LUMAJANG - Air Terjun Tumpak Sewu kembali jadi magnet wisatawan, termasuk turis asing, berkat akses yang makin mudah dan fasilitas yang terus dibenahi. Destinasi alam ikonik di perbatasan Lumajang dan Malang ini dikenal punya panorama “tirai air” yang megah, membuat banyak orang rela menempuh perjalanan jauh demi melihat langsung keindahannya.
Dalam video terbaru yang diunggah kreator lokal, penonton diajak menyusuri rute menuju Air Terjun Tumpak Sewu via Lumajang. Lokasi wisata ini berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Meski berada di wilayah Lumajang, air terjun ini memang berada di garis perbatasan dengan Kabupaten Malang dan memiliki dua pintu masuk.
Pintu masuk sisi barat dikenal sebagai Coban Sewu yang berada di wilayah Sidogo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Sementara akses dari Lumajang dinilai lebih ramah untuk wisatawan yang ingin jalur tidak terlalu rumit, terutama bagi yang membawa kendaraan.
Akses via Lumajang: Jalan Beton, Mobil Bisa Masuk
Perjalanan menuju lokasi air terjun lewat jalur Lumajang disebut tidak terlalu sulit. Setelah menemukan gapura berwarna hijau, pengunjung diminta belok kanan dari arah Malang. Jalannya masuk area perkampungan, namun kondisi akses sudah bagus karena dibeton.
Kabar baiknya, jalur ini juga memungkinkan mobil masuk hingga area parkir. Dalam video, terlihat lokasi parkir mobil cukup luas dan memadai. Bahkan, jalan masuk terbaru juga sudah diaspal, sehingga semakin nyaman untuk wisatawan yang datang bersama keluarga.
Bagi pengunjung yang membawa mobil namun ingin lebih praktis, tersedia opsi naik ojek dari titik parkir melewati jalan baru tersebut.
Harga Tiket dan Parkir Terbaru: Tiket Rp20.000 per Orang
Dalam video yang direkam pada Selasa, 24 Juni 2025, disebutkan ada pembaruan informasi tarif di kawasan wisata ini. Untuk parkir kendaraan, tarifnya Rp10.000. Sementara tiket masuk Air Terjun Tumpak Sewu dikenakan Rp20.000 per orang.
Lokasi parkir terbaru juga disebut lebih dekat dengan area air terjun. Pengunjung bahkan bisa membawa motor sampai titik turunan tertentu yang aksesnya sudah diperbaiki.
Setelah menempuh perjalanan sekitar dua jam, sang kreator akhirnya tiba di kawasan wisata dan menyebut perjalanan tersebut “tidak sia-sia” karena panorama yang ditawarkan benar-benar memanjakan mata.
Panorama Tumpak Sewu Kini Lebih Dekat dari Parkiran
Salah satu sorotan utama dalam video adalah akses terbaru menuju Panorama Tumpak Sewu. Jarak dari parkiran menuju panorama disebut hanya sekitar 1–2 menit. Jalurnya juga sudah dipeton dan dinilai aman untuk dilalui wisatawan.
Di lokasi panorama, suasana terlihat cukup ramai meski di hari kerja. Bahkan, sang kreator menyebut banyak wisatawan asing yang datang, menandakan popularitas Air Terjun Tumpak Sewu semakin mendunia.
Keramaian di hari Selasa saja sudah terasa padat. Sang kreator bahkan membayangkan bagaimana kondisi pengunjung saat akhir pekan, terutama Sabtu dan Minggu, yang biasanya lebih membludak.
Jalur Turun ke Dasar Air Terjun: Tangga Curam, Estimasi 15–20 Menit
Dari panorama menuju dasar air terjun, wisatawan harus menuruni anak tangga yang cukup curam. Meski begitu, jalur ini disebut sebagai jalur “terbagus” karena tidak terlalu ekstrem dibanding rute lain.
Untuk keamanan, beberapa titik jalur sudah dilengkapi besi pegangan yang kuat. Namun karena jalannya sempit, pengunjung yang turun dan naik harus bergantian. Kondisi ini membuat wisatawan perlu ekstra sabar, apalagi saat ramai.
Estimasi waktu tempuh dari panorama menuju air terjun sekitar 15–20 menit. Meski relatif singkat, jalurnya tetap menantang dan berpotensi basah, terutama di area yang lembap.
Sang kreator memberi saran sederhana namun penting: gunakan sandal agar lebih nyaman dan tidak membuat sepatu basah. Apalagi beberapa titik jalur masih terasa licin meski sudah ada perbaikan dan betonisasi.
Ada Rest Area, Warung, dan Toilet di Tengah Jalur
Di tengah perjalanan, pengunjung akan menemukan rest area yang cukup membantu untuk memulihkan tenaga. Di area ini juga tersedia warung-warung kecil dan fasilitas toilet.
Wisatawan yang kelelahan bisa berhenti sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju dasar air terjun. Keberadaan fasilitas ini menjadi nilai tambah, terutama untuk pengunjung yang datang bersama keluarga.
Sampai di Dasar Tumpak Sewu: Keindahan yang Bikin Takjub
Setelah melewati jalur menurun, sang kreator akhirnya tiba di dasar air terjun dan menyebut pemandangannya “sangat indah”. Dari bawah, pengunjung bisa melihat megahnya aliran air yang jatuh dari tebing tinggi, menciptakan suasana yang terasa seperti berada di lokasi keajaiban alam.
Di area dasar, terlihat juga akses tangga dari jalur Malang (Coban Sewu). Perjalanan dilanjutkan dengan menyeberangi jembatan menuju titik lebih dekat dengan air terjun, menambah sensasi petualangan.
Bagi pencinta wisata alam, Air Terjun Tumpak Sewu bukan hanya soal foto indah, tapi juga pengalaman menyusuri jalur menantang yang berakhir pada panorama luar biasa.
Editor : Natasha Eka Safrina