Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

3 Pantai Cantik di Gunung Kidul Jogja yang Bisa Dikunjungi Sekali Jalan, Cuma Bayar Rp8.000 Bisa Explore Ngerenehan–Ngobaran–Nguyahan!

Natasha Eka Safrina • Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:00 WIB

3 pantai cantik di Gunung Kidul Jogja: Ngerenehan, Ngobaran, Nguyahan. Tiket Rp8.000, view estetik, seafood segar!
3 pantai cantik di Gunung Kidul Jogja: Ngerenehan, Ngobaran, Nguyahan. Tiket Rp8.000, view estetik, seafood segar!

GUNUNGKIDUL - 3 pantai cantik di Gunung Kidul Jogja kembali jadi buruan wisatawan yang ingin liburan hemat tapi tetap dapat pemandangan kelas premium. Dalam satu kali perjalanan, wisatawan bisa sekaligus mengunjungi Pantai Ngerenehan, Pantai Ngobaran, dan Pantai Nguyahan yang lokasinya saling berdekatan. Menariknya, cukup membayar tiket retribusi Rp8.000 per orang, pengunjung sudah bisa menikmati beberapa pantai dalam satu kawasan.

Rekomendasi 3 pantai cantik di Gunung Kidul Jogja ini dibagikan oleh kreator konten Friska Yeni. Ia menyebut, tiga pantai tersebut bisa dikunjungi dalam waktu satu hari karena jaraknya tidak terlalu jauh. Selain terkenal dengan pasir putih dan air laut biru jernih khas pesisir selatan, kawasan ini juga menawarkan kuliner seafood segar yang jadi incaran wisatawan lokal hingga mancanegara.

Tak heran, 3 pantai cantik di Gunung Kidul Jogja ini cocok jadi alternatif healing, liburan keluarga, maupun liburan sekolah. Mulai dari pantai nelayan yang dikenal sebagai “surga seafood”, pantai dengan nuansa Bali di tepi laut, hingga pantai landai yang ramah untuk anak-anak bermain air.

Baca Juga: Wisata Pantai Watu Ulo Jember Makin Ramai Saat Weekend! Tiket Cuma Rp10 Ribu, Ada Muara Dangkal Buat Anak Main Air tapi Ombaknya Ternyata Berbahaya

1. Pantai Ngerenehan, Surga Seafood dan Aktivitas Nelayan

Pantai pertama yang direkomendasikan adalah Pantai Ngerenehan. Lokasinya berada di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Pantai ini masih satu kawasan dengan Pantai Ngobaran dan Pantai Nguyahan.

Untuk tiket retribusi, pengunjung cukup membayar Rp8.000 per orang (dihitung dewasa). Menariknya, tiket tersebut berlaku untuk beberapa pantai dalam kawasan yang sama, sehingga wisata terasa lebih hemat.

Pantai Ngerenehan dikenal sebagai pantai nelayan. Wisatawan bisa melihat aktivitas nelayan setelah melaut, deretan perahu, hingga tempat pelelangan ikan dan pasar ikan. Di area pasar, pengunjung bisa membeli berbagai seafood segar dan meminta untuk dimasakkan langsung sesuai selera.

Menu olahan hasil laut di sini beragam, mulai dari ikan bakar, ikan goreng, udang tepung, cumi, saus padang, hingga asam manis. Menurut Friska, rasa masakannya cocok di lidah dan pas untuk wisata kuliner keluarga.

Baca Juga: Wisata Pantai Jember Lagi Naik Daun! Pantai Payangan hingga Papuma Punya Spot 4 Pantai Sekaligus, Ini Daftar Lokasi yang Wajib Masuk Bucket List

Akses jalan menuju Pantai Ngerenehan disebut sudah bagus dan beraspal, meski ada beberapa titik sempit. Untuk rombongan besar menggunakan bus medium maupun bus besar masih memungkinkan, namun disarankan memakai jasa pengawalan hingga lokasi parkir.

