TRENGGALEK - Air Terjun Jagir Banyuwangi menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit yang patut dikunjungi setelah menjelajahi Desa Wisata Adat Osing Kemiren.
Lokasinya yang tidak jauh dari desa adat tersebut membuat Air Terjun Jagir Banyuwangi kerap masuk dalam rute wisata wisatawan yang ingin menikmati kesejukan alam khas kaki Gunung Ijen.
Berada di Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah, Air Terjun Jagir Banyuwangi dapat ditempuh sekitar 10 hingga 15 menit perjalanan dari Desa Kemiren.
Akses menuju lokasi terbilang sangat mudah karena sudah beraspal dengan kondisi jalan yang baik.
Area parkir pun cukup luas dan mampu menampung kendaraan roda dua maupun roda empat.
Destinasi Favorit Setelah dari Desa Kemiren
Keberadaan Air Terjun Jagir Banyuwangi seolah menjadi pelengkap pengalaman wisata budaya di Desa Adat Osing Kemiren.
Usai menikmati tradisi dan suasana pedesaan khas Osing, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan untuk bersantai sambil menikmati udara segar dan gemericik air pegunungan.
Sesampainya di lokasi, pengunjung akan langsung disambut panorama alami yang menenangkan.
Tebing-tebing hijau dengan pepohonan rimbun mengelilingi kawasan air terjun dan menciptakan suasana sejuk yang jarang ditemui di perkotaan.
Dikenal sebagai Air Terjun Kembar Jagir
Daya tarik utama Air Terjun Jagir Banyuwangi terletak pada tiga aliran air terjun yang berdampingan.
Karena keunikannya itu, destinasi ini juga sering disebut sebagai air terjun kembar Jagir.
Aliran airnya jatuh dari ketinggian yang tidak terlalu ekstrem sehingga relatif aman untuk dinikmati dari dekat.
Air yang mengalir berasal langsung dari sumber mata air di kawasan Gunung Ijen, sehingga kejernihannya terjaga dengan baik.
Banyak pengunjung mengaku takjub dengan kesegaran air di Air Terjun Jagir Banyuwangi.
Meski terasa dingin, air pegunungan ini justru memberikan sensasi menyegarkan, terutama saat cuaca sedang cerah.
Cocok untuk Main Air dan Foto Alam
Di bagian bawah air terjun, terdapat kolam alami dengan kedalaman yang relatif dangkal.
Area ini kerap dimanfaatkan pengunjung untuk bermain air, merendam kaki, atau sekadar merasakan dinginnya air pegunungan.
Selain itu, Air Terjun Jagir Banyuwangi juga menjadi lokasi favorit untuk berburu foto.
Latar belakang tiga aliran air terjun, bebatuan alami, serta hijaunya pepohonan menciptakan spot foto yang Instagramable.
Beberapa gazebo sederhana juga tersedia di sekitar lokasi.
Gazebo tersebut biasa digunakan pengunjung untuk beristirahat sambil menikmati jajanan lokal yang dibawa dari luar area wisata.
Waktu Terbaik Berkunjung
Waktu terbaik untuk mengunjungi Air Terjun Jagir Banyuwangi adalah pada pagi hari atau menjelang siang.
Pada waktu tersebut, cahaya matahari masuk di sela-sela pepohonan dan membuat suasana terasa lebih hangat namun tetap sejuk.
Pengunjung disarankan datang saat cuaca cerah agar aliran air tetap jernih dan tidak terlalu deras.
Bagi yang berencana bermain air, disarankan membawa pakaian ganti karena suhu air cukup dingin.
Tempat Rehat Sebelum Lanjut Wisata Ijen
Air Terjun Jagir Banyuwangi kerap dijadikan tempat rehat sejenak sebelum wisatawan melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di kawasan Ijen.
Suasana alam yang tenang, nuansa pedesaan yang masih asri, serta udara segar membuat pengunjung betah berlama-lama.
Baca Juga: Pantai Pandawa Bali: Pantai Rahasia di Balik Tebing dengan Pesona Alam dan Budaya
Destinasi ini cocok dikunjungi bersama keluarga, pasangan, maupun rombongan kecil yang ingin menikmati wisata alam tanpa harus trekking jauh.
Keindahan alam yang ditawarkan Air Terjun Jagir Banyuwangi menjadi bukti bahwa Banyuwangi memiliki potensi wisata alam yang lengkap, dari budaya hingga panorama pegunungan.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina