JAKARTA - Wisata Pantai Kota Bima kembali menjadi sorotan para pelancong yang mencari keindahan bahari khas Indonesia Timur. Berada di Nusa Tenggara Barat, Kota Bima dikenal dengan julukan kota tepi air karena memiliki garis pantai yang panjang serta deretan destinasi pantai dengan karakter unik dan alami.
Potensi wisata pantai di Bima tak hanya menawarkan panorama laut biru dan pasir putih, tetapi juga pengalaman langka yang sulit ditemukan di daerah lain. Dari pantai dengan atraksi lumba-lumba hingga fenomena pantai terbelah, wisata pantai Kota Bima terus menarik minat wisatawan lokal maupun luar daerah.
Berikut tujuh wisata pantai Kota Bima paling populer dan hits yang wajib masuk daftar kunjungan.
1. Pantai Lariti, Ikon Wisata Pantai Kota Bima
Pantai Lariti menjadi primadona utama wisata bahari Bima. Keunikan pantai ini terletak pada fenomena alam saat air laut surut, di mana hamparan pasir membelah laut dan menghubungkan pantai dengan sebuah pulau kecil di seberangnya. Momen ini kerap dimanfaatkan wisatawan untuk berfoto, berjalan di tengah laut, hingga menikmati sunrise dan sunset yang memesona.
2. Pantai Lawata, Legendaris dan Ramah Keluarga
Pantai Lawata merupakan salah satu pantai tertua dan paling dikenal di Bima. Berlokasi sekitar lima kilometer dari pusat kota, pantai ini telah menjadi destinasi wisata sejak puluhan tahun lalu. Garis pantainya yang panjang dengan latar perbukitan membuat suasana semakin sejuk. Fasilitas yang tersedia pun cukup lengkap, mulai dari kolam renang, wahana anak, hingga deretan warung kuliner.
3. Pantai Pink, Pasir Merah Muda yang Langka
Pantai Pink di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, menawarkan pemandangan unik berupa pasir berwarna merah muda. Warna ini berasal dari campuran pecahan karang dan biota laut. Air lautnya tenang dan jernih, memungkinkan wisatawan melihat ikan kecil di sekitar karang. Meski akses menuju Pantai Pink cukup menantang karena harus menggunakan perahu dari Pelabuhan Sape, keindahannya dianggap sepadan dengan usaha yang dikeluarkan.
4. Pantai Tanjung Meriam, Surga Batu Heksagonal
Pantai Tanjung Meriam dikenal dengan tumpukan bebatuan berbentuk heksagonal di sepanjang bibir pantai. Formasi batuan ini kerap memancing rasa penasaran wisatawan, apakah terbentuk secara alami atau buatan manusia. Selain menjadi spot foto favorit, pantai ini juga cocok untuk snorkeling berkat air lautnya yang sangat jernih.
5. Pantai Pulau Kelapa, Eksotis dan Tenang
Meski namanya Pulau Kelapa, pantai ini hanya memiliki satu pohon kelapa yang tumbuh di tepi pantai. Keindahannya justru terletak pada hamparan pasir putih, bukit karang, dan laut biru jernih. Pantai Pulau Kelapa juga dikenal sebagai lokasi snorkeling dan diving. Untuk mencapainya, wisatawan harus menyeberang menggunakan perahu dari sekitar Pelabuhan Sape.
6. Pantai Kolo, Gerbang Teluk Bima
Pantai Kolo memiliki akses yang cukup mudah dari pusat Kota Bima. Lokasinya yang berdekatan dengan Benteng Asakota menjadikannya pintu masuk Teluk Bima. Pantai ini menawarkan pasir putih lembut, laut jernih, serta pemandangan bawah laut yang masih alami. Selain wisata, Pantai Kolo juga berfungsi sebagai pelabuhan alternatif bagi masyarakat sekitar.
7. Pantai Wane, Atraksi Lumba-Lumba yang Memikat
Pantai Wane menghadirkan pengalaman berbeda melalui kemunculan lumba-lumba yang kerap terlihat di perairannya. Deburan ombak yang cukup besar berpadu dengan pasir pantai yang masih alami. Keberadaan lumba-lumba ini kini menjadi daya tarik utama, bahkan dimanfaatkan sebagai wisata bahari berbasis alam dengan dukungan fasilitas yang mulai dikembangkan pemerintah setempat.
Dengan ragam karakter pantai yang dimiliki, wisata pantai Kota Bima menawarkan pengalaman liburan lengkap, mulai dari petualangan, relaksasi, hingga eksplorasi alam. Keindahan yang masih terjaga menjadikan kawasan ini sebagai salah satu destinasi bahari unggulan di Nusa Tenggara Barat.