RADAR TRENGGALEK – Wisata Keliling Dunia Majalengka terus mencuri perhatian publik dan menjadi salah satu destinasi wisata yang paling banyak dibicarakan.
Keunikan konsep wisata bertema keliling dunia serta kemudahan akses menuju lokasi membuat tempat ini semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah.
Berlokasi di Desa Cikasarung, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Wisata Keliling Dunia Majalengka menawarkan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang ingin berlibur tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Popularitasnya tidak hanya terasa di lapangan, tetapi juga ramai diperbincangkan di media sosial.
Banyak pengunjung yang datang karena penasaran dengan konsep unik yang diusung, yakni menghadirkan suasana berbagai negara dalam satu kawasan wisata.
Selain itu, informasi mengenai rute perjalanan yang cukup jelas menjadi faktor pendukung meningkatnya jumlah kunjungan ke Wisata Keliling Dunia Majalengka.
Akses dari Arah Timur dan Sekitarnya
Bagi wisatawan yang datang dari arah timur, seperti Cirebon dan sekitarnya, perjalanan dapat ditempuh melalui Jalan Raya Rajagaluh.
Dari jalur tersebut, pengendara akan bertemu dengan Bundaran Cigasong, kemudian belok kanan menuju Jalan Raya Cigasong–Sukaraja.
Setelah itu, ikuti jalan utama hingga menemukan kawasan Taman Baribis. Dari titik tersebut, pengendara langsung belok kiri dan masuk ke Jalan Lingkar atau Ring Road Baribis–Panyingkiran.
Jalur ini mengarah langsung ke lokasi Wisata Keliling Dunia Majalengka.
Rute dari Arah Kuningan
Sementara itu, pengunjung dari wilayah Kuningan dapat melalui jalur Cikijing–Maja. Dari jalur ini, perjalanan dilanjutkan hingga tiba di Bundaran Cigasong, kemudian masuk ke Jalan Raya Cigasong–Sukaraja.
Setelah mencapai kawasan Taman Baribis, pengendara kembali belok kiri dan masuk ke Jalan Lingkar Baribis–Panyingkiran. Ikuti jalur tersebut hingga tiba di area Wisata Keliling Dunia Majalengka.
Jalur Utara: Indramayu dan Sekitarnya
Bagi wisatawan dari arah utara, seperti Indramayu dan sekitarnya, dapat memilih jalur Pantura atau jalur tembus Kertajati.
Selanjutnya, perjalanan diarahkan menuju Kecamatan Jatiwangi hingga masuk ke Jalan Raya Cigasong–Sukaraja.
Dari sana, pengendara menuju Taman Baribis, kemudian belok kanan untuk masuk ke Jalan Lingkar Baribis–Panyingkiran. Jalur ini akan membawa langsung ke lokasi wisata.
Akses dari Arah Barat
Wisatawan dari arah barat, seperti Sumedang, Kota Bandung, dan sekitarnya, dapat melalui Kecamatan Kadipaten. Dari perempatan lampu merah Kadipaten, belok kanan menuju Jalan Raya Munjul–Kadipaten.
Ikuti jalur tersebut hingga bertemu dengan Jalan Lingkar atau Ring Road Panyingkiran–Baribis. Setelah itu, tinggal mengikuti jalan sampai tiba di Wisata Keliling Dunia Majalengka.
Kondisi Jalan Menuju Lokasi
Kondisi Jalan Lingkar menuju lokasi wisata saat ini sebagian sudah dibeton, sementara sebagian lainnya masih berupa aspal. Meski demikian, terdapat beberapa titik yang berlubang sehingga pengendara diimbau untuk lebih berhati-hati.
Selain itu, kontur jalan di jalur lingkar ini juga memiliki tanjakan dan turunan. Oleh karena itu, kendaraan sebaiknya dalam kondisi prima agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Lingkungan Sekitar yang Asri
Sepanjang perjalanan di Jalan Lingkar Baribis–Panyingkiran, pengunjung akan disuguhi pemandangan hijau berupa pepohonan dan sawah-sawah yang masih terjaga. Suasana ini memberikan kesan sejuk sekaligus menambah kenyamanan sebelum tiba di lokasi wisata.
Mendekati area Wisata Keliling Dunia Majalengka, keramaian pengunjung mulai terlihat, menandakan tingginya minat masyarakat untuk datang ke destinasi tersebut.
Destinasi Hits yang Terus Berkembang
Dengan konsep unik, lokasi yang tidak terlalu jauh dari pusat kota, serta akses yang relatif mudah, Wisata Keliling Dunia Majalengka dinilai memiliki potensi besar sebagai salah satu ikon wisata daerah.
Keberadaan destinasi ini turut memperkaya pilihan wisata di Majalengka, sekaligus menjadi penggerak sektor pariwisata lokal. Tidak mengherankan jika Wisata Keliling Dunia Majalengka terus menjadi perbincangan dan masuk dalam daftar tujuan liburan favorit masyarakat.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula