Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

7 Pura Terindah Di Bali Yang Wajib Dikunjungi, Jejak Sakral Di Pulau Dewata

Dara Shauqy Hadiwijaya • Senin, 9 Februari 2026 | 10:55 WIB

Menelusuri pura terindah di Bali dari Uluwatu hingga Besakih, perpaduan panorama alam dan pusat spiritual Pulau Dewata.
Menelusuri pura terindah di Bali dari Uluwatu hingga Besakih, perpaduan panorama alam dan pusat spiritual Pulau Dewata.

BALI - Bali dikenal sebagai Pulau Dewata, bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kuatnya kehidupan spiritual masyarakatnya. Di berbagai sudut pulau, pura berdiri sebagai pusat persembahan, doa, dan tradisi yang hidup. Dari tebing curam hingga tepian danau pegunungan, pura-pura di Bali menjadi destinasi wisata spiritual sekaligus budaya yang memikat wisatawan. Berikut deretan pura terindah di Bali yang wajib dikunjungi.

Pura Luhur Uluwatu, Penjaga Sakral Di Ujung Tebing

Pura Luhur Uluwatu berdiri di tebing kapur sekitar 70 meter di atas Samudra Hindia. Lokasinya berada di wilayah barat daya Bali dan dikenal sebagai salah satu pura kahyangan jagat yang berfungsi sebagai penjaga arah mata angin. Dalam tradisi Bali, pura ini dikaitkan dengan tokoh suci Empu Kuturan dan kemudian disempurnakan oleh Dang Hyang Nirartha.

Selain panorama laut lepas, daya tarik utama Uluwatu adalah pertunjukan tari Kecak saat matahari terbenam. Kawasan hutan di sekitar pura juga dihuni monyet ekor panjang yang menjadi ciri khas lokasi ini.

Pura Lempuyang Luhur, Gerbang Surga Di Lereng Gunung

Pura Lempuyang Luhur berada di kawasan Gunung Lempuyang, Karangasem, pada ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut. Pura ini termasuk salah satu pura tertua dan sangat disucikan. Kompleksnya merupakan bagian dari Sad Kahyangan Jagat, enam pura utama penyangga spiritual Bali.

Gerbang terbelah dengan latar Gunung Agung yang sering disebut “Gerbang Surga” populer luas sejak era media sosial. Meski istilah itu modern, nilai spiritual dan kesakralan pura tetap menjadi inti utama kawasan ini.

 

Baca Juga: 10 Destinasi Wisata Di Bali Yang Wajib Anda Kunjungi, Dari Pantai Hingga Pura Ikonik

 

Pura Gunung Kawi, Kompleks Candi Tebing Kuno

Pura Gunung Kawi di Tampaksiring, Gianyar, berbeda dari pura pada umumnya. Kompleks ini menampilkan candi-candi yang dipahat langsung pada tebing batu padas setinggi sekitar 7 meter. Situs ini diperkirakan berasal dari abad ke-11 pada masa Raja Anak Wungsu dari Dinasti Warmadewa.

Terletak di Lembah Sungai Pakerisan, suasana pura dikelilingi sawah berundak dan hutan tropis. Lingkungannya yang sunyi menjadikan Gunung Kawi sebagai destinasi wisata sejarah dan spiritual Bali.

Pura Ulun Danu Tamblingan, Sakral Di Tengah Hutan Dan Danau

Pura Ulun Danu Tamblingan berada di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, dikelilingi hutan tropis lebat dan kabut pegunungan. Situs ini berkaitan dengan peradaban kuno Tamblingan yang menjunjung kesucian air dan alam.

Saat permukaan air danau naik, akses menuju pura dilakukan dengan perahu tradisional. Lanskapnya yang alami membuat kawasan ini dikenal sebagai salah satu pura dengan nuansa paling hening di Bali.

Pura Tanah Lot, Pura Laut Paling Ikonik

Pura Tanah Lot berdiri di atas batu karang di pesisir Tabanan. Nama Tanah Lot dimaknai sebagai daratan di tengah laut. Berdasarkan lontar Dwijendra Tatwa, pura ini dikaitkan dengan Dang Hyang Nirartha pada abad ke-16.

Tanah Lot termasuk jaringan pura laut di sepanjang pesisir selatan Bali yang secara kosmologis dipercaya membentuk garis perlindungan spiritual. Saat senja, siluet pura dengan latar matahari terbenam menjadi salah satu pemandangan paling terkenal di Bali.

 

Baca Juga: 12 Tempat Wisata Terbaik di Bali yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan ke Pulau Dewata

 

Pura Ulun Danu Beratan, Ikon Pura Di Tepi Danau

Pura Ulun Danu Beratan di Bedugul tampak seolah mengapung di permukaan Danau Beratan. Dibangun pada tahun 1633 oleh Raja Mengwi, pura ini didedikasikan untuk Dewi Danu, dewi air dan kesuburan.

Berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, kawasan ini berhawa sejuk dan berkabut. Meru bertingkat menjadi ciri arsitektur utama dan menjadikan pura ini salah satu ikon wisata Bali paling fotogenik.

Pura Agung Besakih, Pusat Spiritual Terbesar Di Bali

Pura Agung Besakih terletak di lereng Gunung Agung dan dikenal sebagai pura terbesar di Bali. Kompleksnya terdiri dari lebih dari 80 pura yang menyebar di area pegunungan. Situs ini diyakini telah digunakan sejak masa kuno, bahkan sebelum bentuk pura berundak berkembang seperti sekarang.

Pura Penataran Agung menjadi pusat utama peribadatan. Tata letaknya mengikuti konsep mandala, melambangkan perjalanan spiritual manusia menuju tingkat kesucian tertinggi.

Pura-pura di Bali tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga ruang hidup bagi tradisi dan ritual yang terus berjalan. Mengunjungi pura berarti memasuki lanskap budaya dan spiritual yang menjadi jantung Pulau Dewata.

 

Baca Juga: Hotel Murah di Bali Mulai Rp300 Ribuan, Ini Dua Rekomendasi Nyaman di Sunset Road dan Sanur

Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya
#Wisata #keindahan bali #wisata bali #rekomendasi wisata Bali #bali indonesia #indonesia