LUMAJANG – Air Terjun Tumpak Sewu kembali jadi perbincangan setelah diulas dalam video perjalanan di kanal Sonya Update Channel. Destinasi yang juga dikenal dengan nama Coban Sewu ini disebut sebagai salah satu tempat wisata unggulan di Jawa Timur, dengan ketinggian air terjun mencapai sekitar 120 meter dan panorama yang memukau dari atas maupun bawah lembah.
Dalam video tersebut, sang kreator membuka perjalanan dengan menyapa penonton dan mengajak wisatawan mengenal lebih dekat Air Terjun Tumpak Sewu. Lokasinya berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur. Air terjun ini berada di dalam lembah curam memanjang, dengan elevasi sekitar 500 meter di atas permukaan laut.
Menariknya, Air Terjun Tumpak Sewu terbentuk dari aliran Sungai Glidik yang berhulu di Gunung Semeru. Tak hanya air terjun utama, pengunjung juga bisa sekalian mengeksplorasi spot lain seperti Tebing Nirwana, Telaga Biru, hingga Gua Tetes yang berada di kawasan yang sama.
Rute Menuju Air Terjun Tumpak Sewu: Bisa Via Malang atau Lumajang
Dalam penjelasannya, rute menuju Coban Sewu dapat ditempuh melalui dua jalur, yakni via Malang dan via Lumajang. Pada kunjungan kali ini, kreator memilih pintu masuk Lumajang.
Jarak dari jalan raya menuju area parkir Air Terjun Tumpak Sewu disebut hanya sekitar 200 meter. Akses jalannya juga bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Area parkirnya terbilang cukup luas, dan di sekitarnya terdapat beberapa warung kecil.
Namun karena datang terlalu pagi, suasana kawasan wisata masih sepi. Bahkan loket tiket belum buka dan belum tampak pengunjung lain. Kondisi ini membuat pengalaman wisata terasa lebih tenang, cocok untuk pemburu suasana alam yang ingin menikmati panorama tanpa keramaian.
Harga Tiket Masuk Tumpak Sewu dan Jam Operasional
Video tersebut juga memuat informasi biaya yang cukup ramah di kantong. Untuk tarif parkir kendaraan, roda dua dikenakan Rp5.000 dan roda empat Rp10.000.
Sementara tiket masuk Air Terjun Tumpak Sewu dipatok Rp10.000 per orang. Tempat wisata ini buka setiap hari dengan jam operasional mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.
Informasi ini penting dicatat wisatawan, terutama bagi yang ingin turun sampai ke dasar air terjun. Karena perjalanan turun memakan waktu panjang, datang lebih pagi bisa menjadi pilihan paling aman agar tidak terburu-buru saat pulang.
Baca Juga: UMK Naik, Beberapa Perusahaan Kesulitan Menerapkan
Spot Panorama Tumpak Sewu: Bisa Menikmati View dari Atas
Setelah melewati loket, perjalanan menuju spot panorama Tumpak Sewu sekitar 400 meter. Waktu tempuhnya kurang lebih 10–15 menit dengan jalur yang relatif mudah.
Sepanjang jalan menuju panorama, pengunjung akan melewati perkebunan warga. Begitu tiba di titik pandang, keindahan Air Terjun Tumpak Sewu langsung terlihat dari ketinggian.
Di sekitar spot panorama, terdapat warung-warung kecil. Bagi wisatawan yang tidak ingin turun ke bawah lembah, lokasi ini sudah cukup untuk menikmati pesona Tumpak Sewu tanpa perlu menghadapi jalur ekstrem.
Dari atas, aliran air terlihat melebar menyerupai tirai raksasa yang jatuh dari tebing. Ditambah latar hutan hijau yang asri, pemandangan ini membuat Tumpak Sewu sering dijuluki sebagai salah satu air terjun paling cantik di Indonesia.
Turun ke Bawah Tumpak Sewu: Ekstrem, Licin, dan Butuh Tenaga
Bagi yang ingin melihat Air Terjun Tumpak Sewu dari dekat, tantangan sesungguhnya ada pada perjalanan turun ke bawah. Kreator menyebut jalurnya cukup ekstrem, licin, dan curam di beberapa titik. Jika kurang hati-hati, risiko terpeleset cukup besar.
Waktu tempuh menuju bawah diperkirakan 1 hingga 1,5 jam, tergantung kondisi fisik masing-masing. Jalur yang dilalui berupa tanah liat yang licin, serta harus melewati tebing dengan aliran sungai yang cukup deras.
Karena itu, wisatawan disarankan menyiapkan fisik, menjaga fokus, dan menggunakan alas kaki yang tepat seperti sandal gunung atau sepatu tracking.
Dalam video tersebut juga disarankan agar pengunjung menggunakan jasa guide demi keamanan. Selain lebih aman, guide biasanya juga akan mengantar wisatawan menikmati spot tambahan seperti Tebing Nirwana, Telaga Biru, dan Gua Tetes. Biaya jasa guide disebut sekitar Rp200.000.
Sampai di Bawah, Lelah Terbayar Pemandangan Spektakuler
Setelah perjalanan menantang, kreator akhirnya sampai di bawah Air Terjun Tumpak Sewu. Dari jarak dekat, air terjun tampak semakin megah dan suara jatuhan air terdengar lebih menggelegar.
Meski rasa lelah dan capek masih terasa, semuanya disebut terbayarkan oleh pesona Tumpak Sewu yang luar biasa. Air yang jatuh dari tebing tinggi membentuk panorama dramatis, menjadikan spot ini favorit bagi wisatawan pencinta alam dan fotografi.
Air Terjun Tumpak Sewu pun kembali membuktikan diri sebagai destinasi wajib di Jawa Timur, terutama bagi yang mencari pengalaman wisata alam yang bukan sekadar indah, tetapi juga menantang.
Editor : Natasha Eka Safrina