilai cocok untuk liburan murah meriah namun tetap berkesan.
Editor : Natasha Eka Safrina