TRENGGALEK NJENGGELEK - Kawasan Kebun Raya Baturaden di Kabupaten Banyumas menyimpan potensi wisata alam yang belum banyak diketahui wisatawan. Berbeda dengan Lokawisata Baturraden yang sudah lebih dulu populer, Kebun Raya Baturaden menawarkan suasana hutan yang tenang, jalur jalan yang ramah kendaraan, serta area hijau luas yang cocok untuk wisata santai.
Akses menuju Kebun Raya Baturaden terbilang mudah. Jalan dari loket masuk wana wisata hingga kawasan kebun raya terpantau mulus, cukup lebar, dan tidak terlalu ekstrem. Kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas dengan aman. Area parkir juga tersedia cukup luas dan tidak dikenakan biaya tambahan.
Bagi wisatawan yang kerap bingung membedakan antara Lokawisata Baturraden dan Kebun Raya Baturaden, terdapat pertigaan penanda yang jelas. Jalur kiri mengarah ke Gedung Putih, Pujasera, dan Pancuran 7, sementara jalur kanan menuju kawasan Safari dan akses tembus Purbalingga.
Suasana Hutan yang Tenang dan Sejuk
Memasuki gerbang Kebun Raya Baturaden, pengunjung langsung disambut taman-taman yang terawat dengan udara sejuk khas lereng selatan Gunung Slamet. Suasana cenderung tenang, terutama saat berkunjung di hari biasa. Cocok bagi wisatawan yang ingin menjauh sejenak dari keramaian.
Berbeda dengan wisata keluarga yang penuh wahana, konsep Kebun Raya Baturaden lebih menonjolkan eksplorasi alam. Pengunjung bisa berjalan kaki menyusuri jalur hutan atau menggunakan kendaraan dan berhenti di kantong parkir yang tersedia untuk menikmati spot tertentu.
Jalur Menuju Pancuran 7
Salah satu jalur utama di dalam kawasan Kebun Raya Baturaden merupakan akses lanjutan menuju Pancuran 7. Jika ditempuh hingga ujung, jalur ini akan langsung mengarah ke pemandian air panas alami tersebut. Namun, wisatawan disarankan menyimpan tiket masuk dengan baik.
Tiket masuk Kebun Raya Baturaden mencakup seluruh area wisata di dalamnya, termasuk akses ke Pancuran 7. Jika tiket hilang, pengunjung harus membayar ulang sebesar Rp15.000 per orang saat masuk ke Pancuran 7.
Gedung Putih dan Medical Garden
Salah satu spot yang menarik perhatian adalah Gedung Putih. Di kawasan ini terdapat gedung kaca yang berisi koleksi tanaman anggrek serta bangunan kantor pengelola. Namun, gedung anggrek tersebut terpantau belum dibuka untuk umum dan lebih difungsikan sebagai area penelitian.
Di sekitar Gedung Putih juga terdapat Medical Garden atau taman tematik tanaman obat. Meski tidak semua tanaman mudah dikenali, area ini tetap menarik sebagai tempat bersantai sambil menikmati panorama hijau di sekitarnya.
Area Piknik dan Taman Bermain
Tak jauh dari Gedung Putih, tersedia area piknik yang cukup nyaman. Pengunjung diperbolehkan membawa tikar dan bekal makanan untuk dinikmati bersama keluarga. Bagi wisatawan yang membawa anak-anak, terdapat fasilitas permainan sederhana seperti ayunan.
Gazebo juga tersedia untuk tempat duduk santai. Hamparan rumput hijau dan pepohonan rindang menjadikan area ini cocok untuk melepas penat sambil menikmati udara segar.
Mushola dan Pujasera yang Kurang Terawat
Di sisi lain kawasan, terdapat mushola berbentuk kubah dan bangunan pujasera. Sayangnya, kondisi fasilitas ini terlihat kurang terawat. Lantai mushola tampak kotor dan bangunan pujasera belum dimanfaatkan secara optimal.
Padahal, kawasan ini berpotensi menjadi pusat kuliner atau tempat nongkrong dengan pemandangan alam yang menenangkan. Jika dikelola dengan baik, pujasera bisa menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.
Cocok untuk Wisata Santai
Kebun Raya Baturaden menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang menyukai wisata alam dengan aktivitas ringan. Jalur yang nyaman, udara bersih, serta suasana hutan yang tenang menjadikan tempat ini cocok untuk jalan kaki, piknik, hingga sekadar menikmati ketenangan alam Banyumas.
Dengan pengelolaan dan perawatan fasilitas yang lebih optimal, Kebun Raya Baturaden berpotensi menjadi destinasi unggulan yang melengkapi daya tarik wisata Baturraden secara keseluruhan.
Editor : Axsha Zazhika