Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Review Grand Mega Diving Resort Karimun Jawa, Vibes Maldives tapi Kamar Gerah? Ini Fakta Lengkapnya

Dyah Wulandari • Jumat, 13 Februari 2026 | 21:48 WIB

 

Review Grand Mega Diving Resort Karimun Jawa, overwater ala Maldives. Fasilitas mewah, tapi kamar gerah? Simak detailnya
Review Grand Mega Diving Resort Karimun Jawa, overwater ala Maldives. Fasilitas mewah, tapi kamar gerah? Simak detailnya

KARIMUN JAWA – Review Grand Mega Diving Resort Karimun Jawa menjadi salah satu topik yang paling banyak dicari wisatawan yang ingin merasakan sensasi menginap ala Maldives tanpa harus ke luar negeri. Resort yang berada di pulau terpisah ini menawarkan konsep overwater villa dengan panorama laut lepas yang memanjakan mata.

Dalam episode kedua perjalanan di Karimun Jawa, pengalaman menginap di Grand Mega Diving Resort Karimun Jawa menghadirkan kesan mewah sekaligus catatan penting bagi calon tamu. Mulai dari fasilitas, harga, hingga kenyamanan kamar, semuanya patut dipertimbangkan sebelum booking.

Lantas, seperti apa detail pengalaman menginap di resort yang disebut-sebut mirip Maldives ini?

Baca Juga: Ucapan Weton Ini Disebut Sering Jadi Kenyataan, Primbon Jawa Ungkap Daftar Lengkapnya

Lokasi Terpisah, Dijemput Pakai Perahu

Grand Mega Diving Resort Karimun Jawa berada di pulau berbeda dari pusat Karimun Jawa. Tamu akan dijemput dari penginapan di Karimun Jawa, lalu menempuh perjalanan darat sekitar 45 menit melewati jembatan penghubung Pulau Karimun Jawa dan Pulau Kemujan.

Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan perahu sekitar 15 menit menuju pulau resort. Penjemputan ini sudah termasuk dalam harga kamar.

Baca Juga: Ramalan Tigor Otadan 2026: Badai Besar di Bandung–Makassar, Fenomena Tanah Berlubang hingga Warning untuk Happy Asmara

Karena lokasinya terpisah dan tidak ada warung sekitar, tamu disarankan membawa bekal makanan jika ingin berhemat.

Harga Menginap dan Fasilitas

Untuk tipe overwater “Mermaid”, tarifnya Rp3,9 juta per malam dengan kapasitas maksimal tiga orang. Dalam pengalaman kali ini, rombongan enam orang harus menambah tipe dormitory dan biaya tambahan sekitar Rp1 juta, sehingga total menjadi Rp4,9 juta.

Baca Juga: Ramalan Hard Gumai 2026 Kembali Disorot! Isu Tsunami Jawa, Kebakaran Gedung Pemerintah hingga Artis Meninggal Dunia

Harga tersebut sudah termasuk sarapan dan snorkeling. Bahkan disebutkan juga termasuk dokumentasi underwater.

Fasilitas resort tergolong lengkap. Ada kolam renang panjang menghadap laut, area waterpark, kano transparan (crystal kayak), hingga penangkaran baby shark yang bisa diberi makan dari atas dermaga.

Servis staf menjadi nilai plus. Tamu disambut welcome drink segar, cold towel, hingga briefing aturan seperti larangan memancing dan mengambil kerang demi menjaga ekosistem.

Baca Juga: Ramalan Tigor Otadan 2026: Fenomena Alam Mirip Lapindo, Badai Besar hingga Peringatan untuk Happy Asmara

Kamar Estetik, Tapi Kurang Adem

Tipe Mermaid menawarkan bangunan full kayu ulin dengan konsep tradisional. Interiornya luas, didominasi kayu, dengan sliding door kaca besar menghadap laut. Tersedia dua AC dan satu kipas angin.

Kamar mandi juga luas dengan konsep kaca transparan. Namun, airnya terasa asin karena berada di pulau.

Sayangnya, ada catatan penting: kamar terasa gerah. Meski sudah menggunakan dua AC dan kipas, udara dingin tidak merata. Diduga angin laut kencang membuat suhu sulit stabil.

Baca Juga: Terawangan Tigor Otadan 2026 Part 2: Kecelakaan Kereta Api, Longsor Besar hingga Puting Beliung di Jatim–Jateng

Selain itu, WiFi tidak terdeteksi di kamar overwater ini. Untungnya, sinyal Telkomsel masih cukup lancar.

Meski demikian, area teras menjadi favorit. Tersedia deck luas, ayunan, bathtub, hingga kolam kecil pribadi dengan view laut lepas yang indah.

Snorkeling dan Ekosistem Terjaga

Aktivitas snorkeling menjadi daya tarik utama. Terumbu karang warna-warni, ikan hias, hingga ikan Nemo bisa ditemukan di sekitar resort.

Baca Juga: Weton Pon Selalu Diuji Sejak Lahir? Primbon Jawa Ungkap Fase Berat hingga Lonjakan Rezeki Besar

Peralatan snorkeling sudah disiapkan lengkap, termasuk handuk dan air minum. Staf juga membantu membersihkan alat sebelum digunakan.

Durasi snorkeling sekitar 40 menit, dengan ombak relatif tenang. Resort juga sedang melakukan penanaman terumbu karang untuk menjaga kelestarian laut.

Selain snorkeling, tamu bisa memberi makan baby shark di area penangkaran. Namun, berenang langsung bersama hiu tidak diperbolehkan demi kenyamanan hewan.

Baca Juga: Ramalan Hart Gumai 2026 Bikin Merinding! Soal Bencana Besar hingga Reshuffle Kabinet Prabowo, Ini Pengakuannya

Makanan dan Sarapan

Untuk makan siang dan malam, tersedia restoran di dalam resort. Beberapa menu seperti spaghetti aglio e olio dinilai cukup baik, tetapi dessert seperti choco lava cake dianggap kurang maksimal.

Room service perlu dipesan dua jam sebelumnya karena jarak dapur yang cukup jauh.

Sarapan menjadi salah satu highlight. Porsinya besar dan bisa memilih menu Indonesian atau American breakfast. Penyajian bisa diantar ke kamar atau dinikmati langsung di restoran.

Baca Juga: Ramalan 2026 Indonesia: Agustus Disebut Rawan Bencana, Banten–Sulawesi hingga Ancaman Wabah Saraf dan Kebakaran Misterius

Layak Dicoba?

Secara keseluruhan, Grand Mega Diving Resort Karimun Jawa menawarkan pengalaman menginap dengan view spektakuler dan pelayanan prima. Konsep overwater villa dengan panorama sunrise langsung dari kamar menjadi daya tarik utama.

Meski ada kekurangan seperti kamar kurang dingin dan WiFi terbatas, resort ini tetap direkomendasikan bagi wisatawan yang ingin menikmati sensasi Maldives versi Karimun Jawa tanpa harus ke Labuan Bajo atau Bali.

Bagi yang ingin pengalaman lebih nyaman, tipe kamar darat dengan akses langsung ke kolam bisa menjadi alternatif menarik.

Baca Juga: Rahasia Hitungan Weton Jawa Dibongkar di Kelas Metafisika Online, Bisa Prediksi Rezeki hingga Jodoh

Editor : Dyah Wulandari
#karimun jawa #snorkeling #resort karimunjawa #Wisata Karimun