Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Tumpak Sewu Lumajang Makin Ramai! Turun ke Air Terjun “Jurassic Park” Ini Ternyata Ekstrem, Licin, dan Wajib Pakai Sepatu

Natasha Eka Safrina • Rabu, 4 Februari 2026 | 17:45 WIB

Tumpak Sewu Lumajang makin ramai! Jalur turun ekstrem, licin dan sempit. Wajib siapkan fisik, sepatu trekking, ada toilet & kantin.
Tumpak Sewu Lumajang makin ramai! Jalur turun ekstrem, licin dan sempit. Wajib siapkan fisik, sepatu trekking, ada toilet & kantin.

LUMAJANG – Tumpak Sewu Lumajang kembali jadi buruan wisatawan lokal hingga mancanegara. Selain panorama air terjun yang megah, jalur trekking menuju bawah air terjun juga disebut menantang karena licin, curam, dan sempit. Pengalaman itu terekam dalam video perjalanan seorang wisatawan yang memulai perjalanan sekitar pukul 08.30 pagi dari area parkir menuju Panorama Tumpak Sewu.

Dalam video tersebut, wisatawan mengingatkan sejak awal bahwa sebelum masuk area panorama, pengunjung wajib membeli tiket terlebih dulu. Setelah tiket dicek, perjalanan dilanjutkan menuruni jalur yang sudah ramai meski masih pagi.

“Jalannya menurun dan licin. Hati-hati kawan,” ucapnya.

Ia menyebut kondisi jalan lebih licin karena sempat turun hujan pada malam sebelumnya. Karena itu, ia menyarankan wisatawan memakai sepatu yang sesuai untuk trekking agar tidak mudah terpeleset.

Dari Parkiran ke Panorama Tumpak Sewu Cuma 12–15 Menit

Perjalanan dari parkiran menuju titik Panorama Tumpak Sewu disebut tidak terlalu lama. Wisatawan dalam video sempat mengecek waktu dan memperkirakan durasi tempuh sekitar 12 sampai 15 menit.

Di jalur menuju panorama, suasana sudah dipenuhi pengunjung. Bahkan rombongan wisatawan asing disebut ikut melintas, termasuk turis dari China.

“Rombongan dari China,” ujarnya sambil berpapasan di jalur.

Di area panorama, fasilitas pendukung juga tersedia. Ada toilet dan banyak penjual makanan maupun oleh-oleh. Selain itu, pengunjung juga bisa menemukan ojek wisata yang siap mengantar, terutama bagi yang tidak ingin terlalu lelah saat perjalanan naik kembali.

Jalur Turun ke Bawah Tumpak Sewu Disebut Ekstrem dan Harus Bergantian

Setelah menikmati panorama, wisatawan melanjutkan perjalanan turun menuju area bawah air terjun. Ia menyebut jalur dari atas menuju bawah membutuhkan waktu sekitar 30 menit, tergantung kondisi fisik dan kepadatan pengunjung.

Namun yang paling ditekankan adalah faktor keamanan. Tangga menuju bawah disebut sempit, curam, dan licin karena lembap serta berlumut. Kondisi ini membuat pengunjung harus ekstra hati-hati.

“Ini anak tangganya sempit… jalurnya cukup ekstrem,” katanya.

Karena jalur kecil, wisatawan yang turun dan naik harus bergantian. Beberapa kali ia berhenti karena harus memberi jalan kepada pengunjung yang sedang naik.

Selain itu, ia juga menyebut banyak titik membuat kaki mudah gemetar, terutama bagi pengunjung yang tidak terbiasa trekking.

Wajib Siapkan Fisik dan Alas Kaki yang Mencengkeram

Dalam perjalanan, wisatawan berkali-kali mengingatkan pentingnya persiapan fisik. Ia menilai trek Tumpak Sewu bukan sekadar jalan santai, karena ada turunan panjang, tangga curam, dan medan licin.

Ia menyarankan minimal menggunakan sepatu outdoor atau sandal gunung yang solnya mencengkeram kuat. Bahkan ia menyebut di lokasi tersedia sepatu khusus yang bisa dibeli atau disewa untuk membantu keamanan.

“Pakai sepatu sandal yang bawahnya betul-betul bisa mencengkeram jalan,” pesannya.

Ia juga menyebut bagi pengunjung usia lanjut atau yang kondisi fisiknya kurang prima, sebaiknya tidak memaksakan diri. Apalagi jika hujan turun, risiko terpeleset akan jauh lebih tinggi.

Ada Toilet Rp3.000 dan Kantin untuk Istirahat di Tengah Trek

Di tengah jalur turun, wisatawan menemukan area peristirahatan. Di titik ini tersedia toilet dengan tarif Rp3.000 dan beberapa kantin kecil yang menjual makanan serta minuman.

Menurutnya, fasilitas ini cukup membantu karena pengunjung bisa berhenti sejenak untuk mengatur napas sebelum melanjutkan perjalanan.

“Dari atas panorama turun sekitar 25 menit. Ada tempat peristirahatan, ada toilet dan ada kantin,” jelasnya.

Meski sudah ada tempat istirahat, perjalanan belum selesai. Ia menegaskan masih ada turunan lagi hingga bertemu area sungai dan jalur jembatan yang harus dilewati dengan hati-hati.

Sampai Bawah, Suasananya Disebut Mirip Jurassic Park

Setelah melewati jalur licin, sungai, dan jembatan, wisatawan akhirnya tiba di area bawah Tumpak Sewu. Ia mengaku lega karena berhasil sampai, meski sempat khawatir karena jalur cukup curam. Dalam video juga terlihat wisatawan asing, salah satunya disebut berasal dari Thailand.

Di titik ini, pemandangan tebing, kabut lembap, dan suara air deras menciptakan suasana dramatis. Bahkan ia menyebut area bawah terasa seperti masuk ke film petualangan.

“Ini kayak di Jurassic Park, kawan,” katanya.

Ia juga bertemu rombongan wisatawan dari Surabaya yang sama-sama sedang mengeksplorasi lokasi. Menurutnya, datang bersama rombongan membuat perjalanan terasa lebih aman dan berani dibanding sendirian.

Di akhir video, wisatawan mengajak pengunjung lain untuk tetap waspada, menyiapkan fisik, serta mematuhi jalur aman saat berkunjung ke Tumpak Sewu Lumajang. Sebab, keindahan air terjun memang memukau, tetapi medan menuju lokasi bawah benar-benar menuntut kehati-hatian.

Editor : Natasha Eka Safrina
#tumpak sewu #Panorama Air Terjun #wisata air terjun Jatim