BOGOR - Rest Area Gunung Mas Puncak Bogor selama ini dikenal sebagai tempat singgah favorit wisatawan yang melintas jalur Puncak. Namun belakangan, area ini ramai dibahas karena ternyata bukan cuma tempat istirahat biasa. Di lokasi ini, pengunjung juga bisa camping dengan biaya yang relatif terjangkau.
Fakta itu terungkap dari sebuah video yang merekam suasana Rest Area Gunung Mas Puncak Bogor pada hari libur. Dalam tayangan tersebut, terlihat sejumlah tenda berdiri rapi di area yang disediakan. Bahkan sejak pagi hari, lokasi sudah cukup ramai dipadati pengunjung yang memilih menginap di kawasan Puncak.
Bagi wisatawan yang ingin mencari alternatif camping murah di Puncak, tempat ini dianggap menarik karena aksesnya mudah dan berada di jalur utama. Ditambah lagi, fasilitas penunjang seperti toilet umum dan warung juga tersedia.
Baca Juga: UMK Naik, Beberapa Perusahaan Kesulitan Menerapkan
Biaya Masuk Rest Area Gunung Mas: Motor Rp3.000, Mobil Rp5.000
Dalam video dijelaskan, pengunjung yang masuk ke area rest area dikenakan biaya kendaraan, yakni motor Rp3.000 dan mobil Rp5.000. Menariknya, biaya tersebut disebut tidak dihitung per jam.
Artinya, mau parkir dari pagi hingga sore tetap dikenakan tarif yang sama. Hal ini membuat rest area ini cocok dijadikan tempat singgah lebih lama, termasuk untuk wisatawan yang ingin menikmati udara sejuk Puncak tanpa harus masuk ke kawasan wisata berbayar yang lebih mahal.
Suasana pada pagi hari juga digambarkan masih sepi. Namun perlahan mulai ramai karena bertepatan dengan musim libur sekolah yang disebut berlangsung hingga awal 2026.
Camping di Rest Area Gunung Mas Puncak Bogor: Rp30.000 per Tenda
Bagian yang paling menyita perhatian adalah informasi soal camping. Pengelola memasang pemberitahuan bahwa pengunjung yang ingin mendirikan tenda di area yang disediakan akan dikenakan biaya Rp30.000 per tenda.
Narasi tersebut kemudian diperkuat oleh pengakuan salah satu pengunjung yang sedang camping. Ia menyebut sistemnya memang dihitung per tenda, bukan per orang.
Baca Juga: UPT Pengujian Kendaraaan Bermotor Targetkan 8000 Kali Pengujian di Tahun 2026
“30 per tenda,” kata pengunjung tersebut saat ditanya soal biaya camping.
Sistem pembayarannya pun cukup sederhana. Disebutkan bahwa petugas keamanan biasanya akan berkeliling pada sore hari untuk melakukan penarikan biaya. Pengunjung dipersilakan mendirikan tenda terlebih dahulu, kemudian membayar saat petugas datang.
Bagi sebagian wisatawan, konsep ini terasa praktis karena tidak perlu antre atau mencari loket khusus.
Mau Pakai Listrik? Tambah Rp20.000
Selain biaya tenda, ada opsi tambahan bagi pengunjung yang ingin menikmati fasilitas listrik. Dalam video, pengunjung yang diwawancarai menjelaskan bahwa listrik dikenakan biaya tambahan Rp20.000.
Jadi total biaya camping dengan listrik menjadi Rp50.000. Skema ini dinilai cukup terjangkau untuk wisatawan yang butuh penerangan, mengisi daya ponsel, atau kebutuhan lain selama bermalam.
Baca Juga: Atasi Genangan Air, Disperkimhub Revitalisasi dan Lakukan Perawatan Drainase
Meski begitu, tidak semua pengunjung memilih memakai listrik. Salah satu pengunjung mengaku tidak menggunakan listrik karena datang malam hari dan tidak sempat mengurus fasilitas tersebut. Mereka akhirnya menggunakan cara darurat, termasuk mengecas perangkat di mobil.
Suasana Pagi: Dingin, Mendung, Tapi Ramai Pengunjung
Cuaca di Rest Area Gunung Mas Puncak Bogor pada pagi hari digambarkan cukup dingin. Bahkan sejak pukul 09.00, suasana sudah dipenuhi tenda dan kendaraan.
Pengunjung dalam video menyebut area ini terasa ramai karena hari tersebut merupakan hari libur, tepatnya Jumat, 26 Desember 2025. Kondisi mendung juga membuat udara semakin sejuk, khas kawasan Puncak.
Di sekitar area camping, terlihat warung-warung mulai buka. Bahkan disebut ada beberapa warung yang melayani hingga 24 jam, meski tidak semuanya.
Hal ini membuat wisatawan yang camping tetap punya akses untuk membeli makanan atau minuman tanpa harus keluar jauh dari area rest area.
Baca Juga: Akibat Laka Bus di Kediri, Terminal Trenggalek Perketat Keamanan Armada
Efek One Way Puncak Jadi Pertimbangan Wisatawan
Hal menarik lain yang disinggung dalam video adalah penerapan sistem one way di jalur Puncak. Pengunjung yang camping menyebut mereka memilih pulang sore karena mempertimbangkan jadwal buka-tutup jalur.
Beberapa informasi mengenai jam one way juga sempat dibahas, termasuk adanya kabar dari media sosial yang dianggap kurang jelas. Karena itu, wisatawan disarankan tetap mengecek informasi resmi dan bertanya langsung ke petugas di lapangan.
Bagi wisatawan yang sudah sering ke Puncak, aturan one way memang menjadi faktor penting yang menentukan kapan waktu terbaik untuk naik atau turun.
Alternatif Camping Murah di Puncak yang Layak Dicoba
Dengan biaya Rp30.000 per tenda dan opsi listrik Rp20.000, Rest Area Gunung Mas Puncak Bogor kini mulai dilirik sebagai alternatif camping murah. Lokasinya strategis, fasilitas dasar tersedia, dan suasana Puncak yang dingin jadi daya tarik tersendiri.
Bagi yang ingin mencoba sensasi menginap sederhana tanpa harus menyewa vila, camping di rest area ini bisa jadi pilihan menarik. Namun wisatawan tetap disarankan datang lebih pagi agar mendapat lokasi terbaik dan menghindari kepadatan saat libur panjang.
Editor : Natasha Eka Safrina