JAKARTA - Destinasi wisata pantai di pesisir selatan Kabupaten Jember kembali ramai dikunjungi wisatawan saat akhir pekan. Salah satu yang paling diminati adalah Pantai Watu Ulo, pantai eksotik yang dikenal dengan batu ikonik menyerupai ular serta panorama laut selatan yang memukau.
Pantai Watu Ulo berada di jalur wisata strategis. Jika pengunjung melanjutkan perjalanan lurus, jalur akan mengarah ke Pantai Payangan, sementara untuk menuju Pantai Watu Ulo, kendaraan harus berbelok ke kanan. Meski jalurnya terbilang menantang dan perlu kehati-hatian, pemandangan yang tersaji sepanjang perjalanan dinilai sangat sepadan.
Sejak pagi hari, kawasan Pantai Watu Ulo sudah mulai dipadati wisatawan. Pada akhir pekan, pantai ini ramai bahkan sejak pukul 07.00 WIB. Suasana pagi dinilai paling ideal karena cuaca belum terlalu panas, sehingga nyaman untuk berjalan santai maupun menikmati panorama laut.
Baca Juga: Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Wisata Pantai Eksotik Ujung Timur Jawa dengan Ombak Kelas Dunia
Akses Mudah dan Fasilitas Lengkap
Akses menuju Pantai Watu Ulo tergolong baik. Jalan utama sudah beraspal dan tersedia dua jalur masuk yang bisa dipilih pengunjung. Sepanjang kawasan pantai, deretan warung makanan, tempat parkir, hingga area wisata pendukung tampak berjejer rapi.
Untuk biaya masuk, tiket wisata Pantai Watu Ulo dipatok sebesar Rp10.000 per orang. Tarif parkir kendaraan roda dua sebesar Rp5.000, sedangkan kendaraan roda empat dikenakan biaya Rp10.000. Harga tersebut dinilai cukup terjangkau, terutama bagi wisatawan lokal dan rombongan keluarga.
Di sekitar area masuk, pengunjung juga bisa menemukan wahana hiburan musiman seperti biang lala yang biasanya beroperasi pada malam hari. Selain itu, terdapat rumah makan dan tempat penjualan hasil laut segar di sekitar kawasan pantai.
Muara Sungai dan Area Aman untuk Anak
Salah satu daya tarik Pantai Watu Ulo adalah keberadaan muara sungai di sisi kanan pantai. Area ini relatif dangkal dan sering dimanfaatkan pengunjung, termasuk anak-anak, untuk bermain air. Namun demikian, orang tua tetap diimbau untuk selalu mendampingi anak-anak demi keamanan.
Di pagi hari, kawasan sekitar muara juga kerap dimanfaatkan warga untuk berolahraga seperti jogging. Aktivitas ini biasanya ramai pada pukul 06.00 hingga 07.00 WIB sebelum cuaca mulai terik.
Batu Ular Ikonik dan Pantai Lepas
Nama Pantai Watu Ulo berasal dari formasi batu panjang yang menyerupai tubuh ular. Batu ini menjadi ikon utama dan sering dijadikan latar foto oleh wisatawan. Di sekitar area batu, terdapat papan peringatan yang melarang aktivitas tertentu, termasuk ritual, demi menjaga keselamatan dan ketertiban kawasan wisata.
Di sisi lain pantai, hamparan laut lepas langsung berhadapan dengan Samudra Hindia. Ombak di kawasan ini tergolong besar dan tidak bisa diprediksi. Wisatawan diimbau tidak berenang terlalu ke tengah karena risikonya cukup tinggi.
Ombak Besar, Wisatawan Diimbau Waspada
Meski pasir pantai tergolong bersih dan lembut dengan warna dominan hitam keabu-abuan, Pantai Watu Ulo tetap memiliki karakter pantai selatan yang berbahaya. Ombak besar kerap datang tiba-tiba, terutama di area pantai lepas.
Pengunjung yang membawa anak kecil diingatkan untuk tetap berada di area pinggir pantai dan selalu dalam pengawasan orang tua. Beberapa wisatawan tampak memancing di area ujung pantai, memanfaatkan kontur batu yang menjorok ke laut.
Tetap Jadi Favorit Wisata Jember
Secara keseluruhan, Pantai Watu Ulo masih menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Jember. Kombinasi keindahan alam, akses yang relatif mudah, serta fasilitas pendukung membuat pantai ini selalu ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, waktu terbaik adalah pagi atau sore hari. Selain cuaca lebih bersahabat, pengunjung juga bisa menikmati suasana pantai dengan lebih nyaman sambil tetap mengutamakan keselamatan.
Editor : Natasha Eka Safrina