Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kembali ke Alam Bogor Lagi Naik

Natasha Eka Safrina • Jumat, 30 Januari 2026 | 13:45 WIB

Kembali ke Alam Bogor, kafe 24 jam di Cisarua Puncak dengan glamping pinggir sungai, live music tiap malam, suasana syahdu!
Kembali ke Alam Bogor, kafe 24 jam di Cisarua Puncak dengan glamping pinggir sungai, live music tiap malam, suasana syahdu!

JAKARTA - Buat kamu yang sedang cari tempat nongkrong bernuansa alam di kawasan Puncak, Bogor, ada satu spot yang belakangan ramai dibahas karena konsepnya unik dan jam operasionalnya bikin kaget. Namanya Kembali ke Alam Bogor, sebuah resto sekaligus coffee shop yang juga menyediakan area glamping dan penginapan. Menariknya, tempat ini disebut buka 24 jam, jadi pengunjung bisa datang kapan pun tanpa takut keburu tutup.

Berdasarkan ulasan dalam video, Kembali ke Alam Bogor berlokasi di Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Lokasinya sudah terdeteksi jelas di Google Maps, cukup ketik “Kembali ke Alam” dan navigasi akan mengarahkan langsung ke tempatnya. Posisi kafe juga disebut tidak jauh dari jalan utama Cisarua, sehingga relatif mudah ditemukan meski masuk sedikit ke jalur kampung.

Pengunjung dalam video berangkat pada Jumat sore sekitar pukul 15.30. Kondisi jalan sebagian besar lancar, namun ada beberapa titik yang macet karena suasana menjelang akhir pekan. Setelah melewati Rumah Sakit Paru dan pintu masuk Taman Safari Cisarua yang ikonik dengan patung-patung, lokasi sudah tidak terlalu jauh.

Baca Juga: Wisata Gunung Kelud Kediri Makin Nyaman! Naik Ojek Rp50 Ribu, Jalur Cor Baru, Spot Foto Kawah dan Tebing Bikin Takjub

Akses Jalan Masuk: Aspal Bagus, Tapi Malam Hari Minim Penerangan

Untuk menuju lokasi, pengunjung diarahkan masuk melalui gapura di dekat area yang disebut “ayam gebuk Moko”. Setelah itu akan bertemu pertigaan, dan disarankan mengambil jalur kiri, bukan kanan. Jalannya memang masuk area kampung, tetapi permukaan sudah beraspal dan beberapa bagian dicor, sehingga tidak perlu khawatir soal jalan rusak.

Meski begitu, ada sedikit tanjakan di awal. Setelahnya jalur cenderung datar hingga lokasi. Namun, pengunjung mengingatkan bahwa jalan menuju tempat ini tergolong sepi dan pada malam hari terasa agak menyeramkan karena penerangan minim. Dalam video juga diperlihatkan suasana pulang malam, di mana beberapa tikungan harus dilewati ekstra hati-hati karena lampu jalan tidak banyak.

Parkir Murah dan Ada “The Wooden Cafe” di Depan

Begitu sampai, tersedia area parkir dengan tarif flat. Untuk mobil dikenakan Rp10.000, sedangkan motor Rp5.000. Di bagian depan juga ada kafe kecil bernama The Wooden Cafe, namun itu bukan tujuan utama. Area utama berada lebih dalam, yakni kawasan Kembali ke Alam.

Selain area kafe, di jalur masuk sisi kanan juga ada kamar sewa tipe Cendana. Harga menginapnya ditampilkan dalam video, sementara informasi lebih lengkap terkait tipe dan paket kamar bisa dicek melalui kontak WhatsApp bisnis yang dibagikan pemilik video di deskripsi.

Baca Juga: 10 Wisata Gunung di Cina Paling Spektakuler: Ada Lift Tertinggi 326 Meter, Skywalk Kaca, hingga Bandara di Puncak Gunung!

Pilihan Tempat Duduk Atas dan Bawah, Suasana Alamnya Kerasa

Di area kafe, pengunjung bisa memilih duduk di bagian atas atau bawah. Bagian atas memiliki spot duduk yang lebih aman dari cuaca. Sementara bagian bawah menawarkan suasana lebih “menyatu” dengan alam, namun ada risikonya: jika hujan turun, pengunjung bisa kehujanan karena area ini tidak beratap dan hanya dinaungi pepohonan.

Konsep tempat ini memang dibuat alami. Di samping kafe terdapat aliran sungai. Debit airnya disebut tidak terlalu deras dan cenderung surut, tetapi justru membuat suasana terasa lebih aman untuk anak-anak bermain air. Meski begitu, orang tua tetap diminta mengawasi karena area sungai tetap berisiko.

Di sisi sungai juga ada bangunan warna-warni yang dulunya disewakan, namun sekarang digunakan sebagai mess karyawan. Jika masuk lebih dalam lagi, tersedia lebih banyak kamar yang bisa disewa dengan harga bervariasi tergantung tipe dan paket.

Baca Juga: Desa Adat Gelar Alam Kasepuhan Cipta Gelar di Kaki Gunung Halimun: Semua Tamu Disuguhi Makan Gratis, Cadangan Padi Disebut Tahan 95 Tahun!

Menu yang Dicoba: Nasi Goreng, Indonesian Platter, hingga Matcha Creamy

Untuk menu, pengunjung memesan beberapa item seperti matcha, Indonesian platter, dan nasi goreng. Menurut review di video, nasi goreng rasanya tergolong biasa. Indonesian platter disebut berupa gorengan dengan rasa standar. Namun untuk minuman matcha, pengunjung menilai rasanya cukup enak karena creamy dan lebih “berasa”.

Selain menu yang disebutkan, video juga menampilkan daftar menu lainnya lengkap dengan variasi dan kisaran harga yang bisa dipilih pengunjung sesuai selera.

Suasana Makin Syahdu Saat Malam, Ada Live Music Setiap Hari

Salah satu daya tarik yang membuat Kembali ke Alam Bogor ramai didatangi adalah atmosfer malamnya. Saat malam, suasana disebut makin syahdu, apalagi ditambah lampu-lampu dan udara Puncak yang dingin.

Yang paling menarik, tempat ini menghadirkan live music setiap malam setelah jam 19.00. Jadwalnya:

Dengan konsep kafe 24 jam, pemandangan pepohonan, akses ke sungai, hingga pilihan glamping dan penginapan, Kembali ke Alam Bogor cocok untuk kamu yang ingin nongkrong santai, healing tipis-tipis, atau sekadar cari suasana baru di kawasan Cisarua.

Baca Juga: 8 Pantai Terindah di Kota Padang untuk Sunset Paling Cantik: Ada Pantai Air Manis Malin Kundang sampai Pulau Pasumpahan Bak Surga!

Editor : Natasha Eka Safrina
#glamping bogor #kembali ke alam #cafe 24 jam di Bogor #Cisarua bogor