Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Wisata Pantai Trenggalek Masih Jadi Primadona 2025, Pantai Mutiara dan Karanggongso Teratas Meski Kunjungan Turun 14 Persen

Natasha Eka Safrina • Kamis, 5 Februari 2026 | 16:00 WIB

JJLS Kelok 18 Bantul–Gunungkidul hampir rampung. Jalur ikonik dengan panorama Samudra Hindia siap jadi ikon wisata baru DIY.
JJLS Kelok 18 Bantul–Gunungkidul hampir rampung. Jalur ikonik dengan panorama Samudra Hindia siap jadi ikon wisata baru DIY.

TRENGGALEK – Destinasi wisata pantai Trenggalek masih menjadi andalan utama sektor pariwisata daerah sepanjang tahun 2025. Meski secara total jumlah pergerakan wisatawan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, pantai-pantai di kawasan pesisir selatan Trenggalek tetap mendominasi pilihan kunjungan wisatawan.

Data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek mencatat, total kunjungan wisatawan ke seluruh destinasi wisata sepanjang 2025 mencapai sekitar 9,4 juta orang. Sementara itu, jumlah wisatawan yang menginap di hotel tercatat sebanyak 55.292 orang. Angka tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata masih bergerak aktif, meski tidak sekuat tahun 2024.

Dari seluruh destinasi yang ada, wisata pantai Trenggalek kembali menjadi tulang punggung utama. Dua pantai tercatat sebagai destinasi paling favorit, yakni Pantai Mutiara dan Pantai Pasir Putih Karanggongso yang sama-sama berada di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo.

Baca Juga: 8 Wisata Malang Terbaru dan Paling Populer 2026, Ada Waterpark hingga Spot Jepang yang Instagramable

Pantai Mutiara Jadi Destinasi Paling Ramai

Sepanjang tahun 2025, Pantai Mutiara mencatat kunjungan tertinggi dengan total 360.084 wisatawan. Meski masih menempati posisi teratas, angka ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 445.743 kunjungan.

Sementara itu, Pantai Pasir Putih Karanggongso berada di peringkat kedua dengan jumlah kunjungan 310.273 wisatawan sepanjang 2025. Angka tersebut juga turun dibandingkan tahun 2024 yang sebelumnya mencapai 387.139 kunjungan.

Dominasi dua pantai tersebut menegaskan bahwa daya tarik wisata bahari di Trenggalek masih sangat kuat, terutama karena karakter pantai yang landai, panorama laut selatan, serta akses yang relatif mudah dari pusat kota.

Baca Juga: 8 Tempat Wisata Terbaru di Malang Batu yang Lagi Viral, Ada New Wisata Wendit “Berubah 1000%” sampai Bonderland Carnival Park!

Puncak Kunjungan Terjadi Saat Libur Lebaran dan Nataru

Berdasarkan data Disparbud Trenggalek, puncak kunjungan wisatawan terjadi pada dua momentum besar, yakni Hari Raya Idul Fitri dan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pada bulan April 2025 yang bertepatan dengan Lebaran, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 113.767 orang. Sedangkan pada bulan Desember 2025, saat libur Nataru, kunjungan melonjak hingga 126.770 orang.

Lonjakan ini menunjukkan bahwa wisata pantai masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk menghabiskan waktu libur panjang, terutama wisatawan domestik dari Jawa Timur dan sekitarnya.

Baca Juga: 7 Masjid Megah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi: Dari Masjid Kubah Emas Depok hingga Fenomena Masjid Tiban Malang

Kunjungan Turun 14 Persen, Ini Penyebabnya

Meski tetap mendominasi, total kunjungan wisatawan ke Kabupaten Trenggalek pada 2025 tercatat turun sekitar 14 persen dibandingkan tahun 2024. Penurunan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal.

Salah satu faktor utama adalah terbukanya akses Jalur Lintas Selatan (JLS) yang menghubungkan kawasan pantai di Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Blitar. Kehadiran JLS membuka banyak destinasi pantai baru di sepanjang pesisir selatan Jawa Timur, sehingga perhatian wisatawan terbagi ke daerah-daerah lain.

Selain itu, munculnya destinasi wisata baru yang dikelola investor swasta di kabupaten dan kota tetangga juga turut memengaruhi penurunan kunjungan. Destinasi baru tersebut menawarkan konsep wisata modern yang menarik minat wisatawan, khususnya generasi muda.

Baca Juga: Viral Kampung Sapu Angin Klaten, Disebut Desa Tertinggi di Lereng Merapi: Ada Rumah Paling Atas dan Kedai Kopi Tertinggi

Optimisme Disparbud: Pantai Trenggalek Tetap Unggul

Meski menghadapi persaingan ketat, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek tetap optimistis. Menurut mereka, fenomena wisata baru di daerah lain masih bersifat euforia sementara.

Pantai-pantai unggulan seperti Pantai Mutiara dan Pantai Karanggongso dinilai memiliki daya tarik alami yang kuat dan berkelanjutan. Keindahan alam, karakter ombak, serta kekhasan pantai selatan Trenggalek diyakini tetap mampu bersaing di sepanjang koridor JLS.

Dengan penguatan promosi, peningkatan fasilitas, serta pengelolaan destinasi yang berkelanjutan, wisata pantai Trenggalek diyakini tetap menjadi magnet utama wisata Jawa Timur bagian selatan.

Editor : Natasha Eka Safrina
#pantai karanggongso #wisata pantai Trenggalek #Pariwisata Trenggalek #pantai mutiara