JAKARTA – Wisata Gunung Bromo dikenal sebagai salah satu destinasi alam paling ikonik di Indonesia. Namun, perjalanan ke Bromo akan terasa kurang lengkap jika wisatawan belum mengunjungi delapan lokasi terbaik yang tersebar di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Kawasan wisata Gunung Bromo memiliki banyak spot unggulan yang umumnya sudah termasuk dalam paket trip atau travel. Namun, bagi wisatawan yang datang secara mandiri, mengenali lokasi dan jalur menuju spot-spot terbaik menjadi hal penting agar pengalaman liburan tetap maksimal.
Delapan destinasi unggulan wisata Gunung Bromo ini dapat diakses melalui jalur Probolinggo, Pasuruan, maupun Malang. Berikut daftar lengkapnya.
Baca Juga: Shanaya Resort Malang: Glamping dan Villa Unik untuk Liburan Keluarga di BatuBaca Juga: Shanaya Resort Malang: Glamping dan Villa Unik untuk Liburan Keluarga di Batu
1. Penanjakan 1 dan Penanjakan 2
Penanjakan 1 atau View Point 1 Gunung Bromo merupakan spot paling populer untuk menikmati sunrise. Lokasi ini menjadi incaran utama wisatawan karena menawarkan panorama matahari terbit dengan latar Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru.
Wisatawan disarankan berangkat lebih awal karena keterlambatan sedikit saja bisa membuat momen sunrise terlewat. Alternatif lainnya adalah Penanjakan 2 atau Seruni Point, yang berada di ketinggian sekitar 2.400 meter di atas permukaan laut dan menawarkan sudut pandang berbeda namun tak kalah memukau.
Baca Juga: Penginapan Asmaraloka Mojokerto: Staycation Keluarga dengan Wahana Viral “Keranjang Sultan”
2. Bukit Kingkong
Bukit Kingkong dikenal juga dengan nama Bukit Kedaluh. Nama Kingkong berasal dari kontur tebing yang menyerupai kepala gorila raksasa. Lokasinya masih berada di kawasan Penanjakan, sekitar 2,5 kilometer dari Penanjakan 1.
Dengan ketinggian sekitar 2.700 meter di atas permukaan laut, wisatawan hanya perlu berjalan kaki sekitar 100–200 meter untuk menikmati panorama kaldera Tengger. Dalam kepercayaan masyarakat Tengger, nama Kedaluh berasal dari bahasa Sanskerta yang melambangkan kesuburan tanah.
Baca Juga: Review Kanana Retreat Coban Rondo Batu: Staycation Alam, View Pinus, dan BBQ Seru
3. Bukit Cinta
Bukit Cinta atau Tanjakan Cinta menjadi salah satu spot sunrise favorit karena menawarkan pandangan terbuka ke gugusan gunung di kaldera Tengger. Dari lokasi ini, Gunung Batok, Kawah Bromo, Gunung Watangan, Gunung Widodaren, hingga Puncak Mahameru terlihat jelas tanpa terhalang.
Bukit Cinta juga kerap dijadikan lokasi camping. Namun, wisatawan disarankan datang di hari biasa karena saat akhir pekan dan libur panjang kawasan ini sangat padat pengunjung.
Baca Juga: JLS Pacitan–Trenggalek Jadi Jalur Favorit Mudik Lebaran, Sajikan Panorama Pantai Soge yang Memikat
4. Bukit Mentigen
Bukit Mentigen menjadi alternatif spot sunrise yang lebih mudah diakses. Lokasinya berada di timur laut Gunung Bromo dan dekat dengan pintu masuk TNBTS jalur Sukapura, Probolinggo.
Wisatawan bisa berjalan kaki dari Rest Area Cemoro Lawang dengan jarak sekitar 950 meter atau 15 menit. Meski tidak setinggi Penanjakan 1, panorama yang ditawarkan tetap memesona dan cocok bagi wisatawan yang ingin trekking ringan.
5. Savana Teletubbies
Padang Savana Teletubbies menjadi salah satu ikon wisata Gunung Bromo. Hamparan rumput hijau dengan bukit bergelombang menciptakan lanskap eksotis yang sering dijadikan lokasi fotografi dan foto prewedding.
Savana Bromo dapat diakses dari jalur Malang, Pasuruan, Probolinggo, dan Lumajang. Seiring perbaikan fasilitas, kawasan ini memungkinkan aktivitas seperti menunggang kuda, camping, hingga outbound bersama rombongan.
Baca Juga: JLS Pacitan–Trenggalek Jadi Sorotan, Rute Jalur Lintas Selatan Lewat Pantai Soge hingga Munjungan
6. Pasir Berbisik
Pasir Berbisik merupakan bagian dari lautan pasir Bromo yang membentang lebih dari 5.900 hektare. Kawasan ini berada di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi tebing tinggi dengan kemiringan ekstrem.
Hamparan pasir vulkanik yang luas mengelilingi Gunung Bromo, Batok, Widodaren, Kursi, dan Watangan, menciptakan suasana bak gurun di tengah pegunungan.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Hotel Terbaik di Bandung untuk Staycation & Liburan
7. Pura Luhur Poten
Pura Luhur Poten atau Sanggar Agung Poten merupakan pusat ibadah umat Hindu Tengger. Pura ini berdiri di tengah lautan pasir dengan latar Gunung Batok, menjadikannya salah satu spot paling unik di kawasan Bromo.
Bangunan pura memiliki tiga zona utama dan mencapai puncak kunjungan saat perayaan Yadnya Kasada. Wisatawan yang ingin menyaksikan upacara sakral ini disarankan merencanakan perjalanan jauh hari.
Baca Juga: Penginapan Vila Kayu di Pantai Mutiara Trenggalek: Omah Kayu Mutiara Prigi
8. Kawah Bromo
Kawah Gunung Bromo menjadi destinasi pamungkas wisata Gunung Bromo. Kawah aktif ini memiliki diameter sekitar 800 meter dengan kepulan asap belerang yang terus keluar dari dasarnya.
Untuk mencapai puncak kawah, wisatawan harus menaiki tangga beton yang telah disediakan. Pengunjung disarankan menggunakan masker, kacamata, membawa air minum, dan memastikan kondisi fisik prima. Alternatifnya, wisatawan dapat menyewa kuda dari area bawah.
Baca Juga: Pasar Tanggaran Trenggalek: Pasar Tradisional Kuno di Pegunungan Kidul Jawa Timur
Delapan spot ini menjadi bukti bahwa wisata Gunung Bromo bukan sekadar melihat gunung, melainkan menyusuri lanskap alam, budaya, dan spiritual yang menyatu dalam satu kawasan luar biasa.
Editor : Dyah Wulandari