JAKARTA - Kawasan wisata Pantai Papuma kembali dipadati wisatawan saat momen libur panjang. Akses masuk melalui gerbang Pantai Watu Ulo menjadi jalur favorit pengunjung yang ingin menikmati panorama pantai selatan dengan ombak besar dan pasir putih yang bersih.
Rombongan wisatawan yang datang menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua diarahkan melewati pintu masuk Watu Ulo sebelum melanjutkan perjalanan ke Pantai Papuma. Untuk rombongan keluarga, tarif masuk diberlakukan per orang dan kendaraan. Berdasarkan keterangan di lapangan, tiket masuk saat ini berada di kisaran Rp12.500 per orang, sementara parkir mobil dikenakan tarif sekitar Rp5.000.
Pengelola juga menegaskan bahwa isu tarif mahal yang sempat viral sebelumnya kini sudah tidak berlaku. Banner informasi terpasang jelas di area masuk, termasuk penanda parkir gratis di lahan tertentu sehingga wisatawan tidak perlu khawatir adanya pungutan tambahan.
Perjalanan Menuju Papuma dan Jalur yang Dipenuhi Monyet
Perjalanan dari gerbang Watu Ulo menuju Pantai Papuma masih harus ditempuh dengan jarak beberapa menit. Sepanjang jalur tersebut, wisatawan disuguhi pemandangan hutan tropis yang masih alami. Namun, pengunjung juga diingatkan untuk waspada karena banyak monyet liar berkeliaran di tepi jalan.
Kehadiran monyet-monyet ini menjadi daya tarik tersendiri, tetapi wisatawan diimbau tidak memberi makan atau membuka jendela kendaraan terlalu lama demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kondisi jalan berkelok dan menurun juga menuntut pengemudi untuk tetap berhati-hati.
Pesona Pantai Selatan dan Perahu Khas Nelayan
Setibanya di kawasan Pantai Papuma, pemandangan laut selatan langsung menyambut pengunjung. Deretan perahu nelayan dengan penyeimbang kayu khas pantai selatan tampak berjajar di tepi pantai. Ombak besar yang menggulung menjadi ciri khas utama kawasan ini.
Meski terlihat menggoda untuk bermain air, pengunjung diimbau tetap waspada. Ombak pantai selatan dikenal tidak dapat diprediksi. Dalam hitungan detik, ombak kecil bisa berubah menjadi gelombang besar yang menyapu hingga bibir pantai.
Baca Juga: Pantai Papuma Jadi Destinasi Favorit Long Weekend, Berangkat Subuh Demi Sunrise dan Camping Seru
Pantai Bersih, Ramah Anak, Tapi Tetap Waspada
Salah satu keunggulan Pantai Papuma adalah kondisi pasirnya yang relatif bersih dan nyaman untuk aktivitas keluarga. Anak-anak tampak bermain pasir, menggali, dan berlarian di tepi pantai dengan pengawasan orang tua.
Meski demikian, wisatawan diingatkan untuk tidak lengah. Ombak besar kerap datang tiba-tiba. Pengunjung yang membawa anak kecil disarankan tetap berada di zona aman dan tidak terlalu dekat dengan garis ombak.
“Airnya memang menggoda untuk berenang, tapi pantai selatan tetap berbahaya,” ujar salah satu pengunjung yang tengah berlibur bersama keluarganya.
Sewa Perahu dan Aktivitas Wisata
Selain bermain air dan menikmati panorama laut, wisatawan juga bisa menyewa perahu nelayan untuk berkeliling area pantai. Aktivitas ini cukup diminati oleh pengunjung yang ingin menikmati sudut lain Pantai Papuma dari laut.
Tak sedikit pula wisatawan yang memilih duduk santai menikmati angin pantai, mengabadikan momen, atau sekadar menunggu deburan ombak besar yang datang silih berganti.
Pantai Papuma Tetap Jadi Andalan Wisata Jember
Dengan akses yang semakin jelas, tarif masuk yang terjangkau, serta fasilitas parkir yang tertata, Pantai Papuma masih menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Jember. Kombinasi keindahan alam, karakter pantai selatan yang eksotis, dan suasana liburan keluarga membuat pantai ini selalu ramai saat akhir pekan dan musim liburan.
Bagi wisatawan yang berencana berkunjung, disarankan datang pagi hari, mematuhi rambu keselamatan, dan tetap waspada terhadap ombak serta satwa liar di sepanjang jalur menuju pantai.
Editor : Natasha Eka Safrina