GUNUNGKIDUL - Nama Yogyakarta belakangan ramai diperbincangkan setelah muncul kabar yang menyebut Jogja mulai menggeser Bali sebagai destinasi wisata terfavorit di Indonesia. Klaim itu memang memantik perdebatan, tetapi satu hal yang sulit dibantah: arus wisatawan ke Jogja, terutama saat libur panjang dan akhir tahun, selalu memicu kemacetan di berbagai titik.
Fenomena itu salah satunya ditopang oleh perkembangan pariwisata yang semakin agresif. Jogja yang dulu identik sebagai kota pelajar, kini terus melahirkan destinasi baru dengan konsep yang beragam—mulai nuansa ala Bali hingga sentuhan ala Eropa. Menariknya, banyak tempat wisata tersebut tetap membawa elemen budaya lokal, seperti pagelaran seni dan pertunjukan tari.
Dari seluruh wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta, Gunung Kidul menjadi kabupaten yang paling sering mencuri perhatian. Selain terkenal dengan pantai-pantainya, kini banyak objek wisata baru bermunculan dan viral di media sosial. Tak heran, setiap hari libur, jalur menuju kawasan wisata Gunung Kidul nyaris selalu padat.
Dalam video terbaru, kanal Eler membagikan rekomendasi 8 wisata viral Gunung Kidul 2025 yang disebut menjadi magnet wisatawan dan bahkan sempat memicu kemacetan. Berikut daftarnya.
Piknic Land, Spot Foto Ikon Dunia di Ketinggian
Destinasi pertama adalah Piknic Land yang berlokasi di Jalan Ngoro-Ngoro Ombo, Ngandong, Patuk, Gunung Kidul. Tempat ini menawarkan replika ikon dunia berukuran besar yang bisa jadi latar foto dari berbagai sudut.
Jam operasionalnya setiap hari, dengan waktu buka berbeda tergantung hari. Untuk Senin–Kamis buka pukul 09.00–20.00, Jumat–Sabtu hingga 21.00, sedangkan Minggu buka lebih awal pukul 08.30. Tiket masuk bervariasi sesuai hari dan jam kunjungan, dan saat high season seperti Natal-Tahun Baru disebut bisa mencapai Rp50.000. Konsep food court warna-warni juga jadi daya tarik karena memberi kesan “serasa di luar negeri”.
On The Rock, Wisata Baru 2025 yang Disebut Mirip Bali
Berikutnya ada On The Rock, wisata yang baru opening pada 2025 di Banjarrejo, Gunung Kidul. Tempat ini viral karena menawarkan spot foto instagramable yang disebut menyerupai suasana wisata di Bali.
Harga tiket masuknya Rp50.000 untuk weekend dan Rp40.000 untuk weekdays, dengan jam operasional 09.00–22.00. Selain spot foto, On The Rock juga menghadirkan DJ Live Performance setiap sore hingga malam. Pengunjung bisa menikmati musik sambil melihat panorama pantai dari ketinggian, lengkap dengan fasilitas bar dan restoran indoor.
Obelix Sea View, Primadona yang Tak Pernah Sepi
Nama Obelix Sea View sudah populer sejak dibuka pada 2023, dan hingga akhir 2025 tetap menjadi primadona wisata Jogja. Lokasinya berada di area hutan Giri Cahyo, Purwosari, Gunung Kidul.
Obelix buka setiap hari, dengan jam berbeda untuk weekday dan weekend. Tiket masuk weekday Rp30.000, weekend Rp40.000, dan saat high season mulai Rp50.000. Daya tarik utamanya adalah pemandangan laut selatan dari ketinggian, spot foto estetik, hingga fasilitas infinity pool di area resto. Di sore hari, pengunjung juga bisa menikmati pertunjukan kesenian dan Dynamic Light Show pada malam hari.
Gesing Wonderland, Biang Lala di Tebing dengan View Pantai
Selanjutnya ada Gesing Wonderland yang berada di kawasan Pantai Gesing, Bolang, Panggang, Gunung Kidul. Tempat ini disebut unik karena menghadirkan wahana biang lala di tebing dengan latar Pantai Gesing.
Selain biang lala, tersedia wahana ontang-anting, spot foto warna-warni, hingga kolam renang. Tiket masuknya mulai Rp25.000, sementara tiket terusan bisa Rp50.000 untuk menikmati seluruh wahana.
Jungwok Blue Ocean, Nuansa Santorini yang Lagi Naik Daun
Jungwok Blue Ocean menjadi destinasi hits berikutnya. Lokasinya di Jalan Terminal Jungwok, Pendowo, Jepitu, Girisubo, Gunung Kidul. Konsepnya mengusung desain ala Santorini Yunani dengan dominasi warna biru-putih yang menyatu dengan panorama pantai.
Tiket masuknya Rp30.000 (Senin–Jumat) dan Rp35.000 (Sabtu–Minggu/libur nasional). Jam buka 09.00–21.00. Di dalamnya tersedia restoran semi outdoor, lounge dengan kolam renang, hingga fasilitas duduk santai. Tempat ini juga disebut terus berkembang karena menyediakan penginapan.
Heha Ocean View, Favorit Wisatawan dan Penyumbang Kemacetan
Nama Heha Ocean View sudah lama dikenal dan hingga kini masih jadi salah satu penyumbang kemacetan di kawasan Gunung Kidul. Beralamat di Bolang, Girikarto, Panggang, tempat ini menawarkan view laut selatan dari ketinggian, spot foto, serta panorama sunset.
Saat high season, tiket masuk disebut Rp40.000. Namun beberapa spot foto masih berbayar, mulai Rp15.000–Rp30.000 per spot. Jam operasionalnya 10.00–18.00 (Senin–Kamis) dan 09.00–19.00 (Sabtu–Minggu/libur nasional). Heha juga berkembang dengan fasilitas penginapan ber-view laut.
Puncak Segoro, View Tebing Laut Lepas yang Ikonik
Puncak Segoro berada tidak jauh dari Heha Ocean View, masih di kawasan Girikarto, Panggang. Daya tariknya adalah posisi di tepi tebing dengan pemandangan laut lepas yang terasa dekat dan dramatis.
Tiket masuknya mulai Rp50.000 hingga Rp75.000, sedangkan tiket terusan Rp105.000 dan sudah termasuk voucher makan/minum. Pengunjung dengan tiket tertentu juga bisa menikmati fasilitas gondola.
Drini Park, Pendatang Baru yang Ramah Keluarga
Terakhir ada Drini Park, wisata baru yang menawarkan view Pantai Drini sekaligus wahana permainan anak. Lokasinya disebut dekat jalur wisata utama Gunung Kidul dan membuat kawasan ini sering macet saat libur.
Tiket masuknya Rp20.000 (weekday) dan Rp25.000 (weekend/long weekend). Namun tiket tersebut belum termasuk semua wahana, sehingga pengunjung perlu membayar tambahan jika ingin mencoba permainan tertentu.
Dengan konsep wisata yang semakin beragam, tak heran jika Gunung Kidul menjadi salah satu motor utama pariwisata Jogja. Tinggal satu PR besar: pengelolaan arus wisata agar kemacetan tak terus jadi “bonus wajib” setiap musim liburan.
Editor : Natasha Eka Safrina