BANYUWANGI - Tempat wisata Banyuwangi kembali jadi incaran wisatawan yang ingin liburan dengan pilihan lengkap, mulai dari gunung, pantai, hutan, hingga taman nasional. Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini dikenal punya destinasi yang ikonik, sekaligus cocok untuk healing bareng keluarga maupun solo trip.
Menariknya, rekomendasi tempat wisata Banyuwangi bukan hanya terkenal di kalangan wisatawan domestik, tetapi juga sering dilirik turis mancanegara. Alasannya sederhana: pemandangannya kuat, aksesnya relatif mudah, dan banyak spot yang punya pengalaman unik seperti fenomena alam langka hingga wisata bahari.
Berikut rangkuman tempat wisata Banyuwangi yang paling populer dan banyak direkomendasikan untuk liburan tahun ini, lengkap dengan gambaran aktivitas, akses, serta kisaran tiket masuknya.
1. Kawah Ijen: Blue Fire yang Jadi Buruan Wisatawan
Kawah Ijen adalah destinasi alam berupa kompleks gunung berapi aktif yang paling terkenal di Banyuwangi. Daya tarik utamanya adalah fenomena blue fire atau api biru yang langka, serta danau kawah berwarna hijau kebiruan dengan lanskap pegunungan yang dramatis.
Lokasinya berada di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso. Umumnya wisatawan berangkat dari Banyuwangi menuju Paltuding sebagai titik awal pendakian melalui jalur Licin. Akses jalan sebagian besar sudah beraspal, meski ada bagian menanjak dan beberapa titik rusak.
Tiket masuk disebut berbeda untuk wisatawan domestik dan asing. Untuk wisatawan domestik kisarannya sekitar Rp5.000–Rp30.000, sedangkan wisatawan asing sekitar Rp150.000 (harga bisa berubah sesuai musim). Fasilitas di area ini tergolong minim, sehingga banyak pengunjung memilih menginap di Banyuwangi atau Bondowoso.
Tips penting: waktu terbaik berkunjung adalah musim kemarau April–Oktober, bawa jaket tebal, sepatu tracking, serta masker gas untuk mengurangi dampak asap belerang.
2. Teluk Hijau (Green Bay): Pantai Tersembunyi Air Hijau Jernih
Teluk Hijau atau Green Bay berada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri. Pantai ini terkenal karena air lautnya yang hijau jernih, pasir putih lembut, serta suasana yang masih alami.
Lokasinya berada di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Perjalanan menuju pantai cukup menantang karena setelah sampai area tertentu, pengunjung harus melanjutkan dengan berjalan kaki atau naik perahu.
Tiket masuk pantainya disebut gratis, tetapi ada biaya parkir motor Rp5.000 dan mobil Rp10.000. Selain itu, pengunjung juga perlu membayar tiket masuk Taman Nasional Meru Betiri sekitar Rp7.500 pada akhir pekan atau hari libur nasional.
3. Pantai Pulau Merah: Surga Peselancar di Banyuwangi
Pantai Pulau Merah dikenal dengan pasir kemerahan dan ombak yang menantang, sehingga menjadi favorit peselancar. Lokasinya berada di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.
Tiket masuknya sekitar Rp10.000 per orang, dengan parkir motor Rp2.000, mobil Rp5.000, dan bus Rp10.000. Jika ingin naik perahu untuk menikmati area dari laut, ada biaya tambahan sekitar Rp20.000 per orang.
Fasilitasnya cukup lengkap, mulai warung makan, toilet, masjid, homestay, spot foto, hingga penyewaan papan selancar. Waktu terbaik berkunjung juga disarankan pada musim kemarau agar cuaca lebih bersahabat.
4. De Djawatan: Hutan Trembesi Viral Mirip “Lord of The Rings”
De Djawatan berada di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring. Tempat ini viral karena suasana hutan trembesi raksasa yang dianggap mirip latar film “Lord of The Rings”.
Kawasannya sekitar 6 hektare dan dipenuhi ratusan pohon trembesi besar yang disebut berusia ratusan tahun. Tiket masuknya sekitar Rp7.500, parkir motor Rp2.000, mobil Rp5.000. Jam buka mulai 08.00–17.00 WIB.
5. Taman Nasional Baluran: “Little Africa” di Jawa Timur
Taman Nasional Baluran di Situbondo terkenal dengan sabana luas dan sering dijuluki “Little Africa”. Ekosistemnya beragam, dari hutan hingga pantai, dan menjadi habitat banteng, rusa, monyet ekor panjang, hingga burung merak.
Harga tiket masuk berbeda tergantung pintu masuk dan kategori wisatawan, mulai dari kisaran belasan ribu rupiah hingga ratusan ribu untuk wisatawan mancanegara.
6. Pantai Plengkung (G-Land): Ombak Besar Kelas Dunia
Pantai Plengkung di kawasan Taman Nasional Alas Purwo dikenal sebagai salah satu spot surfing terbaik. Aksesnya bisa melalui jalur darat dengan kendaraan khusus/jeep atau lewat jalur laut dari Grajagan.
Tiket masuk kawasan disebut sekitar Rp15.000 untuk wisatawan domestik, dengan fasilitas seperti area parkir, toilet, warung makan, hingga penginapan.
7. Taman Nasional Alas Purwo: Alam Liar dan Mitos yang Melekat
Alas Purwo menawarkan ekosistem lengkap dari hutan hingga savana. Tiket masuknya untuk wisatawan domestik berkisar Rp5.000 (hari kerja) dan Rp7.500 (hari libur).
8. Bangsring Underwater: Snorkeling, Diving, dan Rumah Apung Hiu
Bangsring Underwater di Desa Bangsring, Wongsorejo, menawarkan snorkeling dan diving dengan terumbu karang cantik. Ikon utamanya adalah penangkaran hiu di rumah apung.
Tiket masuknya sekitar Rp5.000, sementara sewa alat snorkeling/diving dikenakan biaya tambahan.
Dengan pilihan lengkap dari pegunungan hingga laut, Banyuwangi jadi destinasi yang fleksibel untuk liburan singkat maupun panjang. Tinggal sesuaikan minat dan stamina, karena beberapa lokasi butuh perjalanan ekstra demi panorama yang sepadan.
Editor : Natasha Eka Safrina