Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Road Trip ke Bandung Semarang, Serunya Umbul Sidomukti, Ngopi di Kebun, hingga Menginap Murah Mulai Rp290 Ribu

Muhamad Ahsanul Wildan • Sabtu, 14 Februari 2026 | 16:43 WIB
Road trip ke Bandungan Semarang, jelajah Umbul Sidomukti, ngopi di kebun, hingga menginap mulai Rp290 ribu.
Road trip ke Bandungan Semarang, jelajah Umbul Sidomukti, ngopi di kebun, hingga menginap mulai Rp290 ribu.

RADAR TRENGGALEK – Road trip ke Bandungan Semarang selalu menghadirkan cerita baru.

Kawasan sejuk di kaki Gunung Ungaran ini menawarkan paket lengkap, mulai dari wisata alam, kuliner legendaris, hingga pengalaman ngopi langsung di kebun kopi.

Perjalanan road trip ke Bandungan Semarang dimulai dari arah Yogyakarta. Berkat akses tol terbaru menuju Bawen, waktu tempuh menjadi lebih singkat, hanya sekitar 1,5 jam.

Jalanan yang halus serta panorama pegunungan menjadi pembuka perjalanan yang menyenangkan.

Setibanya di kawasan Bandungan, destinasi pertama yang disambangi adalah Umbul Sidomukti.

Tempat wisata alam ini terkenal dengan kolam renang alami di ketinggian serta pemandangan perbukitan yang memanjakan mata.

Sensasi Berenang di Umbul Sidomukti

Umbul Sidomukti berada di lereng Gunung Ungaran. Air kolamnya bersumber langsung dari mata air pegunungan, sehingga terasa segar dan jernih.

Kedalaman kolam bervariasi, mulai 1,3 hingga 1,6 meter, relatif aman untuk dewasa. Untuk anak-anak tetap disarankan didampingi orang tua.

Harga tiket masuk kawasan ini tergolong terjangkau, sekitar Rp10.000 per orang. Pengunjung juga bisa mencoba wahana lain seperti flying fox, berkuda, hingga bersantai di kafe dengan gardu pandang yang fotogenik.

Tak jauh dari kolam utama, terdapat akses menuju Goa Tirta Mulya. Goa buatan sepanjang kurang lebih 135 meter ini awalnya dirancang untuk memunculkan sumber mata air tambahan.

Sayangnya, saat kunjungan berlangsung, loket sedang tutup sehingga pengunjung belum bisa mengeksplorasi bagian dalam goa dan gardu pandang di ujungnya.

Baca Juga: Jejak Sejarah Majalengka dan Kaitan dengan Kerajaan Majapahit

Menginap di Green Valley, Tarif Mulai Rp290 Ribu

Menjelang sore, perjalanan berlanjut ke penginapan bernuansa alam, Green Valley Hotel & Resort Bandungan. Lokasinya sekitar 5 kilometer dari alun-alun Bandungan.

Resort ini berdiri di lahan sekitar 6 hektare dengan konsep bungalow kayu tradisional.

Suasananya asri, dipenuhi pepohonan rindang dan udara pegunungan yang sejuk. Tersedia berbagai tipe kamar, mulai kapasitas dua orang hingga rombongan 15 orang.

Menariknya, tarif kamar promo dibuka mulai Rp290.000 per malam untuk tipe superior, sudah termasuk fasilitas kolam renang dan sarapan.

Untuk kapasitas besar, tersedia bangunan model bangsal dengan harga mulai Rp800 ribuan per unit.

Fasilitas lain yang tersedia antara lain restoran, aula pertemuan, lapangan luas untuk outbond, serta area bermain anak.

Konsep alami dengan dominasi material kayu membuat pengalaman menginap terasa berbeda dari hotel perkotaan.

Kulineran Sate Kelinci dan Nongkrong di Bandungan Coffee

Malam hari menjadi waktu berburu kuliner. Salah satu yang legendaris adalah Sate Kelinci Pak Narso.

Daging kelincinya empuk tanpa aroma amis, disiram bumbu kacang kental berpadu kecap manis. Tersedia pilihan nasi maupun lontong sebagai pelengkap.

Usai makan, perjalanan berlanjut ke Bandungan Coffee. Kedai ini mengusung konsep unik dengan memadukan kopi dan olahan tahu.

Salah satu menu andalannya adalah kopi susu kedelai, hasil inovasi dari latar belakang keluarga pemilik yang merupakan pengusaha tahu serasi.

Menu unik lain seperti Tamaricano denga perpaduan espresso dan asam jawa, hingga Roskano dengan sentuhan aroma mawar menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmat kopi.

Ngopi Langsung di Kebun Kopi

Hari kedua, perjalanan berlanjut ke Omah Osing Coffee, yang menawarkan pengalaman berbeda.

Pengunjung tak hanya mencicipi kopi, tetapi juga belajar proses pascapanen hingga roasting.

Mayoritas kopi yang diproduksi di sini adalah robusta lokal Bandungan. Proses seleksi dilakukan sejak perendaman biji untuk memisahkan kopi berkualitas.

Setelah itu, biji dijemur dengan metode natural atau honey process sebelum dipanggang sesuai profil rasa.

Pengalaman paling menarik adalah konsep “bru kebun”, yakni menyeduh kopi langsung di tengah kebun.

Aroma tanah basah dan udara segar pegunungan berpadu dengan cita rasa kopi yang cenderung manis dan tidak terlalu asam.

Perjalanan ditutup dengan kunjungan ke Candi Gedong Songo. Meski hujan deras mengguyur kawasan tersebut, suasana tetap menghadirkan kesan magis dari kompleks candi peninggalan sejarah di lereng Ungaran.

Road trip ke Bandungan Semarang membuktikan bahwa kawasan ini bukan sekadar destinasi singgah.

Mulai dari wisata alam, edukasi kopi, hingga kuliner khas, semuanya menyatu dalam pengalaman yang lengkap dan berkesan.

 

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#Omah Osing Coffee #Green Valley Bandungan #Sate Kelinci Pak Narso #road trip ke Bandungan Semarang #Umbul Sidomukti