TRENGGALEK NJENGGELEK- Wisata Dieng Wonosobo selalu punya cara memikat pelancong, terutama bagi pencinta alam dan perjalanan hemat ala backpacker. Mulai dari perjalanan darat belasan jam, homestay murah, kuliner kaki lima, hingga deretan destinasi alam yang menyuguhkan panorama pegunungan, semua terangkum dalam satu pengalaman perjalanan yang padat namun berkesan.
Perjalanan menuju kawasan wisata Dieng Wonosobo kali ini ditempuh dengan transportasi darat selama kurang lebih 12 jam. Bagi pelancong yang terbiasa perjalanan panjang, durasi tersebut justru menjadi waktu istirahat sebelum eksplorasi dimulai. Setibanya di kawasan Dieng pada pagi hari, agenda pertama adalah menyesuaikan waktu check-in penginapan yang belum tersedia.
Sambil menunggu, wisatawan memilih berburu sarapan sederhana di sekitar kawasan terminal dan pasar. Meski tidak banyak pilihan makanan siap santap, kuliner kaki lima di pinggir jalan tetap menjadi penyelamat. Nasi kuning lengkap dengan lauk sederhana dibanderol mulai Rp16 ribu, menjadi opsi murah meriah sebelum melanjutkan perjalanan.
Homestay Murah dengan View Pegunungan
Penginapan yang dipilih adalah Sigpot Homestay, salah satu akomodasi ramah backpacker di kawasan Dieng. Dengan tarif sekitar Rp300 ribu per malam untuk kamar tiga orang, biaya menginap bisa ditekan hingga Rp100 ribu per orang. Homestay ini menawarkan balkon di lantai atas yang langsung menghadap perbukitan, cocok untuk bersantai sambil menikmati udara pegunungan.
Lokasinya yang strategis memudahkan wisatawan menjangkau berbagai destinasi wisata Dieng Wonosobo tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Berendam di Pemandian Air Panas Alami
Setelah beristirahat sejenak, perjalanan dilanjutkan menuju pemandian air panas alami. Lokasi pemandian berada di jalur kawasan kawah dan hanya memiliki satu akses jalan. Tiket masuk dibanderol sekitar Rp15 ribu per orang, menjadikannya salah satu destinasi murah yang wajib dicoba.
Air panas alami yang mengalir langsung dari sumbernya terasa sangat panas, terutama di area pancuran. Berendam di tempat ini menjadi cara efektif menghangatkan tubuh setelah perjalanan panjang dan cuaca dingin khas Dieng.
Bukit Skoter, Panorama 360 Derajat di Ketinggian
Destinasi berikutnya adalah Bukit Skoter, salah satu spot favorit wisata Dieng Wonosobo. Tiket masuk Bukit Skoter Rp10 ribu per orang, dengan biaya parkir motor Rp5 ribu. Bukit ini berada di ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut dan menawarkan panorama 360 derajat Desa Dieng.
Meski jaraknya dekat dari titik nol Dieng, akses menuju Bukit Skoter tergolong ekstrem dengan tanjakan curam dan jalur sempit. Namun, tracking dari area parkir menuju puncak relatif singkat. Waktu terbaik berkunjung adalah sore hari untuk menikmati matahari terbenam dengan latar pegunungan Sindoro dan Sumbing.
Berburu Awan dan Telaga Menjer
Memasuki hari kedua, wisata berburu sunrise menjadi agenda utama. Namun, kondisi awan tebal membuat fenomena lautan awan tidak sepenuhnya terlihat. Meski begitu, pemandangan awan dari ketinggian tetap memberikan pengalaman visual yang menarik.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Telaga Menjer, danau alami seluas sekitar 70 hektare yang terletak di Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo. Telaga ini berada di ketinggian sekitar 1.300 mdpl dan dikelilingi perbukitan serta hutan pinus. Tiket masuk Rp5 ribu per orang dan parkir motor Rp5 ribu.
Di Telaga Menjer, wisatawan bisa menikmati fasilitas dasar seperti toilet, musala, warung, hingga perahu wisata dengan tarif Rp20 ribu per orang untuk berkeliling danau.
Dieng, Paket Lengkap Wisata Alam dan Hemat
Wisata Dieng Wonosobo menawarkan paket lengkap bagi pelancong dengan anggaran terbatas. Mulai dari penginapan murah, kuliner terjangkau, pemandian air panas alami, hingga panorama pegunungan yang memesona.
Meski beberapa destinasi bergantung pada kondisi cuaca, kawasan Dieng tetap layak dikunjungi kapan pun bagi pencinta alam. Dengan perencanaan matang, perjalanan singkat di Dieng bisa menghadirkan pengalaman wisata yang padat, hemat, dan penuh cerita.
Editor : Ichaa Melinda Putri