Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Gedung Sate Bandung: Sejarah, Harga Tiket Museum, dan Daya Tarik Ikon Jawa Barat

Dara Shauqy Hadiwijaya • Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:00 WIB

Gedung Sate sebagai ikon bersejarah Kota Bandung
Gedung Sate sebagai ikon bersejarah Kota Bandung

BANDUNG - Gedung Sate merupakan bangunan bersejarah yang menjadi ikon utama Kota Bandung sekaligus berfungsi sebagai Kantor Gubernur Jawa Barat. Pembangunannya dimulai pada tahun 1920 dan hingga kini tetap menjadi simbol pemerintahan serta destinasi wisata sejarah favorit di Bandung.

Sejarah dan Arsitektur Gedung Sate

Gedung Sate dirancang oleh arsitek Belanda, Ir. J. Gerber, dengan gaya arsitektur yang memadukan unsur Moor, Oriental, dan Renaisans. Ciri paling ikonik dari bangunan ini adalah ornamen berbentuk tusuk sate di puncak menara sentralnya. Enam bulatan pada ornamen tersebut melambangkan biaya pembangunan gedung yang mencapai 6 juta Gulden.
Pada awalnya, Gedung Sate memiliki nama Gouvernement Bedrijven dan difungsikan sebagai pusat administrasi pemerintahan Hindia Belanda. Namun, masyarakat lebih akrab menyebutnya Gedung Sate karena bentuk hiasan atapnya yang unik dan mudah dikenali.

Lokasi dan Akses Kunjungan

Gedung Sate beralamat di Jalan Diponegoro No. 22, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. Wisatawan dapat mengakses area halaman depan secara gratis untuk berfoto dengan latar bangunan bersejarah ini. Sementara itu, akses ke dalam museum memerlukan tiket masuk.

 

Baca Juga: Wisata Bandung Terbaik dan Hit : 16 Rekomendasi Tempat Liburan dari Dusun Bambu hingga Kiara Artha Park, Cocok untuk Keluarga

 

Jam Buka dan Harga Tiket Museum Gedung Sate

Museum Gedung Sate buka untuk umum setiap Selasa hingga Minggu mulai pukul 09.30 hingga 16.00 WIB. Museum tutup pada hari Senin dan libur nasional. Harga tiket masuk Museum Gedung Sate tergolong terjangkau, yakni Rp5.000 per orang.

Fasilitas Museum dan Teknologi Interaktif

Museum Gedung Sate menawarkan pengalaman wisata edukatif dengan konsep modern. Di dalamnya terdapat teknologi Augmented Reality, video mapping 3D, bioskop mini, serta taman yang luas. Fasilitas ini memberikan gambaran sejarah Jawa Barat dan proses pembangunan Gedung Sate dengan cara yang lebih interaktif dan menarik.

Pembaruan Tampilan Gedung Sate

Pada akhir tahun 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan pembaruan pada area gerbang utama Gedung Sate. Renovasi ini bertujuan menyegarkan tampilan ikon sejarah Bandung tanpa menghilangkan nilai arsitektur aslinya.

 

Baca Juga: 15 Wisata Pangalengan Bandung yang Lagi Hits 2025, Dari Situ Cileunca hingga Sunrise Point Cukul, Surganya Alam Sejuk dan Spot Instagramable

 

Rekomendasi Wisata di Sekitar Gedung Sate

Letaknya yang berada di pusat kota membuat Gedung Sate dikelilingi berbagai destinasi menarik. Museum Geologi yang berada tepat di seberang timur Gedung Sate menjadi pilihan wisata edukasi dengan koleksi fosil dan sejarah bumi. Di bagian depan gedung, Lapangan Gasibu sering dimanfaatkan sebagai ruang publik untuk olahraga dan festival budaya. Selain itu, kawasan Jalan Diponegoro juga dikenal sebagai destinasi wisata kuliner dengan beragam pilihan makanan khas Bandung.

Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya
#Wisata #wisata bandung #Rekomendasi Wisata Bandung