BOGOR - Agrowisata Gunung Mas Puncak Bogor kembali jadi incaran wisatawan yang ingin menikmati udara sejuk kebun teh sekaligus berburu spot foto keluarga. Dalam sebuah video YouTube, pengunjung membagikan pengalaman datang sejak pagi hari dari hotel menuju kawasan kebun teh Gunung Mas yang hanya berjarak sekitar 7 menit perjalanan dari tempat menginap.
Sejak berangkat pukul 06.45 WIB, suasana jalan menuju Puncak Bogor disebut masih lengang dan belum macet. Pengunjung pun sempat mencari sarapan sederhana lebih dulu, mulai dari gorengan, lontong, hingga bacang sebelum melanjutkan perjalanan. Momen pagi ini menjadi salah satu alasan banyak orang memilih berangkat lebih awal, karena udara masih segar dan arus kendaraan belum padat.
Setibanya di rest area Puncak Bogor, lokasi wisata Agrowisata Gunung Mas Puncak Bogor disebut tinggal sekitar 200–300 meter dari titik tersebut. Pengunjung tinggal mengikuti papan petunjuk berwarna kuning, kemudian belok kanan menuju jalur masuk. Di area depan, tertulis jam operasional kawasan wisata yang buka dari pagi hingga sore.
Begitu masuk, pengunjung menuju loket tiket yang jaraknya sekitar 200 meter dari jalan raya. Petugas loket menanyakan tujuan wisatawan, apakah menginap di dalam kawasan atau sekadar jalan-jalan. Rombongan berjumlah empat orang kemudian diinformasikan biaya total Rp88.000 dengan sistem pembayaran non tunai.
Baca Juga: UMK Naik, Beberapa Perusahaan Kesulitan Menerapkan
Harga Tiket Masuk Agrowisata Gunung Mas Puncak Bogor
Dalam video tersebut, pengunjung menjelaskan tiket masuk domestik Agrowisata Gunung Mas Puncak Bogor sebesar Rp20.000 per orang. Anak usia 3 tahun ke atas sudah dihitung tiket dewasa. Sementara wisatawan mancanegara dikenakan tarif Rp25.000 per orang.
Hal yang cukup penting, pengunjung mengingatkan bahwa pembayaran dilakukan secara cashless atau non tunai. Artinya, wisatawan perlu menyiapkan metode pembayaran digital sebelum datang agar proses masuk lebih cepat dan tidak menghambat antrean.
Meski sempat muncul perbedaan nominal yang dibayarkan karena menggunakan promo pembayaran digital, pengunjung menegaskan patokan harga tiket tetap sesuai tarif resmi per orang.
Parkir Gratis dan Suasana Pagi Masih Sepi
Salah satu detail yang menarik perhatian adalah informasi parkir gratis. Di area parkir terdapat tulisan “kawasan parkir gratis”. Karena datang sangat pagi, suasana kawasan masih sepi dan belum dipenuhi wisatawan.
Beberapa mobil yang sudah terlihat di area parkir diduga milik tamu yang menginap, karena Agrowisata Gunung Mas juga menyediakan fasilitas penginapan berupa pondok-pondok yang dapat disewa. Dari area parkir, wisatawan juga bisa melihat wahana bebek-bebekan dan deretan rumah atau pondokan di area sekitar.
Baca Juga: UPT Pengujian Kendaraaan Bermotor Targetkan 8000 Kali Pengujian di Tahun 2026
Pengunjung menyebut, sebelum mulai menjelajah wahana, mereka memilih sarapan terlebih dahulu karena berangkat langsung dari hotel tanpa makan pagi.
T Bridge Gunung Mas, Tiket Mulai Rp10 Ribu
Salah satu spot yang paling banyak diburu wisatawan adalah T Bridge Agrowisata Gunung Mas, jembatan kayu yang menjadi lokasi favorit untuk foto-foto dengan latar kebun teh dan kabut Puncak.
Untuk tiket masuk jembatan kayu, tarifnya Rp10.000 per orang. Sementara jika ingin paket jembatan kayu plus jembatan kaca, tiketnya Rp25.000 per orang. Pembayaran tiket wahana ini juga berlaku mulai usia 3 tahun.
Rombongan dalam video memilih paket jembatan kayu saja, tanpa mengambil akses ke jembatan kaca. Meski begitu, pemandangan dari atas jembatan tetap disebut “adem banget” dan membuat wisatawan betah berlama-lama.
Menariknya, pengunjung juga membagikan tips hemat: wisatawan tetap bisa menikmati area sekitar T Bridge tanpa membayar tiket Rp10.000 jika memilih jalur bawah dan tidak naik ke jembatan.
Kereta Gantung, Agro Exotic Zoo Cation, hingga Area Kelinci
Selain T Bridge, pengunjung juga menyoroti wahana kereta gantung yang memiliki trek cukup panjang dan memberi pengalaman berkeliling dengan pemandangan kebun teh. Di sekitar area ini, banyak pengunjung lain yang terlihat antre dan sibuk mengambil foto.
Ada pula spot Agro Exotic Zoo Cation, area edukasi sekaligus tempat foto dengan satwa seperti burung hantu dan burung beo. Wahana ini bersifat berbayar, dengan tarif Rp20.000 dan Rp15.000 sesuai pilihan aktivitas.
Tak jauh dari sana, tersedia juga area kelinci yang ramah anak. Anak-anak dapat memberi makan kelinci dengan membeli pakan di lokasi. Pengunjung menilai kawasan ini sangat kids friendly karena banyak pilihan wahana untuk keluarga.
Di akhir perjalanan, pengunjung kembali ke parkiran motor dan bersiap pulang ke resort untuk check out. Mereka juga sempat memperlihatkan pondok-pondok penginapan yang tersedia bagi wisatawan yang ingin menginap di kawasan Agrowisata Gunung Mas Puncak Bogor.
Editor : Natasha Eka Safrina