Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Liburan 4 Hari 3 Malam di Bali: Dari Malini hingga Pantai Pandawa, Cerita Perjalanan Penuh Kesan

Ichaa Melinda Putri • Jumat, 6 Februari 2026 | 13:20 WIB

Liburan 4 Hari 3 Malam di Bali: Dari Malini hingga Pantai Pandawa, Cerita Perjalanan Penuh Kesan
Liburan 4 Hari 3 Malam di Bali: Dari Malini hingga Pantai Pandawa, Cerita Perjalanan Penuh Kesan

TRENGGALEK NJENGGELEK-Pulau Bali masih menjadi destinasi favorit wisatawan domestik untuk melepas penat. Dalam sebuah vlog perjalanan, seorang ibu asal Bandung membagikan pengalaman liburan 4 hari 3 malam di Bali, yang diisi dengan kunjungan ke sejumlah destinasi populer seperti Malini, Pantai Pandawa Bali, Tanah Barak, Pantai Kuta, hingga Beachwalk.

Perjalanan dimulai sejak dini hari dari Kota Bandung menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Dengan menyetir sendiri, sang vlogger berangkat subuh dan memarkirkan kendaraan di bandara sebelum melanjutkan perjalanan udara menuju Bali. Ia memilih penerbangan Lion Air dengan jadwal keberangkatan pagi dan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 11.00 WITA.

Cuaca penerbangan dilaporkan cukup cerah, meski setibanya di Bali langit terlihat sedikit mendung. Dari bandara, rombongan dijemput oleh seorang sopir lokal yang akan menemani perjalanan selama tiga hari ke depan.

Hujan Angin di Malini, Panorama Tetap Memikat

Destinasi pertama yang dituju adalah Malini. Namun, kekhawatiran soal cuaca menjadi kenyataan. Setibanya di lokasi, hujan angin cukup deras mengguyur kawasan tersebut. Meski begitu, panorama Samudra Hindia tetap terlihat memukau dari atas tebing.

“Hujannya bukan hujan biasa, tapi hujan angin dengan hembusan yang sangat kencang,” ungkapnya dalam video. Kondisi ini sempat membuat rombongan waswas, mengingat mereka baru tiba dari Bandung dan belum terbiasa dengan cuaca ekstrem.

Meski cuaca kurang bersahabat, pengunjung tetap berdatangan dan suasana Malini masih terbilang ramai. Rombongan pun memutuskan tetap menikmati makan siang di lokasi tersebut. Menu seafood plate menjadi pilihan, berisi aneka hidangan laut seperti ikan dan udang, lengkap dengan nasi dan sayuran.

Momen makan sambil melawan angin kencang di tepi tebing menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Bahkan, sang vlogger memberanikan diri mendekat ke ujung tebing demi menikmati pemandangan dan mengabadikan momen, mengikuti pengunjung lain yang juga berfoto di area tersebut.

Menginap di Hotel Pinggir Pantai Kuta

Usai dari Malini, perjalanan dilanjutkan menuju hotel tempat menginap, yakni Hotel Wyndham yang berada di kawasan Pantai Kuta. Lokasi hotel yang tepat di tepi pantai menjadi nilai tambah tersendiri. Akses ke Pantai Kuta bisa dilakukan hanya dengan berjalan kaki tanpa harus melewati lobi utama.

Hotel ini juga dinilai strategis karena dekat dengan Beachwalk Mall, sehingga memudahkan wisatawan untuk berbelanja atau mencari kuliner. Fasilitas hotel dinilai ramah keluarga, dengan beberapa kolam renang dan area bermain anak.

Keesokan harinya, hari kedua perjalanan dimulai dengan sarapan di hotel. Meski pilihan menu tidak terlalu banyak, cita rasa makanan disebut cukup memuaskan. Sambil menunggu jemputan sopir, rombongan menyempatkan diri berjalan-jalan di Pantai Kuta.

Namun, ada catatan kritis yang disampaikan. Kondisi Pantai Kuta dinilai kurang terawat dan tidak sebersih dulu. Ia membandingkan dengan pengalamannya pada tahun 2009–2011, saat Pantai Kuta masih terlihat rapi dan bersih. Harapan pun disampaikan agar ke depan pantai ikonik ini mendapat perhatian lebih dari pemerintah setempat.

Menuju Pantai Pandawa dan Beachwalk

Perjalanan hari kedua dilanjutkan menuju Pantai Pandawa Bali dan Tanah Barak. Sepanjang perjalanan, pemandangan alam Bali kembali menunjukkan pesonanya. Ia menegaskan bahwa Bali tidak cukup dieksplorasi hanya dalam waktu tiga atau empat hari karena setiap sudut pulau memiliki keindahan dan kesan tersendiri.

Rasa syukur diungkapkan karena masih diberi kesempatan menginjakkan kaki di Pulau Dewata, pulau dengan kekayaan alam dan budaya yang begitu kuat. Ia juga berharap keindahan Bali tetap terjaga agar bisa dinikmati oleh generasi mendatang.

Rencana awal untuk mengunjungi Garuda Wisnu Kencana (GWK) terpaksa dibatalkan karena hujan deras. Sebagai gantinya, rombongan memilih menghabiskan waktu di Beachwalk Mall sambil mencari makan siang.

Salah satu destinasi kuliner yang dipilih adalah Bebek Tepi Sawah. Meski restoran ini juga tersedia di Bandung, pengalaman menikmati hidangan langsung di Bali terasa berbeda. Menu bebek betutu dan ayam goreng disajikan dengan aneka sambal dan sayuran, menciptakan pengalaman kuliner yang lezat dalam suasana restoran yang nyaman.

Perjalanan hari itu ditutup dengan mampir ke Candylicious untuk membeli cokelat sebelum kembali ke hotel. Vlog ini pun diakhiri dengan janji akan melanjutkan cerita liburan Bali di part berikutnya.

Editor : Ichaa Melinda Putri
#pantai pandawa bali #wisata bali #liburan bali #Beachwalk Bali #pantai kuta