SURABAYA - Surabaya kembali punya destinasi wisata baru yang langsung mencuri perhatian warganet. Kali ini, yang sedang ramai dibahas adalah Taman Bhineka Surabaya, tempat wisata bernuansa budaya yang disebut-sebut mirip Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta. Alasannya jelas: di dalam kawasan ini, pengunjung bisa melihat deretan rumah adat dari berbagai daerah di Indonesia dalam satu area.
Dalam video yang beredar di media sosial, Taman Bhineka Surabaya disebut cocok untuk banyak aktivitas sekaligus. Mulai dari healing tipis-tipis, foto-foto estetik, bikin konten TikTok, sampai wisata edukasi untuk anak-anak, remaja, hingga rombongan sekolah. Tak hanya menonjolkan budaya, taman ini juga menghadirkan miniatur rumah ibadah dari berbagai agama dan kepercayaan yang ada di Indonesia.
Buat yang penasaran, Taman Bhineka Surabaya berada di kawasan Keputih, Surabaya Timur. Lokasinya masuk dalam area Yayasan Pondok Kasih (YPK), sebuah lembaga sosial yang dikenal aktif membantu masyarakat kurang mampu melalui layanan tempat tinggal, pendidikan, kesehatan, serta pembinaan spiritual.
Lokasi Taman Bhineka Surabaya dan Rute Transportasi Umum
Bagi pengunjung yang datang menggunakan kendaraan pribadi, tersedia area parkir di depan taman. Aksesnya cukup mudah, tinggal belok kiri setelah masuk gerbang kawasan, lalu mengikuti jalan menuju lokasi.
Sementara untuk pengunjung yang mengandalkan transportasi umum, pemberhentian terdekat adalah Terminal Keputih. Dalam video tersebut dijelaskan, saat ini feeder Wira-Wiri FD10 menjadi salah satu rute yang bisa mengarah ke area tersebut.
Jika berangkat dari Terminal Bratang, penumpang bisa naik Wira-Wiri FD11 terlebih dahulu, lalu transit ke FD10 di halte tertentu. Dari Terminal Joyoboyo, pengunjung bisa menuju Bratang Baru dulu, kemudian melanjutkan rute yang sama. Sedangkan dari Terminal Purabaya, bisa menggunakan Suraboyo Bus rute R4 turun di Bratang, lalu menyambung perjalanan.
Namun perlu dicatat, dari Terminal Keputih menuju lokasi masih harus berjalan kaki sekitar 900 meter. Kalau tidak ingin jalan jauh, opsi paling praktis adalah memesan ojek online.
HTM Taman Bhineka Surabaya: Gratis Saat Soft Opening
Salah satu alasan tempat ini cepat viral adalah karena harga tiket masuknya. Selama masa soft opening, HTM Taman Bhineka Surabaya masih gratis. Bahkan, pengunjung juga disebut mendapat voucher diskon Rp10.000 untuk jajan di Cafe Nusantara yang ada di dalam kawasan.
Meski begitu, pengelola menyebutkan jika seluruh fasilitas sudah rampung, tiket masuk diperkirakan akan berada di kisaran Rp15.000 hingga Rp20.000. Harga ini dinilai masih ramah di kantong, terutama untuk wisata keluarga maupun pelajar.
Deretan Rumah Adat Se-Indonesia Jadi Daya Tarik Utama
Begitu memasuki area taman, pengunjung akan langsung disambut rumah adat yang berada di bagian depan. Salah satunya adalah rumah adat Walengko dari suku Minahasa, Sulawesi Utara. Rumah ini berbentuk panggung dengan banyak tiang penyangga serta dua tangga di bagian depan yang arahnya berlawanan.
Konsep “mini Indonesia” terasa kuat karena taman ini menghadirkan ragam budaya dari Sabang sampai Merauke dalam bentuk bangunan dan spot tematik. Pengunjung bisa berkeliling sambil menikmati suasana yang dibuat nyaman untuk wisata santai.
Selain itu, beberapa spot juga disiapkan untuk aktivitas foto-foto. Salah satu yang disebut jadi favorit adalah jembatan di area taman. Pengunjung diimbau tetap tertib karena spot ini kerap jadi lokasi antre untuk selfie.
Baca Juga: Elina Svitolina Lolos Semifinal Australian Open, Kini Tampil Dominan dan Siap Hadapi Aryna Sabalenka
Miniatur Rumah Ibadah dan Potensi Wisata Edukasi
Tak hanya rumah adat, di salah satu sisi taman terdapat deretan miniatur rumah ibadah dari berbagai agama dan kepercayaan di Indonesia. Spot ini dinilai menarik karena bisa menjadi sarana edukasi toleransi bagi anak-anak.
Namun, dalam video tersebut juga disorot satu catatan: miniatur rumah ibadah belum dilengkapi keterangan nama. Padahal, jika diberi label, area ini bisa menjadi konten edukasi yang lebih kuat, terutama untuk pengunjung keluarga yang membawa anak-anak.
Ada Amfiteater, Api Unggun, hingga Bisa Disewa untuk Acara
Di dalam kawasan, terdapat amfiteater yang digadang-gadang cocok untuk pertunjukan budaya. Bahkan disebutkan, bagian tengah amfiteater bisa digunakan untuk api unggun, sehingga suasananya bisa dibuat seperti camping estetik.
Menariknya lagi, Taman Bhineka juga disebut dapat disewa untuk berbagai kegiatan. Mulai dari outing sekolah, acara komunitas, hingga arisan ibu-ibu PKK.
Untuk fasilitas pendukung, tersedia toilet bagi pengunjung serta area outdoor di Cafe Nusantara untuk nongkrong santai.
Harga Makanan di Cafe Nusantara Masih Ramah Kantong
Buat pengunjung yang ingin kulineran, Cafe Nusantara menyediakan menu dengan harga yang masih aman untuk dompet. Dalam video, beberapa contoh harga yang disebut antara lain bakso sekitar Rp20.000-an, es teh lemon Rp15.000, dan es buah Rp18.000.
Dengan konsep wisata budaya, fasilitas yang terus berkembang, serta HTM gratis saat soft opening, Taman Bhineka Surabaya berpotensi menjadi salah satu destinasi favorit baru di Surabaya Timur.
Editor : Natasha Eka Safrina