TRENGGALEK NJENGGELEK- Wisata WTC Lampung Selatan kembali menjadi magnet wisatawan lokal setelah perayaan HUT ke-79 RI. Destinasi pemandian alami yang berada di kaki Gunung Raja Basah ini ramai dikunjungi, termasuk oleh rombongan pelajar dari SDN 2 Kedawong yang menggelar kegiatan rekreasi bersama.
WTC atau Way Tebing Cep merupakan wisata air alami yang bersumber langsung dari mata air pegunungan. Airnya mengalir jernih dari hulu Gunung Raja Basah, kemudian dibendung dan dimanfaatkan sebagai kolam pemandian yang tertata rapi.
Lokasi Wisata WTC Lampung Selatan berada di Desa Taman Baru. Jika ditempuh dari pusat Kecamatan Penengahan, jaraknya sekitar 5 kilometer, sementara dari pusat Kabupaten Kalianda sekitar 10 kilometer. Akses menuju lokasi sudah cukup baik dengan jalan beton dan aspal, melewati kawasan persawahan serta pepohonan yang rimbun.
Akses Mudah dan Parkir Luas
Memasuki area wisata, pengunjung akan melewati jalan masuk sekitar satu kilometer dari jalan utama. Kondisi jalan menuju WTC sudah dicor dan cukup lebar, memudahkan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Area parkir dibagi dua, yakni parkir motor di bagian bawah dan parkir mobil di area atas. Lahan parkirnya cukup luas dan terkoordinasi dengan baik. Tiket masuk dibanderol Rp15.000, sudah termasuk biaya parkir dan akses ke seluruh area kolam.
Dari pintu masuk, mata air alami sudah terlihat mengalir jernih. Suasana sejuk langsung terasa karena kawasan ini berada tepat di bawah kaki gunung.
Empat Kolam dari Mata Air Pegunungan
Wisata WTC Lampung Selatan memiliki empat kolam pemandian dengan kedalaman berbeda. Kolam paling atas merupakan kolam terdalam yang diperuntukkan bagi orang dewasa. Di bawahnya terdapat kolam dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter, cocok untuk remaja dan anak-anak.
Kolam berikutnya berada di bagian tengah, sementara kolam paling bawah dirancang sebagai kolam anak-anak. Seluruh kolam mendapatkan pasokan air langsung dari mata air pegunungan tanpa campuran bahan kimia.
Air di WTC mengalir seperti sungai kecil dari hulu gunung, lalu dibendung secara bertingkat. Selama area hulunya tetap terjaga kebersihannya, kejernihan air kolam pun tetap terjaga.
Fasilitas Lengkap dan Permanen
Selain kolam renang, Wisata WTC Lampung Selatan juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Mulai dari gazebo untuk bersantai, musala permanen, toilet dan ruang ganti, hingga area kuliner yang menyediakan makanan dan minuman ringan.
Tersedia pula penyewaan ban dengan tarif Rp10.000 untuk pengunjung yang ingin bermain air lebih nyaman. Beberapa pancuran air dibuat menyerupai perosotan alami, menambah keseruan terutama bagi anak-anak.
Di sepanjang area kolam, jalur pejalan kaki sudah dipaving sehingga aman dilalui pengunjung. Sementara di beberapa sisi lainnya, suasana alam masih dipertahankan dengan bebatuan dan pepohonan alami.
Ramai Saat Libur, Tenang di Hari Biasa
Pada hari libur dan akhir pekan, Wisata WTC Lampung Selatan biasanya dipadati pengunjung. Pengelola menyebutkan jumlah wisatawan bisa membludak hingga memenuhi seluruh area kolam.
Namun pada hari biasa atau sore hari, suasananya cenderung lebih lengang. Kondisi ini cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana alam dengan lebih tenang.
Nama WTC sendiri berasal dari singkatan Way Tebing Cep, yang dalam bahasa Lampung berarti air. Penamaan ini sesuai dengan karakter wisata yang mengandalkan mata air pegunungan sebagai daya tarik utama.
Destinasi Alam Ramah Keluarga
Dengan pengelolaan yang baik, fasilitas lengkap, serta konsep wisata ramah lingkungan, WTC kini menjadi salah satu destinasi favorit di Kabupaten Lampung Selatan. Lokasinya yang mudah dijangkau menjadikannya pilihan ideal untuk wisata keluarga maupun rombongan sekolah.
Bagi wisatawan yang sedang melintas atau berkunjung ke Lampung Selatan, Wisata WTC Lampung Selatan layak masuk daftar tujuan untuk menikmati pemandian alami dengan suasana sejuk dan asri.
Editor : Ichaa Melinda Putri