RADAR TRENGGALEK – Telaga Sarangan Magetan kembali menjadi sorotan sebagai destinasi wisata unggulan di lereng Gunung Lawu.
Danau alami yang berada di Desa Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan ini tak pernah kehilangan pesonanya.
Dengan udara sejuk khas pegunungan dan panorama eksotis, Telaga Sarangan selalu ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat libur panjang.
Berlokasi sekitar 15 kilometer dari Alun-Alun Magetan atau sekitar 30 menit perjalanan darat, Telaga Sarangan Magetan mudah diakses kendaraan pribadi maupun rombongan wisata.
Cukup mengetik “Telaga Sarangan Magetan” di aplikasi peta digital, pengunjung sudah diarahkan langsung ke lokasi.
Dikenal juga dengan sebutan telaga pasir, Telaga Sarangan Magetan berada di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut.
Luasnya mencapai kurang lebih 30 hektare dengan kedalaman sekitar 28 meter. Suhu udara berkisar antara 15 hingga 20 derajat Celsius, membuat suasana terasa dingin dan segar sepanjang hari.
Harga Tiket Masuk dan Biaya Parkir
Untuk menikmati keindahan Telaga Sarangan, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk yang relatif terjangkau. Tiket masuk anak-anak dipatok Rp10 ribu, sedangkan dewasa Rp20 ribu per orang.
Sementara itu, tarif parkir kendaraan juga ramah di kantong. Sepeda motor dikenakan Rp2.500 dan mobil Rp5.000.
Kawasan wisata ini buka 24 jam setiap hari, sehingga wisatawan bebas memilih waktu terbaik untuk berkunjung, baik pagi berkabut maupun sore menjelang matahari terbenam.
Sewa Perahu dan Speedboat
Salah satu aktivitas favorit di Telaga Sarangan adalah berkeliling telaga menggunakan perahu motor.
Tarif sewa perahu untuk dua kali putaran dipatok Rp150 ribu. Jika ingin tiga kali putaran, pengunjung cukup menambah Rp50 ribu menjadi Rp200 ribu.
Sensasi menyusuri danau dengan latar Gunung Lawu menjadi pengalaman tak terlupakan.
Percikan air dan hembusan angin pegunungan menambah kesan menyegarkan selama perjalanan.
Berkuda Keliling Telaga Rp80 Ribu
Selain perahu, wisatawan juga bisa menikmati suasana dengan berkuda mengelilingi telaga.
Tarif satu kali putaran berkuda sebesar Rp80 ribu. Rute mengitari tepian danau memberikan sudut pandang berbeda untuk menikmati panorama.
Aktivitas ini cukup diminati, terutama oleh wisatawan keluarga dan anak-anak. Jalurnya relatif aman dengan pemandu yang mendampingi.
Surga Kuliner di Tepi Telaga
Tak lengkap rasanya berkunjung tanpa mencicipi kuliner khas Sarangan. Di sepanjang tepian danau, deretan warung menawarkan berbagai makanan tradisional.
Harga makanan pun cukup terjangkau. Satu porsi pecel dibanderol sekitar Rp12 ribu hingga Rp15 ribu tergantung lauk tambahan. Sate ayam dijual sekitar Rp17 ribu per porsi, sedangkan sate kelinci mencapai Rp30 ribu.
Minuman hangat seperti wedang ronde dan teh panas menjadi pilihan tepat untuk menghangatkan tubuh di tengah udara dingin Sarangan. Jagung bakar juga menjadi camilan favorit wisatawan.
Legenda Ki Pasir dan Nyai Pasir
Di balik keindahan Telaga Sarangan, tersimpan legenda yang dipercaya masyarakat setempat.
Konon, telaga ini terbentuk dari kisah Ki Pasir dan Nyai Pasir yang menemukan telur ajaib hingga berubah menjadi naga dan membentuk cekungan danau.
Kepercayaan tersebut masih dijaga melalui ritual larung sesaji yang digelar setiap tahun.
Di tengah telaga terdapat pulau kecil dengan simbol penghormatan berupa patung naga dan batu nisan yang diyakini berkaitan dengan legenda tersebut.
Terdapat pula mitos larangan mengenakan pakaian hijau berbahan sutra saat berkunjung ke Telaga Sarangan.
Fasilitas Lengkap dan Wisata Sekitar
Sebagai destinasi unggulan, Telaga Sarangan dilengkapi fasilitas memadai. Area parkir luas, hotel berbintang, villa, homestay, hingga camping ground tersedia bagi wisatawan yang ingin menginap.
Pasar oleh-oleh juga tersedia untuk membeli cenderamata khas Magetan. Bagi pecinta memancing, tersedia spot khusus dengan tarif sekitar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per orang.
Tak jauh dari telaga, wisatawan juga bisa menuju Air Terjun Ngadiloyo yang berjarak sekitar 1,5 kilometer atau 40 menit berjalan kaki.
Tiket masuknya Rp7 ribu per orang, dengan opsi ojek Rp15 ribu hingga area parkir terdekat.
Dengan panorama alam, ragam aktivitas, kuliner khas, hingga nilai budaya yang kuat, Telaga Sarangan Magetan tetap menjadi primadona wisata di Jawa Timur.
Perpaduan keindahan alam dan kearifan lokal menjadikan destinasi ini tak sekadar tempat rekreasi, tetapi juga ruang pengalaman yang sarat cerita.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan