TRENGGALEK NJENGGELEK - Kabupaten Magelang kembali menghadirkan destinasi wisata alam yang menarik perhatian wisatawan. Kali ini, tempat wisata Magelang yang tengah ramai diperbincangkan adalah Dusun Nampan, Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran. Kawasan ini dikenal dengan julukan Negeri Sayur Sukomakmur, sebuah desa wisata dengan panorama terasering yang berpadu langsung dengan megahnya Gunung Sumbing.
Perjalanan menuju tempat wisata Magelang ini membutuhkan waktu sekitar satu jam dari pusat Kota Magelang. Akses jalan yang berkelok-kelok justru menjadi daya tarik tersendiri karena pengunjung akan disuguhi pemandangan alam pegunungan yang luar biasa indah sejak awal perjalanan.
Sesampainya di area parkir, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju loket tiket dengan berjalan kaki atau menggunakan jasa ojek. Harga tiket masuk ke kawasan wisata ini terbilang terjangkau, yakni Rp8.000 per orang, sehingga ramah bagi semua kalangan.
Perjalanan Menyusuri Desa dan Ladang Warga
Dari pintu masuk, pengunjung harus menempuh jarak sekitar satu kilometer untuk menuju spot utama Terasering Sitigong. Sepanjang perjalanan, wisatawan akan melewati rumah-rumah warga dan hamparan ladang sayur milik penduduk setempat.
Tanaman bawang daun menjadi pemandangan yang paling dominan di kawasan ini. Dengan latar belakang Gunung Sumbing yang tampak jelas, suasana pedesaan terasa begitu asri dan menenangkan. Tak jarang, wisatawan dapat melihat langsung aktivitas warga yang sedang memanen hasil pertanian.
Pengelola menyarankan pengunjung datang pada pagi hari, idealnya sebelum pukul 08.00 WIB. Pasalnya, kabut biasanya mulai turun setelah pagi menjelang siang, sehingga pemandangan pegunungan bisa tertutup.
Terasering Sitigong, Spot Ikonik Negeri Sayur
Terasering Sitigong menjadi daya tarik utama Negeri Sayur Sukomakmur. Dari area ini, pengunjung dapat menikmati panorama ladang bertingkat dengan latar Gunung Sumbing serta Kota Wonosobo di kejauhan.
Tersedia beberapa spot foto favorit, termasuk gardu pandang dengan kapasitas terbatas. Salah satu spot tertinggi hanya dapat dinaiki maksimal enam orang, namun dari titik inilah panorama alam terlihat paling maksimal. Keindahan lanskap hijau yang berpadu dengan pegunungan membuat tempat ini kerap disebut sebagai “Majalengkanya Magelang”.
Wisata Alam Sekaligus Wisata Edukasi
Selain menikmati pemandangan, wisatawan juga dapat berinteraksi langsung dengan warga. Konsep desa wisata yang diusung Negeri Sayur Sukomakmur memungkinkan pengunjung belajar mengenai aktivitas pertanian, mulai dari menanam hingga panen sayuran.
Pengalaman ini memberikan nilai tambah karena wisata tidak hanya bersifat rekreasi, tetapi juga edukatif. Suasana pedesaan yang masih alami menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan.
Ngopi di Ketinggian dengan Panorama Gunung
Di kawasan wisata ini juga tersedia kafe sederhana yang berada di ketinggian. Setelah berkeliling dan berfoto, pengunjung bisa bersantai sambil ngopi atau sarapan dengan pemandangan alam terbuka.
Kendaraan roda dua bahkan bisa mencapai area atas, meski tiket tetap dibeli di area parkir bawah. Fasilitas ini memudahkan wisatawan yang ingin mengeksplorasi kawasan tanpa harus berjalan kaki terlalu jauh.
Destinasi Alternatif Saat ke Magelang dan Jogja
Dengan keindahan alam yang ditawarkan, Negeri Sayur Sukomakmur menjadi salah satu tempat wisata Magelang yang layak masuk daftar kunjungan. Lokasinya cocok dijadikan alternatif destinasi liburan saat berkunjung ke Magelang maupun Yogyakarta.
Panorama terasering, udara sejuk pegunungan, serta keramahan warga menjadikan Dusun Nampan sebagai destinasi wisata alam yang autentik. Tak heran jika kawasan ini mulai dikenal luas dan menjadi favorit wisatawan pencinta alam dan fotografi.
Editor : Axsha Zazhika