Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Air Terjun Tumpak Sewu Lagi Jadi Incaran! Tiket Masuk Rp10 Ribu, Tinggi 120 Meter, Jalur Turun Ekstrem Wajib Siap Fisik

Natasha Eka Safrina • Jumat, 30 Januari 2026 | 17:30 WIB

Air Terjun Tumpak Sewu jadi favorit wisata Jatim! Tiket Rp10 ribu, spot panorama, jalur turun ekstrem, dan tips aman ke bawah.
Air Terjun Tumpak Sewu jadi favorit wisata Jatim! Tiket Rp10 ribu, spot panorama, jalur turun ekstrem, dan tips aman ke bawah.

JAKARTA - Air Terjun Tumpak Sewu kembali mencuri perhatian wisatawan yang mencari destinasi alam spektakuler di Jawa Timur. Air terjun yang juga dikenal dengan nama Coban Sewu ini disebut sebagai salah satu wisata unggulan karena bentuknya yang unik: aliran air melebar seperti tirai raksasa, jatuh dari tebing tinggi dengan latar hutan hijau yang masih asri.

Dalam video terbaru dari kanal Sonya Update, penonton diajak menyusuri perjalanan menuju Air Terjun Tumpak Sewu yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Lokasinya berada di dalam lembah curam memanjang dengan elevasi sekitar 500 meter di atas permukaan laut, sehingga menawarkan pemandangan dramatis dari atas maupun dari bawah.

Tak hanya menyuguhkan panorama air terjun, kawasan wisata ini juga dikenal memiliki beberapa spot lain yang sering diburu wisatawan, mulai dari Tebing Nirwana, Telaga Biru, hingga Gua Tetes. Namun, daya tarik utama tetap berada pada pesona Air Terjun Tumpak Sewu yang disebut memiliki ketinggian sekitar 120 meter.

Baca Juga: Wisata Gunung Kelud Kediri Makin Nyaman! Naik Ojek Rp50 Ribu, Jalur Cor Baru, Spot Foto Kawah dan Tebing Bikin Takjub

Fakta Air Terjun Tumpak Sewu: Tinggi 120 Meter, Bersumber dari Sungai Gledik

Air Terjun Tumpak Sewu terbentuk dari aliran Sungai Gledik yang berhulu di Gunung Semeru. Itulah sebabnya debit air di kawasan ini bisa terlihat deras, terutama saat musim hujan atau setelah aliran sungai meningkat.

Dari kejauhan, air yang jatuh dari tebing tampak melebar dan rapat, membentuk pola seperti “tirai” yang menjadi ciri khas Tumpak Sewu. Pemandangan ini makin memukau karena di sekelilingnya terdapat vegetasi hijau yang membuat suasana terasa sejuk dan alami.

Rute Menuju Lokasi: Bisa via Malang atau Lumajang

Untuk menuju kawasan wisata, pengunjung bisa memilih dua jalur utama, yaitu via Malang atau via Lumajang. Dalam perjalanan yang dibagikan Sonya, ia memilih pintu masuk Lumajang.

Dari jalan raya menuju area parkir, jaraknya sekitar 200 meter. Akses jalannya disebut cukup ramah karena bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Area parkirnya juga terbilang luas, meski saat Sonya datang terlalu pagi, kondisi masih sepi dan loket belum dibuka.

Untuk tarif parkir, kendaraan roda dua dikenakan Rp5.000 dan roda empat Rp10.000. Sementara tiket masuk kawasan wisata dipatok Rp10.000 per orang. Jam operasionalnya buka setiap hari, mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

Baca Juga: 10 Wisata Gunung di Cina Paling Spektakuler: Ada Lift Tertinggi 326 Meter, Skywalk Kaca, hingga Bandara di Puncak Gunung!

Spot Panorama Tumpak Sewu: Cocok Buat yang Tak Mau Turun Jurang

Bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan tanpa harus menguras tenaga, Spot Panorama Tumpak Sewu bisa jadi pilihan paling aman dan nyaman.

Dari loket menuju spot panorama, jaraknya sekitar 400 meter dengan waktu tempuh 10–15 menit berjalan kaki. Jalurnya cukup mudah dilalui dan melewati area perkebunan warga. Di dekat spot panorama juga tersedia warung-warung kecil, sehingga pengunjung bisa beristirahat sambil menikmati pemandangan.

Sesampainya di titik panorama, pengunjung akan melihat Air Terjun Tumpak Sewu dari ketinggian. Aliran air tampak melebar dari tebing, dengan pemandangan hutan hijau yang membuat suasana terasa segar.

Jalur Turun ke Bawah Tumpak Sewu: Ekstrem, Licin, dan Butuh Waktu 1–1,5 Jam

Namun bagi yang ingin merasakan sensasi lebih dekat, wisatawan bisa turun menuju dasar air terjun. Sonya mengingatkan, jalur turun ini cukup ekstrem dan perlu kehati-hatian ekstra.

Kondisi jalan disebut licin dan curam di beberapa titik. Jika kurang waspada, risiko terpeleset cukup besar. Karena itu, ia menyarankan pengunjung menyiapkan fisik dengan baik dan memperhatikan alas kaki.

Jalur yang dilewati berupa tanah liat yang licin, ditambah beberapa bagian yang mengharuskan pengunjung menuruni tebing serta melewati aliran sungai yang cukup deras. Sonya merekomendasikan penggunaan sandal gunung atau sepatu tracking agar lebih aman.

Waktu tempuh menuju bawah air terjun sekitar 1 hingga 1,5 jam, tergantung kondisi fisik masing-masing.

Baca Juga: Desa Adat Gelar Alam Kasepuhan Cipta Gelar di Kaki Gunung Halimun: Semua Tamu Disuguhi Makan Gratis, Cadangan Padi Disebut Tahan 95 Tahun!

Saran Aman: Pakai Guide Sekalian Jelajah Telaga Biru dan Gua Tetes

Agar lebih aman, pengunjung juga disarankan menggunakan jasa guide. Selain membantu keamanan perjalanan, guide biasanya juga mengajak wisatawan mengunjungi spot lain seperti Tebing Nirwana, Telaga Biru, dan Gua Tetes.

Biaya guide yang disebutkan dalam video sekitar Rp200.000. Menurut Sonya, harga tersebut masih tergolong terjangkau jika dibandingkan dengan risiko jalur ekstrem dan pengalaman wisata yang didapat.

Setelah melewati perjalanan yang melelahkan, Sonya akhirnya sampai di bawah Air Terjun Tumpak Sewu. Rasa capek disebut tetap ada, namun langsung terbayar saat melihat langsung keindahan air terjun dari jarak dekat.

Bagi wisatawan pencinta alam, Air Terjun Tumpak Sewu bisa menjadi destinasi wajib saat berkunjung ke Jawa Timur. Namun, pastikan tetap mengutamakan keselamatan, terutama jika memilih jalur turun ke dasar air terjun.

Editor : Natasha Eka Safrina
#wisata lumajang #Air Terjun Tumpak Sewu #Wisata Jawa Timur