KEDIRI - Wisata Gunung Kelud Kediri kembali ramai dibicarakan setelah seorang kreator YouTube membagikan pengalaman berkunjung ke kawasan kawah Gunung Kelud pada pagi hari. Dalam video tersebut, ia memperlihatkan kondisi jalur terbaru, biaya ojek menuju puncak, hingga spot foto paling favorit di area kawah yang kini terlihat lebih rapi dan nyaman bagi pengunjung.
Perjalanan menuju Wisata Gunung Kelud Kediri dimulai dari area parkir kendaraan roda empat. Untuk mobil, pengunjung wajib berhenti di titik parkir terakhir karena ada batasan kendaraan yang boleh naik lebih jauh. Sementara untuk motor, masih ada titik parkir khusus roda dua yang posisinya lebih dekat dengan jalur menuju kawah.
Kreator tersebut mengaku datang sekitar pukul 07.00 WIB dan memilih mencari ojek untuk naik ke atas. Ia menyebut opsi naik ojek terasa lebih realistis, terutama untuk wisatawan yang ingin menghemat tenaga. Apalagi, jalur menuju kawah cukup menanjak dan panjang jika ditempuh dengan berjalan kaki.
Baca Juga: 20 Kuliner Ekstrem Indonesia yang Mengejutkan, dari Darah Sapi hingga Telur Semut Rangrang
Tarif Ojek Gunung Kelud: Rp40 Ribu–Rp50 Ribu per Orang
Salah satu informasi penting yang dibahas dalam video adalah soal tarif ojek. Untuk rombongan yang datang dalam jumlah banyak, tarif ojek disebut sekitar Rp40.000 per orang. Namun jika hanya satu atau dua orang, tarifnya menjadi Rp50.000 per orang.
Ojek di kawasan ini juga bukan ojek sembarangan. Pengemudi tergabung dalam paguyuban atau komunitas resmi yang sudah berpengalaman membawa wisatawan naik-turun jalur Gunung Kelud. Karena itulah, pengunjung disarankan memakai jasa ojek resmi agar lebih aman dan tertib.
“Memang disarankan untuk naik ojek saja,” kata kreator tersebut dalam videonya, sembari menunjukkan jalan menanjak yang berada di sisi tebing.
Jalur Baru Lebih Mulus, Dulu Rusak Kini Dicor Beton
Kondisi jalan menuju kawah Gunung Kelud juga disebut jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Dalam video, kreator menyoroti adanya perbaikan jalur berupa cor beton yang membuat perjalanan lebih nyaman, terutama saat musim hujan.
Ia bahkan membandingkan pengalaman lamanya saat berkunjung tahun 2020. Ketika itu, kawasan wisata Gunung Kelud sempat ditutup karena pandemi, dan aksesnya belum serapi sekarang. Kini, jalur yang dulunya banyak rusak mulai diperbarui agar pengunjung dan pengojek tidak kesulitan saat melintas.
Di sepanjang perjalanan, pemandangan alam menjadi daya tarik utama. Tebing-tebing tinggi, jurang di sisi jalan, serta panorama hijau perbukitan membuat perjalanan naik ojek terasa seperti “jalan tol kayangan” versi Gunung Kelud.
Baca Juga: Liburan ke Luar Negeri Tetap Murah, Ini Daftar Negara dengan Nilai Tukar Rupiah Tinggi
Spot Foto Kawah Kelud, Tebing Batu, hingga Tulisan “Wonderful Indonesia”
Setelah melewati terowongan menuju area kawah, pengunjung akan disambut pemandangan khas Gunung Kelud. Dalam video, kreator memperlihatkan beberapa titik foto favorit seperti area tulisan “Wonderful Indonesia”, spot foto berlatar kawah, serta tebing-tebing batu tinggi yang menjadi ikon visual kawasan tersebut.
Ia menyarankan datang lebih pagi agar cahaya matahari belum terlalu tinggi, sehingga hasil foto lebih bagus dan suasana belum terlalu panas. Menurutnya, waktu ideal untuk menikmati pemandangan adalah saat kabut masih tipis dan sinar matahari mulai muncul perlahan.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa pengunjung tidak boleh turun ke area kawah tertentu karena sudah ada pembatas. Beberapa titik hanya boleh sampai batas aman yang telah ditentukan pengelola wisata.
Selain itu, ia menyebut ada wisatawan yang menerbangkan drone di area tersebut. Meski hasilnya bisa sangat indah, pengunjung tetap harus memperhatikan aturan dan kondisi cuaca agar tidak berbahaya.
Baca Juga: Negara Wisata Termurah Sedunia, Liburan Hemat ke Luar Negeri Bukan Lagi Mimpi
Aturan Kunjungan: Dilarang Turun ke Kawah dan Dilarang Petik Edelweis
Dalam video juga ditampilkan papan informasi berisi larangan dan aturan bagi pengunjung. Di antaranya batas kunjungan sampai sore hari, larangan turun ke kawah, larangan membuang sampah sembarangan, serta larangan memetik atau membawa pulang bunga edelweis.
Pengunjung juga diminta segera turun jika terjadi hujan atau kabut tebal karena kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko di area tebing dan jalur wisata.
Di sekitar lokasi, tersedia gazebo untuk beristirahat dan area yang cukup lapang untuk menikmati pemandangan. Ojek yang mengantar pun biasanya menunggu hingga wisatawan selesai berkeliling, sehingga pengunjung bisa lebih leluasa menikmati suasana tanpa terburu-buru.
Meski kreator video mengaku belum sempat memastikan harga tiket masuk karena tidak melihat petugas saat kedatangan, ia tetap menyarankan wisatawan mencari informasi terbaru sebelum berangkat. Dengan akses yang makin baik, spot foto melimpah, dan pemandangan kawah yang memukau, Wisata Gunung Kelud Kediri disebut cocok untuk agenda liburan singkat, terutama bagi wisatawan dari Malang, Kediri, maupun daerah sekitar Jawa Timur.
Baca Juga: 5 Negara Wisata Termurah di Asia, Liburan ke Luar Negeri Bisa Lebih Murah dari Dalam Negeri
Editor : Natasha Eka Safrina