Dari area parkir, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 300 meter menuju pantai. Pantainya cukup bersih, airnya jernih, dan pemandangan menarik karena diapit dua tebing kapur. Pengunjung juga bisa naik perahu untuk keliling beberapa pantai dengan tarif sekitar Rp30.000 per orang, termasuk pelampung.

2. Pantai Ngobaran, “Bali of Java” dengan Pura di Tepi Laut

Pantai kedua adalah Pantai Ngobaran, yang sering disebut sebagai Bali of Java atau “Pura Uluwatu-nya Jogja”. Keunikan utama pantai ini adalah keberadaan pura di pinggir laut, yakni Pura Segara Wukir, dengan ornamen yang disebut mirip suasana Bali.

Dari Pantai Ngerenehan menuju Pantai Ngobaran, wisatawan tidak perlu membayar tiket retribusi lagi, cukup biaya parkir. Di kawasan ini, pengunjung juga banyak menjumpai persewaan kostum adat Bali dan Jawa, lengkap dengan pilihan make up.

Baca Juga: Wisata Pantai Malang Selatan 3 in 1: Sekali Bayar Rp15 Ribu Bisa Masuk Pantai Ngentup, Banyu Meneng, dan Selok

Harga sewanya tergolong terjangkau, mulai dari Rp20 ribuan untuk beberapa kostum, hingga make up mulai Rp100 ribuan. Karena itu, banyak wisatawan datang totalitas untuk foto-foto.

Pantai Ngobaran juga dikenal memiliki area tempat ibadah dari beberapa agama dan kepercayaan, mulai dari pura, joglo ritual kejawen, hingga masjid. Hal ini sering disebut sebagai simbol toleransi di kawasan tersebut. Pengunjung diimbau menjaga sikap jika ada kegiatan ibadah berlangsung.

Waktu terbaik berkunjung ke Pantai Ngobaran adalah pagi atau sore hari menjelang sunset. Jika datang siang, panasnya bisa terasa cukup ekstrem. Pantai ini punya pasir putih lembut, batu karang menjulang, dan ombak yang relatif lebih aman di beberapa titik karena ada karang pemecah gelombang. Namun pengunjung tetap diminta waspada, terutama saat membawa anak-anak.

Baca Juga: Wisata Pantai Malang Selatan Makin Ramai, Sekali Tiket Bisa Masuk Pantai Ngentup, Banyu Meneng, dan Selok

3. Pantai Nguyahan, Favorit Bocil dan Surganya Biota Laut

Pantai ketiga adalah Pantai Nguyahan, yang lokasinya persis di sebelah barat Pantai Ngobaran. Jaraknya dekat, bahkan bisa ditempuh sekitar 300 meter. Meski begitu, akses masuk-keluar pantai ini cukup sempit dan ada beberapa bagian jalan cor yang sedikit rusak, sehingga pengendara diminta ekstra hati-hati.

Pantai Nguyahan disebut ramah untuk keluarga karena ombaknya relatif lebih kecil dan tidak langsung terkena gelombang besar Samudera Hindia. Bibir pantainya landai, pasirnya putih halus, dan ada banyak area teduh untuk bersantai.

Pengunjung bisa menyewa tikar dan payung, dengan tarif sewa tikar sekitar Rp30.000 sepuasnya. Warung-warung makan juga tersedia, dan makanan bisa diantar ke tempat duduk wisatawan.

Keunikan lain Pantai Nguyahan adalah potensi melihat biota laut saat air surut. Biasanya sekitar pukul 14.00–15.00, air mulai surut sehingga wisatawan bisa mencari ikan kecil, kerang, hingga melihat warga lokal memanen rumput laut. Pantai ini juga bisa untuk camping dan mancing.

Baca Juga: Wisata Pantai Malang Selatan Makin Ramai, Sekali Tiket Bisa Masuk Pantai Ngentup, Banyu Meneng, dan Selok

Editor : Natasha Eka Safrina
#wisata gunung kidul #Pantai Ngerenehan #Pantai Nguyahan #Pantai Ngobaran #pantai Gunung Kidul