Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Wisata Magelang di Lereng Gunung Sumbing Ini Viral, Dari Silancur Highland hingga Nepal Van Java yang Disebut Mirip Swiss

Axsha Zazhika • Selasa, 3 Februari 2026 | 16:50 WIB

 

Wisata Magelang di Lereng Gunung Sumbing Ini Viral, Dari Silancur Highland hingga Nepal Van Java yang Disebut Mirip Swiss
Wisata Magelang di Lereng Gunung Sumbing Ini Viral, Dari Silancur Highland hingga Nepal Van Java yang Disebut Mirip Swiss

TRENGGALEK NJENGGELEK - Kabupaten Magelang kembali membuktikan diri sebagai salah satu episentrum wisata Magelang berbasis alam dan desa. Kawasan Kaliangkrik di lereng tenggara Gunung Sumbing kini ramai diperbincangkan wisatawan karena menawarkan panorama pegunungan, agrowisata, hingga desa unik yang dijuluki Nepal Van Java.

Perjalanan menjelajah wisata Magelang Kaliangkrik dimulai dari Yogyakarta dengan estimasi waktu tempuh sekitar tiga jam. Rute yang dilalui melewati Pakem, Muntilan, hingga Mertoyudan, sebelum akhirnya masuk ke wilayah Kaliangkrik. Sepanjang perjalanan, wisatawan disuguhi pemandangan khas kaki gunung berupa perkebunan dan aktivitas pertanian warga.

Memasuki kawasan Kaliangkrik, hamparan perkebunan sayur hijau langsung menyambut pengunjung. Kontur jalan yang berliku dan menanjak menjadi ciri khas kawasan ini, sekaligus menghadirkan sensasi tersendiri bagi pelancong yang ingin merasakan petualangan wisata Magelang yang berbeda dari destinasi perkotaan.

Silancur Highland, Panorama Kota Magelang dari Ketinggian

Salah satu destinasi populer di Kaliangkrik adalah Silancur Highland. Tempat wisata ini berada di ketinggian sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut dan menawarkan pemandangan Kota Magelang dari sudut pandang berbeda. Tiket masuknya terbilang terjangkau, sekitar Rp10.000 per orang.

Silancur Highland dikenal sebagai spot nongkrong, lokasi foto, hingga area glamping. Saat cuaca cerah, wisatawan dapat menikmati panorama Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, dan Gunung Merapi. Namun saat kabut turun, suasana justru terasa semakin sejuk dan eksotis.

Menginap di Lereng Gunung Sumbing

Perjalanan berlanjut menuju Desa Mangli, kawasan kaki Gunung Sumbing yang terkenal dengan udara sejuk dan suasana pedesaan yang tenang. Di desa ini terdapat sejumlah penginapan berkonsep glamping dan agrowisata, salah satunya Song Kerincing.

Penginapan ini mengusung konsep bangunan bambu dan kayu dengan desain estetik. Fasilitasnya mencakup balkon pribadi, pemandangan perkebunan, hingga layanan antar jemput motor gratis untuk mobilitas tamu. Dari area penginapan, wisatawan dapat menikmati sunrise dengan latar beberapa gunung sekaligus.

Sunrise Empat Gunung dan Agrowisata Sayur

Pagi hari menjadi momen paling dinantikan. Dari lereng Gunung Sumbing, panorama matahari terbit menyuguhkan pemandangan spektakuler empat gunung, termasuk Merbabu dan Merapi. Kabut tipis yang perlahan terangkat menciptakan suasana yang kerap disebut wisatawan serasa berada di Swiss.

Kawasan Mangli juga dikenal sebagai sentra agrowisata. Wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan petani, melihat proses panen brokoli, daun bawang, hingga membeli hasil pertanian segar langsung dari kebun dengan harga lebih terjangkau dibandingkan di kota.

Nepal Van Java, Ikon Wisata Magelang

Destinasi yang paling ikonik adalah Nepal Van Java di Dusun Butuh. Julukan ini muncul karena bentuk permukiman warga yang bertumpuk rapat di lereng gunung dan dicat warna-warni, menyerupai desa-desa di Nepal.

Untuk masuk ke kawasan ini, wisatawan dikenakan tiket sekitar Rp50.000 per orang. Akses dari area parkir dapat ditempuh dengan berjalan kaki atau menggunakan jasa ojek lokal. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari sebelum kabut naik.

Di Nepal Van Java, pengunjung bisa menyusuri gang-gang sempit desa, berinteraksi dengan warga yang ramah, hingga menikmati kopi khas Kaliangkrik yang bercita rasa kuat dan sedikit asam.

Negeri Sayur Sukamakmur

Tak jauh dari Nepal Van Java, terdapat destinasi lain bernama Negeri Sayur Sukamakmur. Kawasan ini menyuguhkan hamparan perkebunan sayur luas tanpa permukiman warga. Tiket masuknya sekitar Rp8.000 per orang, dengan akses tambahan menggunakan ojek dari area parkir.

Meski sebagian pemandangan tertutup kabut, suasana sejuk dan bentang alam hijau tetap menjadi daya tarik utama. Negeri Sayur Sukamakmur menjadi pelengkap eksplorasi wisata Magelang berbasis alam dan pertanian.

Kawasan Kaliangkrik di lereng Gunung Sumbing kini menjadi bukti bahwa wisata Magelang tak hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga pengalaman budaya, keramahan warga, dan kehidupan desa yang autentik.

 

 

Editor : Axsha Zazhika
#Kaliangkrik #gunung sumbing #wisata magelang #Silancur Highland #Nepal Van Java